Pembalap Gresini Racing, Alex Marquez, mengalami kecelakaan fatal saat bersaing ketat dengan Pedro Acosta dalam balapan utama seri ke-10 MotoGP 2025 di Sirkuit Assen, Belanda. Insiden yang terjadi pada Minggu (29/6) malam WIB tersebut mengakibatkan adik dari Marc Marquez ini terjatuh hingga gagal menyelesaikan balapan. Seperti dilansir dari Papanskor, Alex Marquez sempat terlihat kesakitan di pinggir lintasan sebelum akhirnya dibawa ke tim medis untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Petugas medis kemudian mengonfirmasi bahwa pembalap Spanyol tersebut mengalami cedera patah tulang kedua pada tangan kirinya.
Kecelakaan ini berdampak besar pada posisi Alex Marquez di tabel klasemen MotoGP 2025, di mana jarak poinnya dengan Marc Marquez selaku pemimpin klasemen melebar dari 43 poin menjadi 68 poin. Selisih angka tersebut berpotensi kian menjauh karena Alex Marquez terancam absen pada seri berikutnya demi menjalani proses pemulihan.
Kepala Tim Gresini, Michele Masini, memberikan penjelasan mengenai penyebab jatuhnya Alex Marquez setelah melewati Tikungan 5 Sirkuit Assen. Berdasarkan analisis data dari motor, terjadi kontak fisik antara Alex Marquez dan Pedro Acosta saat keduanya melaju menuju lintasan lurus bagian belakang.
Senggolan tersebut membuat tuas rem depan motor Alex Marquez terdorong ke dalam secara mendadak sehingga menimbulkan tekanan kuat yang membuatnya kehilangan kendali. Pihak pengawas balapan sempat melakukan investigasi atas insiden ini, namun memutuskan tidak memberikan sanksi apa pun kepada Pedro Acosta yang menyudahi balapan di posisi keempat. Guna menangani cedera tersebut, Alex Marquez langsung dijadwalkan terbang ke Spanyol untuk tindakan medis darurat.
"Alex mengalami patah tulang kedua di tangan kirinya dan saya pikir malam ini, atau paling tidak besok pagi (30/6), ia akan menjalani operasi di Madrid," ungkap Masini kepada After the Flag dari MotoGP.
"Ini benar-benar hari yang buruk bagi kami. Saya berharap ia pulih pada waktu yang tepat, dan juga Fermin [Aldeguer] mengalami kecelakaan yang parah, tetapi setidaknya ia baik-baik saja. "Seperti yang dapat Anda lihat dari TV, ia [Marquez] menyentuh Pedro dan ia kehilangan stang kanan, tetapi ia juga menyentuh rem depan. Jadi, kami melihat dari data bahwa ada banyak tekanan pada rem depan dan ia jatuh," bebernya.
Fokus Pemulihan Jelang Seri Sachsenring
Seri lanjutan MotoGP 2025 akan bergeser ke Sirkuit Sachsenring, Jerman, yang dijadwalkan berlangsung pada akhir pekan 11-13 Juli, kemudian disusul oleh GP Ceko sepekan setelahnya.
Manajemen Gresini Racing menegaskan tidak akan mendesak Alex Marquez untuk kembali ke lintasan secara terburu-buru sebelum kondisinya benar-benar pulih total. "Saya rasa kami harus berbicara dengan dokter malam ini atau besok tentang rehabilitasi tangannya," ujar Masini.
"Kita lihat saja nanti. Satu-satunya yang bisa kami katakan adalah saya akan meminta Alex untuk meluangkan waktu agar pulih dengan baik dan memulai kembali dari posisi kami saat ini, yaitu di puncak. "Saya tidak tahu apakah dalam 10 hari ke depan apa yang akan dia rasakan.
Kita harus lihat minggu ini. Minggu ini akan sangat penting," jelas Masini lagi.
Selain Alex Marquez, nasib buruk juga menimpa rekan setimnya, Fermin Aldeguer, yang mengalami kecelakaan di Tikungan 12 setelah sepeda motornya ditabrak oleh pembalap Honda, Joan Mir. Kendati motornya mengalami kerusakan parah, Fermin Aldeguer dan Joan Mir dilaporkan bisa berjalan meninggalkan area sirkuit meski mengeluhkan rasa sakit serta pusing.






