Enam Tim Bersiap Hadapi Turnamen Pramusim Piala Presiden 2025

17 Juni 2026, 15:46 WIB

Turnamen pramusim Piala Presiden 2025 siap bergulir mulai Sabtu, 6 Juli 2025 hingga 13 Juli 2025 mendatang. Kompetisi ini diikuti oleh enam tim peserta, termasuk dua kontestan luar negeri.

Enam tim yang akan bersaing adalah Oxford United dari Inggris, Port FC dari Thailand, Persib Bandung, Arema FC, Dewa United, dan Liga Indonesia All Star.

Pertandingan antara Persib Bandung melawan Port FC di Grup B dijadwalkan menjadi laga pembuka turnamen. Duel ini berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (6/7) sore pukul 15.30 WIB.

Dikutip dari Papanskor, Persib Bandung memanfaatkan turnamen ini sebagai ajang persiapan sebelum mengarungi kompetisi Liga 1 2025/26. Namun, tim berjuluk Pangeran Biru diprediksi kesulitan mencapai performa puncak pada laga pertama.

Kondisi tersebut terjadi karena skuad asuhan Bojan Hodak baru memulai latihan perdana pada Senin (30/6). Waktu persiapan yang hanya satu minggu dinilai kurang ideal bagi klub juara Liga 1 2024/25 tersebut.

“Piala Presiden mungkin tidak digelar di waktu yang terbaik, kami akan memanfaatkan itu untuk persiapan liga. Musim ini juga kami ingin melangkah lebih jauh di ACL Two, jadi saya harap bisa melakukan persiapan lebih baik,” papar Bojan Hodak.

Strategi Pelatih Menghadapi Perombakan Skuad

Jelang musim kompetisi yang baru, manajemen Persib melakukan perombakan besar dengan melepas 16 pemain. Turnamen pramusim ini menjadi momentum krusial bagi pelatih untuk membangun kekuatan skuad yang lebih kompetitif.

Bojan Hodak, yang meraih predikat pelatih terbaik Liga 1 dalam dua musim terakhir, memiliki strategi khusus dalam menyikapi keterbatasan waktu persiapan. Juru taktik asal Kroasia ini berencana membagi pemain ke dalam dua tim berbeda.

Langkah tersebut diambil agar seluruh pemain mendapatkan menit bermain yang merata. Kebijakan ini diharapkan mempercepat proses adaptasi, meningkatkan pemahaman taktik, dan membangun chemistry antarpemain tanpa risiko cedera.

“I akan membagi tim menjadi dua tim dan semua akan mendapat menit bermain. Karena anak-anak baru berlatih bersama selama satu pekan dan bagi kami ini bukan waktu yang bagus untuk bermain, pemain butuh waktu untuk menyatu dan mengerti satu sama lain,” beber Hodak.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang