Buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKN) kelas 10 Kurikulum Merdeka memuat materi tentang gotong royong kewarganegaraan. Siswa dapat mempelajari materi tersebut melalui soal Uji Pemahaman yang terdapat pada unit 4 halaman 58.
Pertanyaan dalam bab ini menguji pemahaman siswa mengenai konsep gotong royong dalam kehidupan sehari-hari. Dikutip dari Adjar, artikel ini menyajikan pembahasan lengkap sebagai panduan belajar mandiri bagi siswa.
a. Apa yang dimaksud dengan gotong royong?
Gotong royong merupakan bentuk kegiatan bekerja bersama serta saling membantu yang dilakukan oleh antarindividu maupun kelompok. Tindakan ini bertujuan untuk mewujudkan sebuah tujuan bersama.
Pelaksanaan gotong royong didasari oleh adanya semangat kebersamaan. Selain itu, tindakan ini juga memerlukan kepedulian yang tinggi serta rasa tanggung jawab dari setiap pihak.
b. Ada berapa jenis gotong royong? Sebutkan dan jelaskan!
Gotong royong terbagi ke dalam dua jenis yang berbeda, yaitu:
1. Gotong royong tolong-menolong
Aktivitas ini dilaksanakan guna memberikan bantuan kepada orang lain yang sedang berada dalam kondisi membutuhkan. Beberapa contoh nyata dari jenis ini adalah membantu tetangga yang tengah melangsungkan sebuah hajatan atau menyalurkan bantuan bagi korban bencana.
2. Gotong royong kerja bakti
Kegiatan ini diselenggarakan demi memenuhi kepentingan bersama di lingkungan masyarakat. Contoh tindakannya meliputi aktivitas membersihkan lingkungan pemukiman, memperbaiki sarana jalan, hingga membersihkan saluran air.
c. Apakah makna penting yang ada dalam praktik gotong royong?
Praktik gotong royong menyimpan makna penting yang sangat luas untuk kehidupan sosial. Kegiatan ini mampu mempererat tali persatuan sekaligus kesatuan bangsa.
Selain itu, tindakan ini juga berfungsi menumbuhkan kebersamaan dan menaikkan rasa kepedulian sosial. Manfaat praktisnya adalah meringankan beban pekerjaan dan mewujudkan lingkungan yang harmonis serta nyaman bagi semua warga.
d. Sebutkan contoh-contoh praktik gotong royong yang ada di lingkungan sekitar!
Masyarakat dapat menemukan berbagai contoh nyata dari praktik gotong royong di sekitar tempat tinggal mereka. Salah satu contoh utamanya adalah keikutsertaan warga dalam agenda kerja bakti rutin untuk membersihkan lingkungan.
Contoh lainnya terlihat dari partisipasi aktif dalam kegiatan siskamling untuk menjaga keamanan wilayah. Warga juga kerap bergotong royong saat memperbaiki fasilitas umum yang rusak, membantu proses pembangunan rumah tetangga, serta bahu-membahu menyiapkan acara peringatan hari besar.
e. Bagaimana cara mengaplikasikan konsep gotong royong dalam kehidupan sehari-hari?
Penerapan konsep gotong royong dalam aktivitas sehari-hari dapat diwujudkan melalui tindakan nyata yang sederhana. Siswa dapat memulainya dengan saling memberikan bantuan kepada teman yang mengalami kesulitan.
Langkah lainnya adalah ikut serta dalam kerja bakti di sekitar tempat tinggal dan bersama-sama menjaga kebersihan ruang kelas. Menghargai bentuk kerja sama di dalam kelompok serta menunjukkan kepedulian pada orang yang kesusahan juga menjadi poin penting.






