Konflik Israel-Iran Ganggu Penerbangan Pemulangan Jemaah Haji

16 Juni 2026, 05:01 WIB

Eskalasi ketegangan geopolitik antara Israel dan Iran mengganggu kelancaran operasional pemulangan jemaah haji Indonesia ke Tanah Air pada Kamis, 26 Juni 2025. Proses pengembalian jemaah yang diselenggarakan Kementerian Agama tersebut mengalami penyesuaian rute udara demi memastikan keselamatan penerbangan.

Penyesuaian jalur udara di kawasan Timur Tengah tersebut berdampak langsung pada ketepatan jadwal udara, seperti dilansir dari Papanskor. Akibat perubahan rute penerbangan yang harus menghindari wilayah konflik, minimal terdapat satu jadwal penerbangan jemaah haji yang mengalami keterlambatan dari ketetapan semula.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyatakan kekhawatirannya terhadap dampak serangan di kawasan Doha, Qatar, yang memaksa rute pesawat bergeser dari jalur normal. Pihak otoritas penerbangan terus memantau perkembangan situasi keamanan di koridor udara tersebut.

"Ini yang kita khawatirkan ya, dengan penyerangan terhadap Doha (Qatar) itu kan agak sedikit menyerong ke kiri, jadi itu bisa sedikit agak terganggu," ujar Nasaruddin Umar, Menteri Agama.

Situasi navigasi udara dilaporkan mulai menunjukkan perbaikan signifikan setelah sempat mengalami hambatan akibat ketegangan bersenjata. Sejumlah maskapai penerbangan yang membawa jemaah haji kini sudah diizinkan kembali melintasi wilayah udara di sekitar Qatar secara bertahap.

"Tapi saya dengar hari ini sudah mulai lancar, karena agak sedikit menyerong ke kiri, mudah-mudahan lah," imbuh Nasaruddin Umar, Menteri Agama.

Pemerintah mengharapkan dukungan moral dari seluruh masyarakat Indonesia agar kondisi geopolitik di Timur Tengah segera membaik. Kelancaran fase pemulangan ini menjadi fokus utama mengingat banyaknya jumlah jemaah yang harus dipulangkan.

"Kita berdoa semoga situasi menjadi lebih baik, saya dengar sudah mulai lewat ya pesawat-pesawat yang di sekitar Qatar." ucap Nasaruddin Umar, Menteri Agama.

Koordinasi intensif saat ini terus berjalan antara Kementerian Agama, otoritas penerbangan, dan maskapai terkait. Langkah mitigasi ini diambil untuk menjamin seluruh penerbangan sisa tetap berjalan aman dengan terus memantau dinamika politik regional.

"Mudah-mudahan lancar terus, mohon doanya semuanya ya," tandas Nasaruddin Umar, Menteri Agama.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang