Garis Merah Word Mengganggu? Ini 3 Cara Menonaktifkan Spelling Otomatis

20 Juni 2026, 08:09 WIB

Mengetik dokumen di Microsoft Word sering kali terganggu oleh kemunculan garis merah bergelombang di bawah teks. Fenomena ini terjadi karena sistem mendeteksi kata yang Anda ketik tidak sesuai dengan kamus bahasa asing bawaan aplikasi. Mengetahui cara menonaktifkan spelling di word secara tepat akan langsung membuat lembar kerja Anda menjadi bersih, rapi, dan nyaman dipandang.

Fitur penanda ejaan otomatis ini sebenarnya dirancang untuk membantu meminimalkan kesalahan ketik atau tipografi secara instan saat Anda bekerja. Namun, karena pengaturan bawaan aplikasi umumnya menggunakan bahasa internasional, teks berbahasa Indonesia akan otomatis dianggap salah eja. Akibatnya, seluruh halaman dokumen Anda akan dipenuhi oleh garis warna-warni yang cukup merusak fokus visual.

Masalah ini makin terasa nyata ketika Anda menyalin teks hasil generasi dari berbagai model kecerdasan buatan (AI) modern. Teks yang dihasilkan oleh perangkat pintar seperti ChatGPT, Bard, Jasper, Gemini, Claude, dan DeepSeek sering kali langsung memicu garis merah masif saat ditempel ke lembar kerja. Lembar dokumen menjadi terlihat sangat berantakan dan menyulitkan proses penyuntingan manual secara mandiri.

Fitur utama yang bertanggung jawab atas munculnya tanda visual ini dinamakan Check Spelling and Grammar. Sistem kerja fitur spelling ini adalah mencocokkan setiap kata yang Anda ketik dengan database kamus aktif di dalam aplikasi. Jika kata yang Anda masukkan tidak terdaftar di dalam kamus sistem, Word akan langsung memberikan tanda peringatan visual.

Berdasarkan informasi teknis yang dirilis oleh Kompas, indikasi garis warna tersebut memiliki arti yang sangat spesifik tergantung bentuknya. Pemahaman terhadap arti warna ini sangat krusial agar Anda tidak salah mengambil tindakan saat merapikan dokumen. Tidak semua garis merah berarti salah ketik, melainkan bisa jadi karena perbedaan bahasa pengaturan antara teks dan sistem komputer.

Dalam kasus nyata yang sering saya temui di lapangan, banyak pengguna pemula yang mengira dokumen mereka rusak saat melihat teks berwarna merah. Padahal, teks berwarna merah dengan garis di tengah menandakan adanya jejak perubahan dokumen oleh pihak lain melalui fitur pelacakan. Fitur tersebut dikenal dengan nama track changes yang sering aktif secara tidak sengaja saat proses kolaborasi file.

Untuk memberikan gambaran yang lebih transparan mengenai tanda visual di lembar kerja Anda, berikut adalah rincian artinya.

Arti Indikasi Garis Warna dan Jejak Perubahan Dokumen di Microsoft Word
Jenis Indikator Arti dan Penyebab Tampilan Solusi Penanganan
Garis Bergelombang Merah Kata tidak dikenali atau salah eja dalam bahasa aktif Menonaktifkan fitur spelling atau ubah kamus bahasa
Perbedaan Bahasa Sistem Teks diketik menggunakan bahasa yang berbeda dari sistem Word Mengubah bahasa default dokumen menjadi Bahasa Indonesia
Teks Merah Garis Tengah Jejak perubahan dokumen aktif oleh pihak lain atau track changes Menerima atau menolak perubahan pada menu review dokumen

Berdasarkan panduan praktis dari Sangu Ilmu, tercatat ada 3 cara untuk menghilangkan spelling di Word secara efektif. Anda bisa mematikan fitur ini secara total untuk semua dokumen, mengubah bahasa kamus, atau menyembunyikannya khusus pada dokumen tertentu yang sedang aktif saja.

3 Cara Menonaktifkan Spelling di Word Secara Permanen dan Instan

Kesalahan umum yang saya lihat adalah pengguna mencoba menghapus garis merah tersebut satu per satu secara manual dengan mengklik kanan kata. Tindakan manual seperti itu tentu sangat membuang waktu dan tidak efisien, terutama jika dokumen Anda memiliki ratusan halaman. Pilihan terbaik adalah mengubah konfigurasi pusat melalui menu internal yang sudah disediakan oleh sistem aplikasi.

Bagi Anda yang sedang menyusun dokumen formal seperti portofolio atau CV, tampilan yang bersih sangat memengaruhi konsentrasi penyuntingan. Menurut ulasan karir dari JobStreet, kerapian visual saat menyusun dokumen di Microsoft Word versi 2023 menjadi faktor penentu kenyamanan membaca. Berikut adalah tiga metode utama yang bisa langsung Anda praktikkan sekarang juga pada perangkat komputer Anda.

Cara Menonaktifkan Pemeriksaan Ejaan di Microsoft Word | Jari Mungil Rayyan

1. Mematikan Fitur Spelling Melalui Menu Word Options

Metode pertama ini merupakan solusi paling radikal karena akan menonaktifkan fitur pemeriksaan ejaan untuk selamanya pada aplikasi Word Anda. Cara ini sangat cocok untuk pengguna yang hampir seluruh aktivitas mengetiknya menggunakan Bahasa Indonesia non-formal maupun formal. Ikuti langkah-langkah prosedural di bawah ini untuk mengubah pengaturan pusat.

  1. Buka aplikasi Microsoft Word di perangkat Anda, lalu klik menu File yang terletak di pojok kiri atas layar.
  2. Pilih opsi Options yang berada di bagian paling bawah barisan menu untuk membuka jendela pengaturan baru.
  3. Setelah jendela Word Options terbuka, klik pada tab menu Proofing yang berada di sisi sebelah kiri.
  4. Cari bagian bertuliskan When correcting spelling and grammar in Word pada panel sebelah kanan jendela.
  5. Hilangkan tanda centang pada opsi Check spelling as you type dan opsi Mark grammar errors as you type.
  6. Klik tombol OK di pojok kanan bawah untuk menyimpan seluruh perubahan konfigurasi sistem Anda.

Dari pengalaman saya menangani berbagai keluhan pengguna, setelah menekan tombol OK, seluruh garis merah di dokumen akan langsung hilang seketika. Langkah ini terbukti berhasil di berbagai versi aplikasi, mulai dari versi lawas hingga versi pembaruan terbaru yang Anda gunakan saat ini.

2. Mengubah Pengaturan Bahasa Kamus Menjadi Bahasa Indonesia

Jika Anda tidak ingin mematikan fitur spelling sepenuhnya tetapi hanya ingin sistem mengenali kata Bahasa Indonesia, metode kedua adalah solusinya. Langkah ini membiarkan fitur spelling tetap aktif, namun sistem akan mencocokkannya dengan kamus Bahasa Indonesia yang baku. Kumparan menyebutkan bahwa metode ini menjaga fungsi koreksi tetap berjalan optimal tanpa memunculkan garis merah yang salah sasaran.

  1. Blok seluruh teks di dalam dokumen Anda dengan menekan kombinasi tombol keyboard Ctrl + A secara bersamaan.
  2. Klik pada bagian indikator bahasa yang terletak di status bar bagian bawah jendela Word, biasanya bertuliskan English (United States).
  3. Jendela pop-up bertajuk Language akan otomatis muncul di tengah layar monitor perangkat komputer Anda.
  4. Gulir daftar bahasa ke bawah, temukan pilihan bahasa Indonesian, lalu klik untuk memilih bahasa tersebut.
  5. Pastikan opsi Do not check spelling or grammar tidak tercentang jika Anda ingin sistem tetap mengoreksi dalam Bahasa Indonesia.
  6. Klik tombol Set As Default jika ingin menerapkan pengaturan bahasa ini untuk semua dokumen baru, lalu klik OK.

Langkah ini sangat cerdas karena membantu Anda mendeteksi typo nyata dalam Bahasa Indonesia baku tanpa terganggu ejaan bahasa asing. Sistem secara pintar hanya akan menandai kata yang benar-benar salah ketik menurut aturan Kamus Besar Bahasa Indonesia.

3. Menyembunyikan Garis Ejaan Khusus untuk Dokumen Tertentu

Ada kalanya Anda harus memeriksa dokumen milik rekan kerja yang menggunakan campuran berbagai bahasa dalam satu file. Mematikan fitur secara global tentu bukan keputusan bijak karena akan mengacaukan pengaturan dokumen Anda yang lain di masa mendatang. Solusi terbaik untuk kasus spesifik ini adalah menyembunyikan kesalahan ejaan hanya pada file yang sedang dibuka.

  1. Masuk kembali ke dalam jendela pengaturan utama dengan mengklik menu File lalu pilih opsi Options.
  2. Klik tab menu Proofing yang berada pada barisan menu sebelah kiri di dalam jendela Word Options.
  3. Gulir panel sebelah kanan ke bagian paling bawah hingga Anda menemukan bagian bernama Exceptions for.
  4. Pastikan nama dokumen yang sedang Anda buka saat ini sudah terpilih pada menu drop-down yang tersedia.
  5. Beri tanda centang pada kotak pilihan Hide spelling errors in this document only untuk menyembunyikan tanda merah.
  6. Beri centang juga pada kotak Hide grammar errors in this document only, kemudian klik tombol OK.

Melalui cara ketiga ini, garis merah bergelombang hanya akan lenyap dari dokumen tersebut tanpa memengaruhi file kerja lainnya. Saat Anda membuat dokumen baru di lain hari, fitur pengecekan ejaan otomatis bawaan sistem akan tetap berfungsi secara normal.

Konsekuensi dan Pertimbangan Sebelum Mematikan Fitur Koreksi Ejaan

Menonaktifkan fitur spelling di Microsoft Word memang memberikan kenyamanan visual yang luar biasa saat Anda sedang asyik mengetik. Lembar kerja terlihat sangat bersih dan tidak ada lagi warna mencolok yang mengalihkan perhatian mata Anda dari baris kalimat. Namun, Anda harus memahami bahwa tindakan ini juga menghilangkan jaring pengaman otomatis terhadap kesalahan ketik dokumen.

Berdasarkan arsip publikasi tutorial yang tercatat sejak tanggal 2020-11-27 oleh Elektrocode2018, mematikan autocorrect dan spelling menuntut ketelitian manual yang jauh lebih tinggi. Tanpa adanya bantuan indikator visual dari sistem, Anda harus membaca ulang seluruh kalimat secara mandiri demi memastikan tidak ada huruf yang terlewat. Risiko terjadinya salah ketik yang tidak disadari akan meningkat drastis pada dokumen panjang.

Sebagai alternatif cerdas, Anda disarankan untuk mengaktifkan kembali fitur spelling ini saat memasuki tahap akhir penyuntingan atauproofreading dokumen penting. Setelah proses penulisan draf yang panjang selesai, aktifkan kembali fitur melalui Word Options untuk menyisir sisa kesalahan ketik yang luput dari pandangan mata. Kombinasi metode mengetik tanpa gangguan dan memeriksa dengan bantuan sistem merupakan cara kerja terbaik bagi para profesional.

Pengaturan penonaktifkan fitur ejaan ini bersifat fleksibel dan dapat dikembalikan ke kondisi semula kapan saja Anda membutuhkannya kembali. Penguasaan terhadap menu Proofing di Microsoft Word akan membuat kendali penuh atas tampilan lembar kerja berada sepenuhnya di tangan Anda pribadi.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang