Xiaomi Smart Band 10 Pro akhirnya resmi hadir untuk menjawab ekspektasi tinggi para pencinta gelang pintar premium yang mendambakan visual super cerah dan material mewah. Sebagai pengguna setia lini wearable, saya melihat perangkat ini membawa lompatan yang cukup berani, terutama dari segi estetika luar dan kekuatan panel layarnya. Namun, di balik kemilau fisiknya, ada beberapa kompromi fitur yang wajib Anda pahami sebelum buru-buru merogoh kocek untuk membelinya.
Langkah Xiaomi merilis Xiaomi Smart Band 10 Pro dengan opsi material premium merupakan sebuah kejutan yang sangat menyenangkan bagi selera personal saya.
Gelang pintar Xiaomi terbaru ini hadir dalam dua opsi material bodi utama yang bisa disesuaikan dengan anggaran serta kebutuhan gaya Anda. Varian pertama menggunakan material aluminium yang ringan, sementara varian kedua yang lebih mewah adalah Pearl White ceramic model dengan bodi berbahan keramik tulen.
Dimensi Tipis Tanpa Tombol Fisik
Secara estetika, Xiaomi Smart Band 10 Pro terlihat sangat bersih dan modern karena mengusung konsep desain tanpa tombol sama sekali alias button-less.
Ketebalan bodi perangkat ini berhasil ditekan hingga menyentuh angka 9,7 mm saja, membuatnya terasa sangat ramping saat melingkar di pergelangan tangan.
Seluruh navigasi menu sepenuhnya mengandalkan usapan dan ketukan pada layar sentuh, yang menurut saya memberikan impresi futuristis sekaligus minimalis.
Bobot Edisi Keramik yang Mantap
Penggunaan material premium pada Pearl White ceramic model tentu memberikan konsekuensi langsung pada bobot keseluruhan saat digunakan sehari-hari.
Edisi keramik khusus ini memiliki berat 28,7 gram, sedikit lebih berbobot dibandingkan versi aluminium namun tetap terasa solid dan tidak membebani pergelangan tangan.
Menurut saya, bobot ekstra ini justru memberikan kesan mahal dan kokoh yang jarang ditemukan pada gelang pintar kelas menengah lainnya.
Layar AMOLED 2000 Nits yang Memanjakan Mata
Sektor visual adalah tempat di mana Xiaomi Smart Band 10 Pro benar-benar unjuk gigi dan membantai para pesaing terdekatnya di pasaran saat ini.
Saya sangat terkesan dengan keputusan menyematkan layar sentuh AMOLED berukuran 1,74 inci yang memiliki resolusi tajam sebesar 480 x 336 piksel.
Layar ini dilapisi oleh kaca melengkung 2.5D yang melandai mulus di setiap tepinya, membuat perpindahan menu terasa sangat organik di bawah jari.
Layar AMOLED 1,74 inci pada perangkat ini tidak hanya luas, tetapi juga menjadi standar baru untuk keterbacaan di bawah terik matahari ekstrem.
Pertanyaan seperti "apa kelebihan Xiaomi Smart Band 10 Pro" paling mudah dijawab dengan melihat tingkat kecerahan puncak atau peak brightness layarnya yang mencapai 2000 nits.
Angka 2000 nits ini bukan sekadar gimik di atas kertas, karena visual tetap terlihat kontras dan sangat jelas meski Anda sedang berolahraga di bawah matahari siang.
Pelacakan Kesehatan dan Fitur Olahraga yang Ditingkatkan
Sebagai perangkat pelacak kebugaran, spek Xiaomi Smart Band 10 Pro di sektor sensor mengalami perombakan arsitektur yang cukup signifikan demi mengejar akurasi tinggi.
Xiaomi menyematkan susunan sensor optik baru yang telah ditingkatkan performanya untuk memantau indikator biologis tubuh manusia secara lebih presisi.
Kemampuan pelacakan detak jantung kini menjadi lebih responsif terhadap perubahan ritme yang mendadak, seperti saat Anda melakukan latihan intensitas tinggi.
Pemantauan Oksigen Darah dan Stres Sepanjang Hari
Fitur pemantauan kadar oksigen dalam darah atau SpO₂ pada Xiaomi Smart Band 10 Pro kini bekerja secara otomatis sepanjang hari tanpa jeda kosong.
Jika diaktifkan, sistem akan mengukur kadar SpO₂ setiap 10 menit sekali secara berkala dan memberikan peringatan jika angka kejenuhan turun di bawah batas normal.
Selain itu, fitur pelacakan stres sepanjang hari dan pemantauan tidur presisi tinggi juga turut hadir untuk membantu Anda mengevaluasi kualitas istirahat malam.
Ketahanan Air dan Kemampuan Berenang
Bagi yang gemar berolahraga air, gawai ini merupakan salah satu kandidat smartband Xiaomi yang bagus untuk renang berkat sertifikasi ketahanan yang kokoh. Xiaomi Smart Band 10 Pro mengantongi rating ketahanan air 5ATM yang setara dengan kedalaman 50 meter berdasarkan standar resmi ISO 22810:2010.
Keabsahan fitur ini didukung oleh nomor laporan tes resmi 68.189.25.02695.01, memastikan komponen internalnya tetap aman dari rembesan udara dan air. Namun, Anda harus ingat bahwa perangkat ini hanya aman untuk kolam renang dan aktivitas air dangkal, serta dilarang keras untuk sauna, mandi air panas, atau menyelam.
Kompatibilitas Sistem Operasi dan Ekosistem HyperOS 3
Urusan konektivitas dan sinkronisasi data pada perangkat ini membutuhkan perhatian ekstra terkait ekosistem perangkat lunak yang Anda gunakan di smartphone.
Fitur interkonektivitas tingkat lanjut membutuhkan smartphone Xiaomi yang sudah menjalankan sistem operasi Xiaomi HyperOS 3 atau versi yang lebih baru. Selain itu, smartphone Anda wajib memasang Aplikasi Interconnectivity versi 17.1.1 ke atas agar semua fitur integrasi pintar bisa berjalan tanpa kendala. Bagi pengguna iPhone, Anda membutuhkan iOS 14 atau lebih baru, Aplikasi Xiaomi Interconnectivity versi 2.1.0 ke atas, serta wajib masuk ke akun Xiaomi yang sama.
Memahami Metode Pengujian Daya Tahan Baterai
Xiaomi memberikan klaim daya tahan baterai yang bervariasi tergantung pada skenario konsumsi daya yang Anda pilih lewat pengaturan sistem.
Berdasarkan pengujian internal di Xiaomi Internal Labs, daya tahan baterai dibagi menjadi tiga mode penggunaan utama dengan parameter yang sangat spesifik.
Berikut adalah rincian konfigurasi pengujian baterai untuk masing-masing skenario penggunaan yang diadopsi oleh Xiaomi Internal Labs:
| Fitur Sistem | Mode Ringan (Light Mode) | Mode Penggunaan Normal | Mode AOD (Always On Display) |
|---|---|---|---|
| Detak Jantung | Setiap 30 menit | Sepanjang hari aktif | Sepanjang hari aktif |
| Pelacakan Tidur | Nonaktif (Presisi Tinggi) | Aktif (Presisi Tinggi) | Aktif (Presisi Tinggi) |
| Pelacakan SpO2 | Manual (2 kali sehari) | Sepanjang hari aktif | Sepanjang hari aktif |
| Pelacakan Stres | Nonaktif | Sepanjang hari aktif | Sepanjang hari aktif |
| Layar AOD | Nonaktif | Nonaktif | Aktif Sepanjang Hari |
| Rekam Olahraga | 60 menit per minggu | 60 menit per minggu | 60 menit per minggu |
Pada Mode Ringan, setelan pabrik diaktifkan dengan 100 pesan, 10 panggilan, 3 alarm, 10 gesekan NFC (pada model NFC), dan 200 kali layar aktif lewat angkat pergelangan tangan.
Mode Penggunaan Normal mengaktifkan seluruh sensor pelacakan kesehatan sepanjang hari, sementara Mode AOD menambahkan beban visual Always On Display yang aktif terus-menerus.
Kekurangan Fatal yang Wajib Anda Pertimbangkan
Di balik semua kelebihan layar dan material premium yang ditawarkan, Xiaomi Smart Band 10 Pro memiliki beberapa kekurangan yang menurut saya cukup mengganggu.
Banyak calon konsumen bertanya-tanya, seperti "apakah Xiaomi Smart Band 10 bisa telpon" untuk menjawab kebutuhan komunikasi instan mereka.
Jawabannya adalah tidak bisa, karena gelang pintar ini sama sekali tidak dilengkapi dengan komponen mikrofon, speaker, maupun dukungan panggilan telepon via Bluetooth.
Ketiadaan mikrofon dan speaker pada seri Pro ini terasa seperti kemunduran besar untuk perangkat yang mengusung nama profesional di kelasnya.
Selain itu, Anda juga tidak akan menemukan GPS pita ganda (no dual-band GPS) pada perangkat ini, yang berarti akurasi pemetaan rute mandiri masih tergolong standar.
Namun, untungnya Xiaomi masih menyertakan dukungan protokol heart rate BLE yang sangat berguna untuk membagikan data kebugaran ke perangkat olahraga pihak ketiga.
Untuk fitur NFC pada model khusus, pengguna wajib memiliki paket layanan nirkabel yang sesuai, dan transaksi nontunai hanya berjalan pada terminal Mastercard® serta Visa®.
Analisis Perubahan Fitur Dibandingkan Generasi Sebelumnya
Bagi pemilik generasi terdahulu, dinamika "beda Xiaomi Smart Band 10 Pro dan Band 9 Pro" menjadi penentu utama apakah peningkatan ini layak ditebus.
Dari segi estetika, hilangnya tombol fisik dan kehadiran harga Xiaomi Smart Band 10 Pro keramik yang menyasar kelas kolektor menjadi pembeda paling mencolok. Peningkatan kecerahan layar dari generasi lalu ke angka 2000 nits menawarkan kenyamanan baca yang jauh lebih superior di lingkungan luar ruangan.
Meskipun demikian, keputusan Xiaomi untuk tetap mengandalkan pengisi daya magnetik dua pin (two-pin magnetic charger) menunjukkan konsistensi dalam hal pengisian daya. Jika Anda tidak terlalu memedulikan fitur panggilan telepon langsung dari pergelangan tangan dan lebih memprioritaskan kemewahan material bodi keramik serta ketajaman layar AMOLED raksasa, Xiaomi Smart Band 10 Pro adalah pilihan mutlak yang sangat sulit untuk ditolak pada tahun 2026 ini.






