Undian atau drawing Piala Dunia 2026 telah resmi selesai dilaksanakan oleh FIFA di Kennedy Center, Washington DC, Amerika Serikat. Proses pembagian kelompok tersebut dilangsungkan pada Jumat, 5 Desember 2025, pukul 12.00 waktu setempat atau Sabtu dini hari WIB. Edisi ke-23 turnamen sepak bola terakbar ini menorehkan sejarah baru sebagai kompetisi pertama yang diikuti oleh 48 tim kontestan.
Jumlah tersebut mengalami penambahan sebanyak 16 negara peserta dibandingkan dengan tujuh edisi sebelumnya yang selalu menggunakan format 32 tim sejak Piala Dunia 1998. Dilansir dari Papanskor, lonjakan jumlah peserta ini merupakan gagasan dari Presiden FIFA Gianni Infantino demi memberikan kesempatan bagi lebih banyak negara untuk tampil di panggung tertinggi. Kendati demikian, penambahan tim membuat fase grup dinilai kurang sengit karena absennya kelompok yang dihuni oleh banyak tim raksasa sekaligus.
Piala Dunia 2026 yang diselenggarakan secara bersama di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada ini membagi para peserta ke dalam 12 grup, mulai dari Grup A hingga Grup L. Setiap kelompok terdiri atas empat negara peserta.
Kondisi tersebut membuat peta persaingan berubah, di mana banyak grup kini terlihat lebih ringan terutama yang dihuni oleh tim-tim tuan rumah. Indikator grup ringan ini merujuk pada minimnya keberadaan tim kuat langganan atau mantan juara dunia yang berkumpul dalam satu kelompok. Sebagai contoh, Grup A menempatkan Meksiko bersama Afrika Selatan, Korea Selatan, dan pemenang dari babak playoff D. Sementara itu, Kanada berada di Grup B bersama Qatar, Swiss, dan pemenang playoff Eropa A.
Tuan rumah lainnya, Amerika Serikat, menempati Grup D dengan peta persaingan yang juga diprediksi kurang ketat. Negara beralias The Stars and Stripes tersebut berada satu kelompok bersama Paraguay, Australia, dan perwakilan dari playoff Eropa lainnya.
Potensi Persaingan Sengit di Grup F dan Grup I
Situasi ini sangat kontras dengan perhelatan Piala Dunia 2022 lalu yang menyajikan banyak persaingan sengit sejak fase awal. Kala itu, Spanyol harus bertarung dengan Jerman, Jepang, dan Kosta Rika, sedangkan Portugal bersaing ketat melawan Uruguay, Ghana, serta Korea Selatan. Meski begitu, beberapa kelompok di Piala Dunia 2026 diprediksi tetap menyajikan laga yang sengit.
Grup F menjadi salah satunya karena mempertemukan Belanda, Jepang, Tunisia, serta tim pemenang dari playoff Eropa B. Persaingan ketat juga berpotensi terjadi di Grup I yang dihuni oleh Prancis sebagai unggulan utama. Juara dunia edisi 1998 dan 2018 tersebut bakal bersua dengan Senegal, Norwegia, dan pemenang dari Playoff Antarbenua 2.
Pertemuan di Grup I ini menjadi sorotan karena Prancis harus meredam ketajaman lini serang Norwegia yang diperkuat oleh Erling Haaland. Selain itu, Les Bleus juga mengusung misi balas dendam terhadap Senegal yang pernah menumbangkan mereka pada laga pembuka fase grup Piala Dunia 2002 silam.
Fase penyisihan grup turnamen ini dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 11 hingga 27 Juni 2026. Sementara itu, pertandingan final untuk memperebutkan trofi juara akan digelar pada 19 Juli 2026.







