Xiaomi Mi 10 Ultra memicu perdebatan panjang sejak pertama kali diumumkan karena performa ekstremnya yang berhasil menembus skor AnTuTu 646.730 poin. Sebagai perangkat edisi spesial, ponsel pintar ini membawa standar baru yang bahkan membuat beberapa kompetitor terdekatnya di kelas flagship harus bertekuk lutut.
Saya melihat perangkat ini bukan sekadar alat komunikasi biasa, melainkan sebuah pembuktian teknologi dari pabrikan asal China tersebut. Keputusan untuk membenamkan komponen terbaik pada masanya membuat ponsel ini tetap memikat perhatian para antusias teknologi di seluruh dunia.
Berbicara soal performa, ponsel ini langsung menduduki posisi puncak sebagai perangkat dengan performa terbaik berdasarkan ranking bulanan AnTuTu untuk bulan Agustus. Angka pengujian yang menyentuh 646.730 poin menjadi bukti nyata bagaimana optimalisasi hardware dilakukan secara menyeluruh.
Pencapaian ini sangat impresif jika kita melihat persaingan ketat di papan atas industri mobile saat itu. Xiaomi berhasil melampaui beberapa perangkat gaming dan flagship tangguh lain yang menggunakan konfigurasi hardware serupa.
Perbandingan dengan Kompetitor Flagship Seangkatan
Untuk memberikan gambaran yang lebih adil, mari kita tengok posisi para pesaingnya di daftar rilis AnTuTu pada bulan yang sama. Di posisi kedua, iQOO 5 menguntit dengan perolehan skor sebesar 637.616 poin.
Sementara itu, posisi ketiga ditempati oleh ROG 3 edición 12 GB RAM + 256 GB memori yang tertinggal hampir 17,5 ribu poin dari pemuncak. Di bawahnya, Tencent Black Shark 3S berada di posisi keempat dengan keunggulan hampir 12 ribu poin atas vivo X50 Pro+ yang menduduki peringkat kelima.
Melengkapi daftar sepuluh besar, OPPO Find X2 Pro dan Find X2 berurutan mengisi posisi keenam dan ketujuh. Menariknya, saudara kandungnya sendiri yaitu Xiaomi 10 Pro harus puas tertahan di posisi kedelapan dalam daftar performa tersebut.
Peta Persaingan di Kelas Menengah
Meskipun berada di segmen yang berbeda, dinamika pasar juga diramaikan oleh pengujian di kelas menengah yang dipimpin oleh submerek mereka sendiri. Peringkat satu dan dua di kelas ini diisi oleh Redmi 10X 5G dan Redmi 10X 5G Pro dengan selisih yang sangat tipis, yaitu hanya 886 poin.
Setelah duo Redmi tersebut, posisi berikutnya diikuti secara berurutan oleh Honor 30, Huawei nova 7, dan Huawei nova 7 Pro. Menyusul di peringkat bawahnya adalah Honor X10, Honor 30S, Huawei nova 7 SE, Redmi K30 5G, dan ditutup oleh OPPO Reno4 5G di posisi kesepuluh.
Kamera Kelas Kakap yang Mengguncang DxOMark
Selain performa komputasi yang buas, sektor fotografi menjadi jualan utama yang membuat perangkat ini begitu dicari. Menurut saya pribadi, konfigurasi sensor yang tertanam di bagian belakang bodinya memperlihatkan ambisi besar untuk menguasai pasar mobile photography.
Organisasi penguji kamera terkemuka, DxOMark, bahkan menempatkan perangkat ini di peringkat kedua dalam daftar pengujian sistem kamera mereka. Catatan performa lensanya sempat mencetak skor tertinggi dalam sejarah pengujian DxOMark untuk fotografi maupun videografi sekaligus.
Detail Spesifikasi Kamera yang Ekstrem
Kemampuan menangkap gambar yang luar biasa ini tidak lepas dari racikan hardware sensor yang sangat matang. Melalui spesifikasi kamera hp xiaomi mi 10 ultra yang diusungnya, pengguna disuguhkan kemampuan zoom digital yang sangat masif hingga ratusan kali lipat.
Kemampuan merekam video pada resolusi tinggi serta kestabilan gambar yang dihasilkan menjadi poin krusial yang diakui oleh para penguji global. Lensa periskop yang disematkan mampu menangkap detail objek jarak jauh dengan distorsi yang sangat minim untuk ukuran ponsel cerdas.
Dari spesifikasinya, menurut saya sektor kamera adalah alasan utama mengapa perangkat ini menyandang gelar Ultra, bukan sekadar gimik pemasaran di atas kertas.
Desain Ergonomis dengan Bobot yang Mantap
Secara fisik, perangkat ini memang bukan ditujukan untuk pengguna yang menyukai ponsel ringkas dan ringan. Dimensi bodi dari produk ini memiliki ukuran panjang 162,38 mm, lebar 74,04 mm, serta ketebalan mencapai 9,45 mm.
Ukuran yang tebal tersebut berbanding lurus dengan bobot fisiknya yang mencapai sebesar 221,80 gram. Saat digenggam, sensasi kokoh dan premium sangat terasa, meskipun tangan akan cepat merasa lelah jika digunakan dalam durasi yang terlalu lama tanpa sandaran.
Alasan Ketidakhadiran di Pasar Internasional
Banyak konsumen global, termasuk di tanah air, sering melontarkan pertanyaan mengenai "kenapa xiaomi mi 10 ultra tidak dijual di indonesia?" secara resmi. Jawabannya terletak pada strategi distribusi dan momentum perayaan dari perusahaan itu sendiri.
Gawai ini diumumkan pada 11 Agustus 2020, tepat pada Kuartal III tahun 2020, sebagai perayaan hari jadi Xiaomi yang ke-10. Pihak manajemen memutuskan bahwa perangkat edisi terbatas ini hanya dipasarkan secara resmi untuk pasar domestik China saja.
Komparasi Antara Varian Ultra dan Varian Pro
Pertanyaan mengenai "bagus mana xiaomi mi 10 ultra dibanding pro" sering menjadi bahan pertimbangan bagi mereka yang berniat melakukan impor secara mandiri. Meskipun keduanya mengusung basis desain yang mirip, varian Ultra membawa peningkatan yang sangat masif di sektor pengisian daya dan kemampuan lensa periskop.
Varian Pro memang lebih mudah ditemukan di beberapa pasar luar China secara resmi pada masa itu. Namun, dari segi pencapaian teknologi murni dan gengsi sebagai barang koleksi, varian Ultra jelas berada di kasta yang jauh lebih tinggi.
| Peringkat | Nama Perangkat | Skor Pengujian AnTuTu |
|---|---|---|
| 1 | Xiaomi Mi 10 Ultra | 646.730 |
| 2 | iQOO 5 | 637.616 |
| 3 | ROG 3 (12 GB + 256 GB) | 629.230 |
| 4 | Tencent Black Shark 3S | – |
| 5 | vivo X50 Pro+ | – |
Kekurangan yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli
Membeli ponsel ini di masa sekarang tentu mendatangkan beberapa risiko besar yang wajib Anda pertimbangkan matang-matang. Statusnya yang merupakan produk eksklusif pasar China membuat sistem operasi bawaannya tidak dilengkapi dengan layanan global yang optimal sejak awal.
Urusan garansi dan ketersediaan komponen perbaikan seperti layar atau baterai akan menjadi mimpi buruk jika terjadi kerusakan fisik. Bobotnya yang berat juga membuat kenyamanan penggunaan sehari-hari agak berkurang bagi sebagian besar orang.
Dilema Harga dan Ketersediaan Perangkat
Bagi yang penasaran mengenai harga xiaomi mi 10 ultra, saat awal diluncurkan perangkat ini memiliki harga awal mulai dari sekitar $763 USD. Di beberapa platform importir internasional seperti TradingShenzhen, versi standar dengan konfigurasi RAM 8 GB dan memori internal 128 GB dipasarkan di kisaran 3.300 Złoty (PLN).
Mengingat unit ini diproduksi dalam jumlah yang terbatas, menemukan unit dengan kondisi baru di pasaran saat ini merupakan hal yang mustahil. Konsumen harus beralih ke pasar barang bekas dengan ketelitian ekstra mengenai kesehatan baterai dan keaslian komponen di dalamnya.
Rekomendasi Akhir untuk Penggemar Teknologi
Xiaomi Mi 10 Ultra tetap berdiri kokoh sebagai salah satu tonggak sejarah terbesar dalam perjalanan inovasi ponsel pintar modern. Bagi para kolektor gadget, perangkat ini menawarkan nilai historis yang sangat kuat berkat statusnya sebagai edisi ulang tahun ke-10 yang legendaris.
Namun, untuk penggunaan harian di masa sekarang, keterbatasan rom resmi dan absennya dukungan servis lokal menjadikannya pilihan yang kurang realistis bagi pengguna kasual. Memilih ponsel ini adalah keputusan murni atas dasar hobi dan apresiasi terhadap mahakarya teknologi masa lalu yang pernah merajai tangga performa dunia.







