Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, membuka peluang untuk memperbaiki catatan performanya pada periode musim ini. Atlet berusia 26 tahun tersebut berhasil mengamankan tempat di babak final turnamen Kumamoto Japan Masters 2025. Seperti dikutip dari Papanskor, kepastian tiket final turnamen BWF World Tour level Super 500 ini didapat setelah ia menumbangkan wakil Taiwan, Chiu Phin-Chian.
Dalam laga semifinal yang berlangsung di Kumamoto, Jepang, pada Sabtu (15/11/2025), Gregoria menyudahi perlawanan juara Korea Masters 2025 itu dua gim langsung 21-16, 21-14 dalam durasi 37 menit berdasarkan data bwfbadminton.com.
Hasil ini sekaligus menandai final pertama bagi peraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024 tersebut di sepanjang musim 2025. Sebelumnya, masalah cedera serta gangguan vertigo sempat menghambat performa maksimal Gregoria di berbagai ajang BWF World Tour sepanjang tahun.
Kendati demikian, Kumamoto Japan Masters tampaknya menjadi turnamen yang bersahabat bagi dirinya karena ia sukses mencatatkan tiga final beruntun sejak edisi perdana. Pada penyelenggaraan pertama tahun 2023, Gregoria keluar sebagai juara setelah mengalahkan Chen Yu Fei dari China dengan skor telak 21-12, 21-12.
Sementara pada edisi 2024, langkahnya untuk mempertahankan gelar kandas di babak puncak setelah kalah dari wakil tuan rumah, Akane Yamaguchi, lewat skor 12-21, 12-21.
Menghadapi Tantangan Ratchanok Intanon
Pada partai puncak Kumamoto Japan Masters 2025 yang digelar Minggu (16/11/2025), Gregoria dijadwalkan bertanding melawan pemain senior asal Thailand, Ratchanok Intanon.
Pemain berusia 30 tahun tersebut melangkah ke babak final setelah memenangi laga sengit tiga gim melawan Nozomi Okuhara dari Jepang dengan skor 21-18, 10-21, 21-14 dalam waktu 1 jam 8 menit. Menghadapi pertandingan penentu tersebut, Gregoria memilih fokus pada persiapan teknis dan pemulihan kondisi. "Saya tidak mau berpikir terlalu jauh. Saya coba evaluasi permainan hari ini dan mempelajari permainan lawan saja lalu bersiap untuk besok," tutur Gregoria kepada tim Humas dan Media PP PBSI usai melaju ke empat besar kemarin.







