Timnas Indonesia dipastikan bergabung dalam Grup B pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia bersama Arab Saudi dan Irak berdasarkan hasil undian di markas AFC, Kuala Lumpur, Malaysia, pada Kamis, 17 Juli 2025.
Pengundian tersebut menempatkan skuad Garuda di kelompok yang sama dengan dua tim tangguh Asia, seperti dilansir dari Papanskor. Seluruh pertandingan di grup ini dijadwalkan berlangsung secara terpusat di Arab Saudi pada 8 hingga 14 Oktober 2025.
Pelatih Timnas Indonesia, Kluivert, menilai hasil pengundian ini tidak mengejutkan bagi timnya. Juru taktik asal Belanda tersebut menyatakan bahwa langkah awal ini merupakan bagian dari prosedur yang harus dilewati oleh anak asuhnya.
“Drawing ini adalah sebuah formalitas. Dua negara yang tergabung bersama kami adalah negara kuat dan kami mengenal mereka dengan cukup baik," tegas Kluiver.
Kluivert menginstruksikan anak asuhnya untuk segera mengalihkan fokus pada program latihan dan pembedahan taktik. Tim pelatih juga diagendakan untuk memeriksa rekam jejak performa dari setiap calon lawan di grup.
"Paling penting sekarang adalah mempersiapkan diri dengan baik, menganalisis kekuatan mereka,” lanjut Kluivert.
Persiapan intensif dipastikan menjadi agenda utama menjelang laga di Arab Saudi. Strategi yang matang dirancang untuk meredam kekuatan dari kedua tim rival tersebut.
“Akan menganalisis Arab Saudi dan Irak secara spesifik," tegas Kluivert.
Indonesia melaju ke fase ini setelah mengamankan posisi sebagai salah satu dari enam negara yang lolos melalui jalur grup pada putaran ketiga. Babak ini menjadi krusial karena hanya tim juara grup dari Grup A dan Grup B yang berhak lolos langsung ke putaran final Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Pencapaian ini membuka kesempatan bersejarah bagi skuad Garuda untuk menembus turnamen sepak bola tertinggi dunia tersebut untuk pertama kali sejak edisi 1938 saat masih berkompetisi dengan nama Hindia Belanda.







