Peluang Indonesia untuk meraih gelar juara di turnamen elit China Open 2025 sekaligus mengakhiri paceklik gelar dipastikan tetap terbuka. Seperti dikutip dari Papanskor, kepastian ini didapat setelah tim Merah Putih menyisakan satu wakil di babak semifinal turnamen BWF level Super 1000 tersebut. Pasangan ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu sukses melangkah ke empat besar dan menghidupkan harapan Indonesia.
Pencapaian ini tercatat lebih baik daripada hasil di Japan Open 2025 pekan lalu ketika seluruh wakil Indonesia sudah gugur di babak perempat final.
Jafar/Felisha bertanding pada partai ketiga di lapangan dua Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, pada Rabu (23/7) petang waktu setempat. Mereka harus menghadapi tantangan berat dari ganda campuran asal Hong Kong yang menjadi unggulan ketiga, Tang Chun Man (30 tahun) dan Tse Ying Suet (33 tahun).
Kendati menghadapi lawan tangguh, Jafar/Felisha tidak merasa inferior dan langsung tampil menekan sejak awal laga. Pada game pertama, Jafar/Felisha tampil mendominasi permainan hingga berhasil mengamankan kemenangan dengan skor 21-13.
Namun, Tang Chun Man/Tse Ying Suet bangkit pada game kedua dan membalas dengan keunggulan 21-18 untuk memaksakan game penentu. Pada game ketiga, Jafar/Felisha memperlihatkan kematangan bermain, terutama melalui pertahanan rapat yang sangat sulit ditembus lawan. Setelah persaingan poin yang ketat, pasangan Indonesia akhirnya mencapai match point dalam kedudukan 20-17.
Pukulan smash keras dari Jafar akhirnya menyudahi perlawanan pasangan Hong Kong tersebut dengan skor akhir 21-17.
Kemenangan dalam laga yang berdurasi 1 jam 9 menit ini membawa Jafar (22 tahun) dan Felisha (19 tahun) ke semifinal Super 1000 pertama mereka. Jafar/Felisha kini menjadi satu-satunya tumpuan terakhir Indonesia di sektor ganda campuran turnamen ini. Sebelumnya, pasangan senior non-pelatnas Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Widjaja harus terhenti di babak perempat final.
Rehan/Gloria tak berkutik setelah ditaklukkan oleh unggulan pertama sekaligus andalan tuan rumah, Feng Yanzhe/Huang Dongping, dengan skor 21-14 dan 21-11.
Pada babak semifinal yang digelar Sabtu (26/7), Jafar/Felisha akan dikepung oleh tiga pasangan ganda campuran asal China. Jafar/Felisha dijadwalkan menantang unggulan kedua, Jian Zhenbang/Wei Yaxxin.
Sementara itu, juara bertahan Feng Yanzhe/Huang Dongping bakal menghadapi rekan senegaranya, Guo Xinwa/Cheng Fanghui, yang merupakan kampiun All England 2025.






