Prabowo Subianto Resmikan KEK Sanur dan Bali International Hospital

15 Juni 2026, 11:01 WIB

Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan Kawasan Ekonomi Kreatif (KEK) Sanur dan Bali International Hospital di Denpasar, Bali, pada Rabu, 25 Juni 2025. Peresmian infrastruktur kesehatan dan pariwisata tersebut dilansir dari Papanskor.

Dalam acara peresmian tersebut, Kepala Negara menegaskan bahwa kedua proyek besar di Pulau Dewata ini merupakan inisiasi dari pemimpin terdahulu. Proyek KEK Sanur dan rumah sakit internasional itu dirintis pada masa pemerintahan Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

Apresiasi khusus diberikan oleh Kepala Negara kepada pendahulunya yang telah meletakkan landasan pembangunan kawasan tersebut.

"Karena itu saya juga berbahagia hari ini saya yang meresmikan padahal KEK ini dirintis dari zaman Presiden Joko Widodo," kata Prabowo dalam pidatonya di Denpasar, Bali, pada Rabu, 25 Juni 2025.

Masyarakat diajak untuk terus menghormati serta memberikan penghargaan atas dedikasi yang telah ditunjukkan oleh Joko Widodo. Langkah ini dinilai sebagai bentuk teladan dalam menghargai kebaikan dari kepemimpinan sebelumnya.

"Jadi saudara-saudara, saya merasa bahwa saya mewarisi kebaikan dari kepemimpinan presiden-presiden sebelum saya, ini yang saya tangkap dan ini yang harus kita berani untuk meneladani," terang Prabowo.

Penghormatan terhadap kontribusi para pemimpin terdahulu menjadi poin penting yang disampaikan dalam sambutan tersebut.

"Marilah kita selalu ingat jasa-jasa yang baik dari pendahulu kita," imbuh Prabowo.

Proses pembangunan nasional kemudian disebut sebagai sebuah kerja kolektif yang melibatkan seluruh elemen bangsa, bukan hasil kerja individu semata. Seluruh lapisan masyarakat dari berbagai profesi dinilai memiliki andil besar.

"Negara ini tidak hanya di bangun oleh satu dua orang, tapi lapisan demi lapisan, presiden, wakil presiden, menteri-menteri, gubernur-gubernur, bupati-bupati, pengusaha-pengusaha, petani-petani, nelayan-nelayan," sebut Prabowo.

Pembangunan Indonesia yang berkelanjutan mencakup kontribusi dari masyarakat di wilayah paling pelosok hingga para tenaga pendidik di institusi pendidikan.

"Di tempat terpencil di gunung-gunung, profesor-profesor yang mengajar, yang mendidik murid-muridnya, insinyur-insinyur ini semua bagian dari pembangunan suatu bangsa," tukas Prabowo.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang