Kemenangan dramatis Persijap Jepara atas Persib Bandung di Stadion Gelora Bumi Kartini menutup rangkaian sembilan pertandingan pekan kedua BRI Super League 2025/2026. Kompetisi ini berlangsung sejak Jumat (15/8/2025) hingga Senin (18/8/2025) malam. Hasil pertandingan penutup pekan kedua tersebut mengejutkan publik, seperti dilansir dari Papanskor.
Persib Bandung yang berstatus sebagai juara bertahan harus mengakui keunggulan tim promosi, Persijap Jepara. Kekalahan pada awal musim ini menjadi alarm bagi Persib Bandung. Upaya mereka dalam mempertahankan gelar juara pada musim 2025/2026 diprediksi tidak akan berjalan dengan mudah.
Di sisi lain, Persija Jakarta merebut posisi puncak klasemen sementara BRI Super League 2025/2026. Tim berjuluk Macan Kemayoran ini berhasil mengumpulkan poin penuh dari dua kemenangan dengan skor meyakinkan.
Persija Jakarta mengamankan kemenangan terbaru setelah menumbangkan Persis Solo dengan skor 3-0 di Stadion Manahan. Pada laga sebelumnya, tim ibu kota ini juga sukses menggilas Persita Tangerang dengan skor telak 4-0. Borneo FC Samarinda menempel ketat di peringkat kedua dengan raihan enam poin. Meski memiliki poin yang sama dengan pemimpin klasemen, Borneo FC kalah dalam produktivitas gol.
Borneo FC mengemas poin penuh melalui dua kemenangan tipis dengan skor identik 1-0. Tim asal Samarinda ini berturut-turut mengalahkan PSBS Biak dan Bhayangkara Presisi Lampung FC. Pekan kedua kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia ini menjadi momen kebangkitan bagi sejumlah klub. Terdapat tiga tim yang sukses mengamankan kemenangan pertama mereka musim ini.
Persijap Jepara meraih kemenangan perdana lewat laga dramatis melawan Persib Bandung. Hasil positif ini sekaligus menandai momen kembalinya mereka ke kompetisi level teratas tanah air. Dua klub lain yang menyusul kesuksesan tersebut adalah Persebaya Surabaya dan Semen Padang.
Persebaya menang 1-0 atas Persita Tangerang, sedangkan Semen Padang menumbangkan Dewa United dengan skor 2-0. Raihan tiga poin ini menjadi pembuktian bagi Persebaya dan Semen Padang. Kedua tim berhasil bangkit setelah sebelumnya menelan kekalahan pada pekan pertama.
Kekalahan Beruntun di Awal Musim
Catatan minor justru harus diterima oleh beberapa tim yang gagal bangkit dari keterpurukan pekan lalu. Tiga klub terpaksa menelan kekalahan beruntun pada dua pekan awal liga.
Tim-tim yang belum berhasil meraih poin tersebut adalah Persita Tangerang, PSBS Biak, dan Dewa United Banten FC. Persita kini terdampar di dasar klasemen sementara. Persita Tangerang berturut-turut kalah 0-4 dari Persija dan 0-1 dari Persebaya.
Tim ini kebobolan lima kali dan belum mampu mencetak satu gol pun. Sementara itu, Dewa United Banten FC yang diperkuat deretan pemain bintang juga mengalami nasib serupa. Runner-up Liga 1 2024/2025 ini secara mengejutkan kalah 1-3 dari Malut United dan 0-2 dari Semen Padang.
Kontribusi Gol Pemain Lokal
Ketatnya persaingan dengan legiun asing tidak menyurutkan ketajaman talenta lokal. Para pemain Indonesia tetap menunjukkan kontribusi nyata di atas lapangan.
Pada pekan pertama, deretan gol dicetak oleh Victor Dethan (PSM Makassar), Febri Hariyadi (Persib Bandung), dan Yance Sayuri (Malut United FC). Bek Timnas Indonesia, Rizky Ridho, juga menyumbang gol untuk Persija Jakarta ke gawang Persita. Tren positif berlanjut ke pekan kedua saat penyerang veteran Ilija Spasojevic mencetak gol pertamanya musim ini. Muhammad Taufany dari Madura United FC juga mencatatkan namanya di papan skor saat melakoni laga derby Jatim melawan Persik Kediri.
Persija Jakarta kembali memunculkan nama pemain lokal dalam daftar pencetak gol. Eksel Runtukahu sukses menyumbang gol saat timnya berpesta kemenangan di kandang Persis Solo.
Hujan Kartu Merah Langsung
Pertandingan pekan kedua juga diwarnai dengan ketegangan di lapangan. Wasit mengeluarkan tiga kartu merah dalam tiga laga yang berbeda.
Dua dari tiga hukuman tersebut merupakan kartu merah langsung. Sanksi tegas ini diberikan kepada Moises (Bhayangkara Presisi Lampung FC) dan Yann Motta (Arema FC).
Satu kartu merah lainnya diterima oleh pemain Persija Jakarta, Allano Lima. Pemain tersebut harus meninggalkan lapangan sebelum pertandingan berakhir setelah mendapatkan dua kartu kuning saat melawan Persis Solo.







