Kamera ‘Boba’ Ala iPhone: 7 HP Android Ini Ikut Tren, Ada yang Cuma Rp 1 Jutaan!

scraped 1780137982 1

Dunia smartphone terus berkembang, tidak hanya dari sisi performa, tetapi juga estetika desain. Belakangan ini, ada sebuah tren menarik di mana sejumlah ponsel Android terbaru mulai mengadopsi tampilan modul kamera belakang yang sangat mirip dengan lini iPhone, khususnya model Pro terbaru. Desain ini sering disebut sebagai ‘kamera boba’ atau ‘kompor tanam’ karena bentuknya yang menonjol dan menyerupai lingkaran besar.

Fenomena ini bukan sekadar kebetulan. Banyak produsen Android, mulai dari segmen entry-level hingga flagship, melihat daya tarik dari desain yang sudah familier di mata konsumen. Modul kamera yang besar dan menonjol seolah menjadi simbol kapabilitas fotografi yang tinggi dan tampilan premium, sebuah citra yang telah berhasil dibangun oleh Apple.

Maka tak heran jika kemudian kita melihat berbagai merek Android berani bereksperimen dengan desain serupa, mencoba menawarkan kombinasi antara inovasi fitur dan estetika yang sudah teruji di pasar. Artikel ini akan mengupas tuntas mengapa tren ini terjadi dan daftar HP Android yang paling menonjol dengan desain kamera ala iPhone.

Mengapa Desain Kamera iPhone Menjadi Inspirasi?

Adopsi desain kamera yang mirip iPhone oleh ponsel Android bukanlah tanpa alasan. Apple telah berhasil menciptakan ikonografi desain yang sangat dikenali secara global. Modul kamera persegi atau persegi panjang dengan lensa-lensa besar yang menonjol kini erat kaitannya dengan citra premium dan kemampuan fotografi kelas atas.

Bagi produsen Android, mengadaptasi elemen desain ini bisa menjadi strategi cerdas untuk menarik perhatian konsumen. Mereka berharap dapat meminjam sedikit dari aura premium dan familiaritas visual yang sudah melekat pada iPhone, sehingga produk mereka terlihat lebih menarik dan canggih di pasar yang sangat kompetitif.

Selain itu, desain kamera yang menonjol juga secara fungsional memberikan ruang lebih untuk sensor kamera yang lebih besar dan sistem stabilisasi yang lebih canggih. Ini memungkinkan peningkatan kualitas foto dan video, sekaligus memberikan kesan “profesional” pada perangkat tersebut. Tentu, ini juga didukung oleh riset pasar tentang preferensi visual konsumen.

Daftar HP Android dengan Desain Kamera Mirip iPhone

Mari kita selami lebih dalam deretan ponsel Android yang kini hadir dengan pesona modul kamera yang mengingatkan kita pada iPhone. Dari perangkat terjangkau hingga kelas atas, tren ini merasuk ke berbagai segmen pasar.

1. Tecno Spark 40: Inovasi di Segmen Entry-Level

Ponsel ini menjadi bukti bahwa tren desain premium kini bisa dinikmati di segmen entry-level. Tecno Spark 40 mengusung modul kamera persegi panjang besar dengan susunan lensa yang membentuk pola segitiga, gaya yang mirip dengan desain kamera iPhone Pro terbaru.

Bagian belakangnya dirancang cenderung polos tanpa ornamen berlebihan, menekankan fokus pada modul kamera yang mencolok. Dengan harga yang sangat terjangkau, mulai dari Rp 1,8 jutaan, ponsel ini telah resmi tersedia di Indonesia, menawarkan nilai lebih dari sekadar harga.

2. Infinix Note 60 Pro: Performa dan Estetika Menawan

Infinix Note 60 Pro hadir dengan modul kamera persegi panjang besar yang menampung kamera utama 50 MP dan kamera ultrawide 8 MP, menonjol dengan gagah di bagian belakang. Desain ini secara visual memberikan kesan tangguh dan siap untuk fotografi kelas atas.

Perangkat ini juga dilengkapi fitur lampu dot matriks Active Matrix Display yang menambah sentuhan modern dan futuristik. Dijual di Indonesia dengan harga mulai dari Rp 5,4 jutaan, Infinix Note 60 Pro menyasar pengguna yang menginginkan kombinasi performa dan tampilan menawan.

3. Infinix Note 60: Kemiripan Desain Varian Pro

Adik dari varian Pro, Infinix Note 60, tidak ketinggalan dalam mengadopsi desain yang sama. Ia memiliki benang merah desain yang serupa, dengan modul kamera persegi panjang besar yang menonjol, memberikan kesan visual yang mirip dengan iPhone Pro Max terbaru.

Ponsel ini secara resmi dijual di pasar Indonesia dengan harga mulai dari Rp 4 jutaan. Ini menunjukkan komitmen Infinix untuk menghadirkan desain yang digemari ke berbagai segmen harga, memastikan lebih banyak konsumen dapat merasakan gaya premium.

4. Poco F8 Series: Performa Ekstrem dengan Gaya Premium

Seri Poco F8 hadir dengan modul kamera belakang berukuran besar berbentuk persegi dengan sudut membulat, sekilas mengingatkan pada gaya iPhone Pro Max terbaru. Poco, yang dikenal dengan performa ekstremnya, kini juga memperhatikan estetika desain.

Varian Pro dipasarkan dengan harga mulai Rp 8,5 jutaan, sementara model Ultra yang lebih premium dilengkapi aksen speaker Bose, dibanderol mulai Rp 11,5 jutaan. Ini menandakan upaya Poco untuk menembus segmen pasar yang lebih tinggi dengan kombinasi performa dan desain yang menarik.

5. Honor Power 2: Elegan dengan Warna Unik

Honor Power 2 dibekali rumah kamera berbentuk persegi panjang dengan susunan tiga lingkaran yang menyerupai segitiga, khas desain plateau milik iPhone Pro terbaru. Desain ini memberikan kesan elegan dan minimalis.

Mengusung salah satu varian warna Rising Sun Orange yang menarik, perangkat ini baru diluncurkan di pasar China dengan harga mulai dari Rp 6,4 juta. Honor menunjukkan bahwa identitas merek tetap bisa dipertahankan, bahkan saat mengadopsi elemen desain populer.

6. Nubia V80 Design: Desain Zig-zag yang Unik

Nubia V80 Design menampilkan modul kamera persegi panjang dengan tiga lingkaran lensa yang disusun zig-zag di bagian punggung, sangat mirip dengan desain iPhone Pro terbaru. Penempatan lensa yang tidak biasa ini justru menjadi daya tarik tersendiri.

Ponsel ini resmi tersedia di pasar Malaysia dengan harga kisaran Rp 2,3 jutaan dan di Filipina dengan harga kisaran Rp 1,6 jutaan. Ketersediaan di beberapa pasar Asia Tenggara menunjukkan strategi Nubia untuk menjangkau konsumen yang mencari desain unik dengan harga bersaing.

7. Xiaomi 17 Pro Max: Inovasi Kolaborasi dan Layar Mini

Xiaomi 17 Pro Max mengambil langkah lebih jauh dengan mengusung modul kamera persegi panjang yang dilengkapi layar mini di bagian belakang bodi, berukuran hampir sepertiga bodi ponsel, layaknya beberapa konsep iPhone yang pernah beredar atau bahkan desain inovatif lain. Ini adalah sentuhan unik yang membedakannya.

Menampilkan kolaborasi bersama Leica, perangkat flagship ini menunjukkan komitmen Xiaomi pada kualitas fotografi. Resmi dipasarkan di China dengan banderol harga mulai dari Rp 14,6 jutaan, Xiaomi membuktikan bahwa desain yang terinspirasi bisa diiringi dengan inovasi fungsional.

Opini: Fenomena “Copycat” atau Evolusi Desain?

Melihat banyaknya ponsel Android yang mengadopsi desain kamera ala iPhone, muncul pertanyaan: apakah ini sekadar “copycat” atau bagian dari evolusi desain industri? Dalam industri yang sangat dinamis, inspirasi dan tren seringkali menyebar dengan cepat.

Beberapa pihak mungkin akan menganggapnya sebagai bentuk peniruan. Namun, di sisi lain, ini bisa juga dilihat sebagai konvergensi desain yang tak terhindarkan. Ketika satu desain berhasil dan diterima pasar, wajar jika pemain lain mencoba mengadaptasi elemen tersebut, tentu dengan sentuhan dan inovasi khas masing-masing.

Desain modular kamera yang besar dan menonjol memang memberikan kesan kuat pada perangkat. Produsen Android mungkin berpendapat bahwa ini adalah bahasa desain yang dipahami dan disukai konsumen, terlepas dari siapa yang mempopulerkannya pertama kali. Ini adalah bentuk pengakuan terhadap desain yang efektif, bukan semata-mata plagiarisme.

Lebih dari Sekadar Tampilan: Performa dan Ekosistem

Meski memiliki kemiripan desain yang mencolok, penting untuk diingat bahwa ponsel Android ini tetaplah perangkat dengan identitas dan ekosistemnya sendiri. Performa, fitur perangkat lunak, antarmuka pengguna, dan tentu saja, harga, menawarkan spektrum pilihan yang jauh lebih luas dibandingkan dengan iPhone.

Kualitas fotografi tidak hanya ditentukan oleh ukuran dan penempatan modul kamera, melainkan juga oleh sensor, optimasi perangkat lunak, dan kemampuan pemrosesan gambar. Jadi, meskipun desainnya mirip, pengalaman fotografi dari setiap ponsel Android ini akan sangat berbeda.

Pada akhirnya, pilihan kembali ke tangan konsumen. Apakah mereka memprioritaskan desain, performa, harga, atau ekosistem? Tren desain kamera ala iPhone di Android ini memperkaya pilihan di pasar, memungkinkan konsumen mendapatkan estetika yang mereka suka dengan fleksibilitas sistem operasi Android.

Dapatkan Berita Terupdate dari Identif di: