Gelandang asing Arema FC, Paulinho Moccelin, resmi menyudahi kerja sama dengan klub berjuluk Singo Edan tersebut sebelum kompetisi BRI Super League 2025/26 berjalan setengah musim. Dilansir dari Papanskor, manajemen klub mengonfirmasi pada Selasa (25/11/2025) bahwa pemain asal Brasil itu memutuskan mundur demi menyelesaikan persoalan keluarga di kampung halamannya.
Pihak manajemen menghormati keputusan berat yang diambil oleh sang pemain meskipun kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia sedang berjalan dengan ketat.
"Masalah keluarga, Paulinho Moccelin resmi mundur dari Arema FC, dan manajemen menghormati," tulis Arema FC melalui rilis resmi mereka.
Klub mendesak kepergian sang gelandang karena situasi di Brasil memerlukan kehadirannya segera.
"Keputusan berat ini diambil karena alasan mendesak terkait persoalan keluarga yang mengharuskannya segera pulang ke kampung halamannya," beber Arema FC.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, membenarkan bahwa gelandang serang berusia 31 tahun tersebut sudah bertolak dari Malang pada Selasa pagi.
"Dia harus memutus kontraknya dengan Arema karena ada masalah dengan keluarganya," tutur Yusrinal.
Yusrinal menjelaskan bahwa situasi ini sebetulnya sudah diusahakan untuk diselesaikan oleh Paulinho selama dua bulan terakhir sembari tetap fokus membela Arema FC, namun tidak menemui titik temu.
"Dua bulan terakhir dia sudah berusaha untuk memperbaiki masalahnya, tapi menemukan jalan buntu. Akhirnya dia harus kembali ke Brasil," ungkap Yusrinal.
Langkah kembali ke negara asal dinilai menjadi opsi final demi keharmonisan internal keluarga sang pemain.
"Menurut dia dan keluarganya, itu (pulang ke Brasil) satu-satunya jalan untuk menyelesaikan masalah di keluarga dia," imbuh Yusrinal.
Sebelum meninggalkan kota Malang, Paulinho Moccelin telah menyampaikan salam perpisahan secara tertulis kepada manajemen, staf pelatih, rekan setim, serta para pendukung Arema FC.
"Karena alasan pribadi dan atas persetujuan klub, saya akan pensiun dari perjalanan saya di Arema FC. Saya sangat berterima kasih kepada keluarga Arema atas semua waktu yang telah dihabiskan bersama, rasa hormat, dan kemitraan selama periode ini," tulis Paulinho Moccelin dalam surat resminya.
Pemain asing tersebut juga menegaskan bahwa momentum ini menjadi tanda terima kasih mendalam atas kebersamaan singkat yang telah terbangun.
"Saya berharap babak-babak selanjutnya akan sama istimewanya. Perpisahan kita diiringi rasa syukur. Ini bukan perpisahan, sampai jumpa lagi, penuh rasa syukur. Terima kasih atas semua yang telah kita bangun bersama," tandas Paulinho Moccelin.
Selama membela Arema FC dalam 12 pertandingan, Paulinho menorehkan kontribusi nyata lewat sumbangan 4 asis. Catatan tersebut menempatkannya di jajaran pencetak asis papan atas kompetisi, sejajar dengan Mariano Peralta, Rayco Rodriguez, dan Ezequiel Vidal.
Kendati demikian, performanya di lapangan kerap tertutup oleh sorotan tajam warganet akibat gaya bermain keras. Paulinho sempat viral karena tekelnya pada Ole Romeny di Piala Presiden 2025 yang berujung cedera panjang sang penyerang, serta insiden perselisihan dengan Allano dalam laga kontra Persija Jakarta pada November lalu.
Saat ini manajemen Arema FC di bawah kepelatihan Marquinhos Santos harus bersiap mencari pemain asing baru guna mengisi slot kosong yang ditinggalkan Paulinho menjelang bursa transfer berikutnya.







