Ekspektasi pasar terhadap lini tablet Android sering kali dijebak oleh bayang-bayang dominasi iPad, namun jajaran tablet Xiaomi terbaru justru memberikan realita yang mengejutkan. Saya melihat fenomena menarik di mana konsumen sering mencari istilah "ipad xiaomi terbaru" demi mendapatkan perangkat layar besar dengan fungsionalitas tinggi tanpa harus terjebak ekosistem Apple yang mahal.
Sebagai reviewer yang memperhatikan pergerakan industri ini, saya menegaskan bahwa Xiaomi tidak merilis iPad. Pabrikan ini meluncurkan tablet Android murni melalui seri Redmi Pad 2 9.7 dan Xiaomi Pad 8 Pro yang resmi diperkenalkan pada tahun 2026 dengan performa yang tidak bisa dipandang sebelah mata.
Persaingan pasar tablet di tahun 2026 ini menuntut diferensiasi yang kuat, bukan sekadar meniru mentah-mentah desain kompetitor. Langkah Xiaomi membagi pasarnya menjadi kelas kasual melalui sub-brand Redmi dan kelas profesional lewat seri utama merupakan strategi matang untuk menjawab kebutuhan spesifik Anda.
Lini pertama yang menarik perhatian saya adalah Redmi Pad 2 9.7 yang dirilis resmi pada tahun 2026. Perangkat ini hadir sebagai jawaban bagi Anda yang mencari tablet kompak untuk kebutuhan harian, sekolah, atau sekadar menikmati konten multimedia tanpa perlu menguras dompet.
Layar 2K yang Memanjakan Mata
Dari segi spesifikasi layar, Redmi Pad 2 9.7 mengusung panel IPS LCD berukuran 9.7 inci yang sudah mendukung resolusi tajam 2K. Bagi saya, keputusan mempertahankan ukuran di bawah 10 inci ini sangat tepat untuk menjaga portabilitas perangkat agar nyaman digenggam dalam waktu lama.
Nilai jual yang membuat saya terkesan adalah kehadiran refresh rate hingga 120 Hz yang menjamin pergerakan animasi menu terasa sangat mulus. Tidak hanya itu, layar ini dilengkapi dengan tiga sertifikasi dari TÜV Rheinland sekaligus, yaitu Low Blue Light, Flicker Free, dan Circadian Friendly.
Kombinasi sertifikasi ini bukan sekadar pajangan di atas kertas. Fitur ini secara aktif mereduksi kelelahan mata Anda saat harus menatap layar tablet dalam durasi yang panjang, baik untuk membaca maupun bekerja.
Dapur Pacu Snapdragon dan Daya Tahan Baterai
Bergeser ke sektor performa, Redmi Pad 2 9.7 ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon 6s 4G Gen 2. Berdasarkan data pengujian internal, prosesor kelas menengah ini mampu menghasilkan skor AnTuTu yang menembus lebih dari 400.000 poin.
Menurut saya, performa chipset ini sudah sangat mumpuni untuk menangani aktivitas harian seperti navigasi antarmuka, multitasking ringan, hingga menjalankan aplikasi belajar online. Untuk urusan penyimpanan, Anda tidak perlu khawatir kekurangan ruang karena tablet ini mendukung perluasan memori melalui kartu microSD hingga kapasitas maksimal 2 TB.
Sektor daya juga menjadi aspek yang diunggulkan oleh Xiaomi pada perangkat ini. Redmi Pad 2 9.7 dibekali baterai berkapasitas Li-Po 7600 mAh yang memiliki efisiensi daya luar biasa tinggi.
Redmi Pad 2 9.7 mengklaim daya tahan baterai yang impresif, di mana perangkat ini mampu bertahan selama lebih dari 15 jam untuk menonton tayangan video secara online, serta sanggup menemani aktivitas membaca online Anda hingga melewati 16 jam tanpa putus.
Melihat kapasitas baterai dan klaim ketahanannya, tablet ini sangat cocok menjadi perangkat andalan bagi pelajar atau pekerja dengan mobilitas tinggi yang jarang berada di dekat stopkontak.
Xiaomi Pad 8 Pro Sasar Pengguna Profesional Kelas Berat
Jika Redmi Pad 2 9.7 ditujukan untuk kelas kasual, maka Xiaomi Pad 8 Pro adalah monster sesungguhnya yang disiapkan Xiaomi pada tahun 2026 untuk menantang tablet kelas premium di industri saat ini.
Desain Ultra Tipis dengan Layar Super Jernih
Kesan pertama saat melihat spesifikasi fisik Xiaomi Pad 8 Pro adalah ketebalan bodinya yang mengagumkan. Perangkat ini dirancang dengan ketebalan bodi yang hanya menyentuh angka 5,8 mm saja, membuatnya terasa sangat premium dan modern saat dibawa bepergian.
Berbeda dari seri Redmi, Xiaomi Pad 8 Pro menggunakan layar IPS LCD dengan bentang lebih luas mencapai 11.2 inci. Layar ini menawarkan resolusi sangat tinggi yaitu 3,2K yang dipadukan dengan refresh rate super mulus hingga 144 Hz.
Satu hal yang saya soroti secara kritis adalah penggunaan format rasio aspek 3:2 pada layarnya. Rasio ini memberikan ruang vertikal yang lebih luas dibandingkan rasio standar, sehingga sangat ideal untuk membaca dokumen besar, mengedit lembar kerja, atau menyusun presentasi bisnis.
Pengalaman visual pada layar Xiaomi Pad 8 Pro semakin disempurnakan berkat dukungan teknologi Dolby Vision. Fitur ini menyajikan akurasi warna yang tinggi dan kontras yang mendalam, sangat krusial bagi Anda yang sering melakukan kurasi visual atau sekadar menikmati konten video beresolusi tinggi.
Performa Tanpa Kompromi Snapdragon 8 Elite
Di sektor dapur pacu, Xiaomi tidak main-main dengan menyematkan chipset kasta tertinggi dari Qualcomm, yaitu Snapdragon 8 Elite. Penggunaan prosesor flagship ini mengubah Xiaomi Pad 8 Pro menjadi sebuah mesin produktivitas yang luar biasa kencang.
Chipset Snapdragon 8 Elite memberikan jaminan performa tanpa lag, baik saat Anda membuka banyak aplikasi berat secara bersamaan, melakukan proses rendering video, hingga mengeksekusi game dengan tuntutan grafis paling berat sekalipun di tahun 2026. Perangkat ini benar-benar disiapkan sebagai pengganti laptop bagi profesional yang dinamis.
Komparasi Parameter Teknis Jajaran Tablet Terbaru Xiaomi
Untuk memudahkan Anda melihat perbedaan mendasar dari kedua perangkat yang sering disebut sebagai pesaing iPad dari ekosistem Xiaomi ini, saya telah menyusun data spesifikasinya dalam bentuk terstruktur.
| Parameter Spesifikasi | Redmi Pad 2 9.7 | Xiaomi Pad 8 Pro |
|---|---|---|
| Tahun Rilis resmi | 2026 | 2026 |
| Ukuran Layar utama | 9.7 inci | 11.2 inci |
| Jenis Panel layar | IPS LCD | IPS LCD |
| Resolusi Layar maksimum | 2K | 3,2K |
| Tingkat Refresh Rate | 120 Hz | 144 Hz |
| Model Chipset dapur pacu | Qualcomm Snapdragon 6s 4G Gen 2 | Qualcomm Snapdragon 8 Elite |
| Kapasitas Baterai internal | 7600 mAh | – |
| Ketebalan Bodi fisik | – | 5,8 mm |
Kekurangan Jajaran Tablet Xiaomi yang Perlu Anda Perhatikan
Sebagai seorang reviewer senior, saya wajib memberikan penilaian yang seimbang dan tidak hanya mengekspos kelebihan perangkat saja agar Anda tidak salah langkah dalam membeli.
Kekurangan pertama terletak pada penggunaan panel IPS LCD di kedua perangkat ini. Walaupun kualitas warna dan resolusinya sudah sangat tinggi, panel IPS LCD tetap tidak bisa menghasilkan tingkat kegelapan mutlak dan efisiensi daya sehemat panel AMOLED modern.
Kekurangan kedua ada pada absennya beberapa data spesifikasi resmi untuk pasar Indonesia, seperti kapasitas baterai detail untuk Xiaomi Pad 8 Pro serta ketebalan bodi untuk Redmi Pad 2 9.7 di dalam lembar referensi utama. Hal ini menuntut Anda untuk lebih jeli dalam mencari informasi tambahan saat produk ini sudah tersebar merata di pasaran.
Selain itu, adaptasi sistem operasi Android pada form factor tablet masih menyisakan beberapa pekerjaan rumah terkait optimasi aplikasi pihak ketiga yang kadang kala hanya meregangkan tampilan smartphone, berbeda dengan ekosistem iPadOS yang sudah matang sejak lama.
Rekomendasi Akhir Sesuai Kebutuhan Nyata Anda
Langkah menentukan pilihan di antara kedua tablet rilisan tahun 2026 ini sebenarnya sangat sederhana dan kembali pada bagaimana Anda akan menggunakan perangkat ini nantinya.
Jika fokus utama Anda adalah perangkat portabel untuk kebutuhan mendasar seperti mendampingi anak belajar, membaca buku digital secara nyaman berkat sertifikasi TÜV Rheinland, serta membutuhkan daya tahan baterai hingga belasan jam, maka Redmi Pad 2 9.7 adalah pilihan yang sangat rasional.
Sebaliknya, bagi Anda para profesional, konten kreator, atau penikmat performa garis keras yang membutuhkan ruang kerja luas berkat rasio layar 3:2 dan ketipisan bodi 5,8 mm yang elegan, performa brutal dari Snapdragon 8 Elite di dalam Xiaomi Pad 8 Pro adalah investasi mutlak yang tidak akan mengecewakan.






