Benarkah Performa Snapdragon 870 di HP Poco F4 Masih Layak Pakai pada 2026

20 Juni 2026, 22:06 WIB

Pertanyaan mengenai "hp poco f4 bagus apa tidak" untuk standar penggunaan masa kini terus bermunculan di kalangan pembaca yang mencari perangkat andal tanpa menguras dompet.

Saya melihat ponsel ini membawa ekspektasi besar saat pertama kali meluncur, terutama karena statusnya sebagai penerus lini populer yang mengunggulkan performa tinggi. Namun, melihat posisinya sekarang pada pertengahan tahun 2026, kita harus bersikap realistis dalam menilai kemampuannya.

Ponsel yang mengandalkan chipset legendaris Qualcomm Snapdragon 870 5G ini menghadapi lanskap aplikasi dan sistem operasi yang jauh lebih berat daripada beberapa tahun lalu. Mari kita bedah secara mendalam bagaimana komponen internal perangkat ini bertahan menghadapi tuntutan komputasi modern.

Dapur pacu utama perangkat ini digerakkan oleh Qualcomm Snapdragon 870 5G, sebuah chipset delapan inti yang memiliki arsitektur satu inti Kryo 585 berbasis Cortex-A77 berkecepatan hingga 3.2 GHz, tiga inti performa, dan empat inti efisiensi Cortex-A55.

Untuk pemrosesan grafis, komponen ini mengandalkan GPU Adreno 650 yang bertugas mengelola visual layar. Berdasarkan catatan teknis dari Notebookcheck, arsitektur ini didukung oleh sistem pendingin liquid cooling yang sudah diperbarui tanpa melibatkan komponen kipas fisik di dalam bodi.

Saya menilai keputusan menyematkan sistem pendingin cair yang masif ini sangat krusial untuk menjaga stabilitas suhu chipset ketika bekerja di bawah beban tinggi secara terus-menerus.

Varian Memori dan Manajemen Ruang Penyimpanan

Perangkat ini beredar di pasaran dalam dua kombinasi penyimpanan yang cukup kontras untuk standar komputasi saat ini.

  • Varian dasar dengan memori RAM 6 GB dan media penyimpanan internal sebesar 128 GB menggunakan teknologi UFS 3.1 Flash.
  • Varian yang lebih tinggi dengan memori RAM 8 GB dipadukan bersama penyimpanan internal berkapasitas 256 GB UFS 3.1 Flash.

Menurut saya, varian RAM 6 GB sudah mulai ketat untuk kebutuhan multitasking harian di tahun 2026, sehingga varian RAM 8 GB menjadi pilihan yang jauh lebih rasional jika Anda tidak ingin sering mengalami penutupan aplikasi di latar belakang secara paksa.

Pengalaman Visual Layar AMOLED 120 Hz

Beralih ke sektor visual, bagian depan gawai ini didominasi oleh panel layar AMOLED berukuran 6.67 inci dengan rasio aspek memanjang 20:9.

Resolusi yang dihasilkan berada di tingkat Full HD+ atau tepatnya 2400 x 1080 piksel, menghasilkan kerapatan piksel sebesar 395 PPI yang membuat teks dan gambar terlihat tajam. Layar sentuh kapasitif multi-touch ini juga sudah mendukung pemutaran konten dengan format rentang dinamis tinggi atau HDR.

Satu hal yang saya apresiasi adalah kehadiran refresh rate hingga 120 Hz yang membuat pergerakan animasi menu terasa sangat mulus di mata. Sifat layarnya yang reflektif terkadang menjadi tantangan tersendiri saat digunakan di bawah terik matahari, tetapi tingkat kecerahan panel AMOLED ini biasanya mampu mengompensasi kendala tersebut dengan baik.

Ulasan Lengkap Poco F4 Indonesia | GSMArena Official

Kemampuan Sistem Kamera dengan Stabilisasi OIS

Sektor fotografi menjadi salah satu poin yang sering diperdebatkan oleh para pengguna ketika membahas mengenai poco f4 spesifikasi secara keseluruhan.

Modul kamera belakang perangkat ini terdiri dari tiga lensa yang disusun dalam satu kompartemen persegi panjang. Kamera utama menggunakan sensor beresolusi 64 MP dengan bukaan lensa f/1.79, serta sudah dilengkapi fitur Optical Image Stabilization (OIS) dan Electronic Image Stabilization (EIS).

Hadirnya OIS pada kamera utama 64 MP ini merupakan peningkatan mekanis yang sangat penting karena membantu menstabilkan sensor dari guncangan tangan saat mengambil foto dalam kondisi kurang cahaya atau saat merekam video.

Kamera Pendukung dan Sensor Swafoto

Dua kamera lain di bagian belakang memiliki fungsi yang lebih spesifik untuk skenario pengambilan gambar yang berbeda.

Terdapat kamera ultrawide beresolusi 8 MP dengan bukaan f/2.2 yang mengandalkan stabilisasi berbasis perangkat lunak atau EIS untuk menangkap pemandangan yang luas. Di sampingnya, terdapat kamera makro beresolusi 2 MP dengan bukaan f/2.4 yang sayangnya tidak dilengkapi sistem stabilisasi apa pun.

Sementara itu, untuk keperluan panggilan video dan swafoto, pabrikan menyediakan kamera depan beresolusi 20 MP dengan bukaan f/2.45 yang juga sudah didukung oleh teknologi EIS.

Sistem kamera ini turut dibantu oleh fitur deteksi kecerdasan buatan atau AI yang secara otomatis menyesuaikan parameter warna berdasarkan objek yang dibidik oleh lensa.

Daya Tahan Baterai dan Kecepatan Pengisian Daya

Urusan manajemen daya pada perangkat ini diserahkan kepada baterai lithium-polymer dengan kapasitas total sebesar 4500 mAh.

Kapasitas 4500 mAh ini mungkin terlihat standar atau bahkan cenderung lebih kecil dibandingkan dengan ponsel kompetitor yang rata-rata sudah mengemas baterai sebesar 5000 mAh. Namun, efisiensi konsumsi daya dari Snapdragon 870 membantu memperpanjang napas perangkat dalam penggunaan harian.

Untuk mengompensasi kapasitas baterai yang berada di angka menengah tersebut, sistem pengisian daya cepat menjadi fitur andalan yang sangat diandalkan.

Gawai ini mendukung teknologi pengisian daya cepat 67W yang menggunakan arsitektur baterai MMT (Middle Middle Tab). Berdasarkan data pengujian resmi dari dokumen mi.com, meskipun pengisi daya bawaan memiliki output maksimal yang besar, daya maksimal yang diserap oleh sirkuit internal ponsel dibatasi pada angka 59W.

Proses pengisian daya dari kondisi baterai kosong hingga terisi penuh 100 persen membutuhkan waktu sekitar 38 menit jika Anda menggunakan adaptor pengisi daya standar yang disertakan.

Kecepatan pengisian ini menurut saya sangat membantu memangkas waktu tunggu di dekat colokan listrik, terutama bagi Anda yang memiliki mobilitas tinggi dan sering terburu-buru.

Konektivitas Fisik dan Sensor Nirkabel

Sektor konektivitas nirkabel dan ketersediaan port pada ekosistem bodi ponsel ini memperlihatkan arah modernisasi industri yang mengorbankan beberapa fitur klasik.

Di satu sisi, dukungan jaringan nirkabel sudah sangat lengkap dengan kehadiran Wi-Fi 6 (802.11 a/b/g/n/ac/ax) dan Bluetooth 5.2 untuk transfer data audio rendah latensi. Sistem navigasinya menggunakan Dual-band GNSS yang mencakup jaringan satelit GPS (L1, L5), Galileo (E1, E5a), QZSS (L1, L5), Glonass (L1), Beidou (B1l, B2a), hingga NavIC.

Untuk urusan transaksi digital, kehadiran sensor NFC (Near Field Communication) memastikan perangkat ini dapat digunakan untuk membaca atau mengisi ulang saldo kartu elektronik secara instan.

Perbandingan Spesifikasi Komponen Utama Xiaomi Poco F4
Komponen Perangkat Spesifikasi dan Fitur Teknis
Chipset Utama Qualcomm Snapdragon 870 5G (Up to 3.2 GHz)
Panel Layar AMOLED 6.67 Inci FHD+ 120 Hz
Kamera Belakang 64 MP (OIS) + 8 MP (Ultrawide) + 2 MP (Makro)
Kapasitas Baterai 4500 mAh (Pengisian Daya 67W MMT)
Sertifikasi Fisik IP53 (Tahan Percikan Air dan Debu)
Konektor Kabel USB 2.0 Type-C (Tanpa Port Audio 3.5 mm)

Namun, di sisi lain, Anda tidak akan menemukan port audio 3.5 mm pada bodi perangkat ini. Pengguna harus puas menggunakan earphone berpasang konektor Type-C, baik yang berjenis digital maupun analog, atau memanfaatkan adaptor tambahan dari Type-C ke lubang audio 3.5 mm.

Port fisik yang tersedia di sisi bawah bodi berupa USB 2.0 Type-C yang mendukung fungsi Power Delivery untuk pengisian daya serta fitur USB On-The-Go (OTG) untuk membaca media penyimpanan eksternal.

Menimbang Sisi Positif dan Negatif Perangkat

Untuk melihat posisi perangkat ini secara objektif di pasar, kita perlu membedah rangkuman mengenai poco f4 kelebihan dan kekurangan berdasarkan implementasi fitur-fiturnya.

Ponsel ini berjalan di atas sistem operasi MIUI 13 saat pertama kali diluncurkan, dengan dukungan sistem keamanan biometrik berupa pembaca sidik jari pada tombol daya serta fitur AI Face Unlock. Fitur pemindaian wajah ini bekerja menggunakan algoritma deteksi postur, evaluasi kualitas gambar, ekstraksi fitur wajah, perbandingan database, hingga liveness detection untuk mencegah pembukaan kunci menggunakan foto statis.

Secara fisik, perangkat ini memiliki profil bodi yang relatif ramping dengan ketebalan hanya 7.7 mm, panjang 163.2 mm, lebar 75.95 mm, serta bobot total berada di angka 195 gram. Desain ini dibalut dalam tiga pilihan varian warna resmi, yaitu Night Black (Hitam), Nebula Green (Hijau), dan Moonlight Silver (Perak).

Aspek Keunggulan Desain dan Durabilitas

Dari segi ketahanan fisik, struktur bodi gawai ini sudah mengantongi sertifikasi IP53.

Sertifikasi IP53 ini mengindikasikan bahwa perangkat memiliki ketahanan dasar terhadap partikel debu serta tahan terhadap percikan air ringan dari sudut tertentu. Jadi, jika muncul pertanyaan di forum teknologi seperti "apakah poco f4 anti air", jawabannya adalah tidak sepenuhnya anti air. Jangan pernah merendam ponsel ini ke dalam kolam atau membawanya berenang karena rating IP53 hanya dirancang untuk melindungi komponen internal dari rintik hujan ringan atau ketidaksengajaan terkena cipratan air di meja kerja.

Keunggulan lain terletak pada penempatan sensor inframerah atau IR-Blaster di sisi atas bodi, sebuah fitur khas yang memungkinkan ponsel berfungsi sebagai remote pengendali untuk berbagai peralatan elektronik rumah tangga.

Kekurangan yang Perlu Diperhatikan

Meskipun memiliki banyak daya tarik, ada beberapa poin kekurangan yang menurut saya bisa menjadi pemecah kesepakatan bagi sebagian calon pembeli.

Pertama, absennya slot kartu memori eksternal (MicroSD) memaksa Anda untuk mengandalkan kapasitas memori internal bawaan sepenuhnya sejak hari pertama pembelian. Jika Anda memilih varian 128 GB dan gemar merekam video beresolusi tinggi, ruang penyimpanan tersebut dipastikan akan habis dalam waktu singkat.

Kedua, jenis port USB yang digunakan masih tertahan pada standar USB 2.0. Standar lama ini memiliki kecepatan transfer data menggunakan kabel yang sangat lambat jika dibandingkan dengan standar USB 3.0 ke atas, sehingga proses memindahkan file berukuran bergiga-giga ke komputer akan memakan waktu cukup lama.

Ketiga, meskipun sistem pendingin liquid cooling bekerja dengan baik, absennya kipas internal terintegrasi membuat bodi belakang berbahan kaca ini tetap akan terasa hangat menyengat saat dipaksa menjalankan tugas berat dalam durasi panjang di ruangan tanpa pendingin udara.

Posisi Pasar dan Rekomendasi Penggunaan

Melihat perkembangan harga dan ketersediaan perangkat di pasar sekunder, informasi mengenai harga poco f4 terbaru menunjukkan penurunan nilai yang cukup signifikan dibandingkan harga rilis pertamanya.

Hal ini wajar mengingat perputaran generasi ponsel pintar yang bergerak sangat cepat setiap tahunnya. Kehadiran gawai ini di pasar saat ini lebih banyak bersaing di segmen harga yang jauh lebih terjangkau, menjadikannya opsi alternatif bagi pembaca yang memprioritaskan performa chipset matang di atas fitur-fitur kosmetik modern.

Bagi Anda yang membutuhkan perangkat harian yang responsif untuk kebutuhan media sosial, navigasi peta digital, transaksi perbankan dengan NFC, serta sesekali bermain game dengan grafis menengah, performa Snapdragon 870 di dalam ponsel ini masih sanggup melayani kebutuhan tersebut tanpa kendala berarti.

Namun, jika fokus utama Anda adalah pembaruan sistem operasi jangka panjang hingga beberapa tahun ke depan, atau kemampuan kamera ultra-lebar yang superior untuk kebutuhan produksi konten profesional, keterbatasan perangkat keras dan usia software bawaan ponsel ini mengharuskan Anda untuk melirik opsi lini produk lain yang lebih baru di kelasnya.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang