Gratis Tanpa Biaya Tambahan, Cara Membuat Subdomain di Hosting untuk Pemula

24 Juni 2026, 03:57 WIB

Membuat halaman khusus untuk bisnis atau portofolio kini tidak perlu lagi mengeluarkan modal ekstra untuk membeli domain baru. Anda bisa langsung menerapkan cara membuat subdomain pada hosting yang sudah ada untuk memisahkan bagian situs web secara rapi dan profesional.

Subdomain merupakan solusi efisien ketika Anda ingin mengembangkan struktur website tanpa merusak kredibilitas alamat utama yang sudah dikenal audiens. Menariknya, fitur ini bisa dinikmati oleh setiap pemilik website tanpa perlu mengeluarkan biaya tambahan ke pihak penyedia layanan.

Sebelum masuk ke langkah teknis, sangat penting untuk memahami posisi domain turunan ini di dalam arsitektur internet. Berdasarkan penjelasan dari Webopedia, sebuah situs web ensiklopedia teknologi terpercaya, menyatakan bahwa subdomain juga disebut sebagai 'domain turunan', yaitu domain yang merupakan bagian dari nama domain yang lebih besar dalam hierarki DNS.

Struktur hierarki DNS terdiri dari domain tingkat-root di bagian paling atas, diikuti domain level teratas (top level domain), domain tingkat kedua, dan terakhir adalah subdomain. Sebagai contoh nyata yang diberikan oleh Webopedia, dalam nama domain webopedia.internet.com, kata "webopedia" merupakan subdomain dari domain tingkat kedua yang lebih besar yaitu "internet.com".

Dalam pengaplikasian dunia nyata, perbedaan ini terlihat sangat jelas dari struktur penulisan URL di peramban. Berdasarkan informasi dari Biznet GIO, struktur URL untuk subdirektori atau subfolder dicontohkan dengan [biznetgio.com/product/dedicated-hosting](https://biznetgio.com/product/dedicated-hosting), sedangkan struktur URL subdomain dicontohkan dengan [plesk.biznetgio.com/dedicated-hosting](https://plesk.biznetgio.com/dedicated-hosting). Pemisahan dengan tanda titik di depan domain utama inilah yang menegaskan identitas mandiri dari sebuah subdomain.

Subdomain adalah nama atau ekstensi domain yang letaknya di depan domain utama dan dipisah dengan tanda titik, atau bisa disebut sebagai domain turunan. Subdomain merupakan bagian dari nama domain utama.

Fungsi Utama dan Keuntungan Menggunakan Subdomain

Banyak pengembang web memanfaatkan fitur ini karena biaya pembuatan subdomain adalah gratis atau tidak perlu membayar sama sekali kepada registrator. Melalui efisiensi biaya ini, Anda dapat bereksperimen dengan berbagai format konten digital baru tanpa risiko finansial.

Fungsi subdomain sangat beragam, terutama untuk membuat halaman khusus atau tertentu yang membutuhkan sistem manajemen konten (CMS) terpisah. Beberapa pemanfaatan yang paling sering saya temui di industri digital saat ini meliputi beberapa fungsi spesifik.

Pembuatan Halaman Blog dan Publikasi Konten

Perusahaan sering kali memisahkan situs utama mereka dari artikel edukasi demi menjaga kecepatan pemuatan data. Dengan membuat alamat seperti blog.namawebsite.com, optimasi SEO untuk artikel dapat berjalan maksimal tanpa mengganggu kode utama pada halaman penjualan produk.

Penyediaan Toko Online atau Halaman Belanja

Jika sebuah bisnis awalnya hanya berfokus pada profil perusahaan namun ingin merambah ke dunia e-commerce, subdomain menjadi opsi terbaik. Alamat khusus seperti shop.namawebsite.com sering digunakan untuk memasang platform belanja online secara terpisah dari situs profil perusahaan.

Halaman Registrasi, Login, dan Area Anggota

Untuk aplikasi berbasis web yang memerlukan keamanan tingkat tinggi, memisahkan modul pengguna adalah langkah yang bijak. Halaman untuk login atau member biasanya diletakkan pada subdomain tersendiri guna mempermudah pengelolaan sertifikat SSL dan database pengguna.

Persiapan Sebelum Membuat Subdomain

Kesalahan umum yang saya lihat dari para pemula adalah langsung mencoba membuat subdomain tanpa memeriksa kesiapan infrastruktur hosting mereka. Sebelum mengeksekusi instruksi, pastikan Anda telah memenuhi beberapa persyaratan mendasar berikut.

  • Akses penuh ke akun kontrol panel hosting Anda (seperti cPanel).
  • Nama domain utama yang sudah aktif dan terhubung dengan nameserver hosting.
  • Sisa kuota add-on domain atau subdomain pada paket hosting yang Anda sewa.

Langkah Demi Langkah Cara Membuat Subdomain pada Hosting

Prosedur ini menggunakan standar antarmuka cPanel yang menjadi panel kontrol paling populer di berbagai layanan hosting global saat ini. Ikuti urutan langkah di bawah ini secara cermat untuk memastikan domain turunan Anda terbentuk dengan sempurna.

  1. Masuk ke akun cPanel Anda melalui tautan resmi yang diberikan oleh penyedia hosting, biasanya melalui [namadomain.com/cpanel](https://namadomain.com/cpanel) atau melalui member area client.
  2. Cari kolom pencarian di bagian atas dasbor cPanel, ketik kata "Domains", lalu klik pada menu Domains yang muncul di bagian fitur utama.
  3. Setelah halaman manajemen domain terbuka, klik tombol Create A New Domain yang berada di sisi kanan halaman untuk memulai konfigurasi.
  4. Pada kolom text box yang disediakan, masukkan nama subdomain baru beserta domain utama Anda secara lengkap, contohnya: blog.namadomainanda.com.
  5. Pastikan Anda mengosongkan atau menghapus centang pada opsi "Share document root" agar direktori penyimpanan file subdomain terpisah secara mandiri dari domain utama.
  6. Tentukan nama folder untuk direktori penyimpanan file pada kolom Document Root, secara otomatis sistem akan mengisi nama yang sesuai dengan subdomain Anda.
  7. Klik tombol Submit atau Create untuk memproses pembuatan ke dalam sistem DNS hosting.

Dari pengalaman saya menangani berbagai jenis hosting, proses pembuatan ini biasanya hanya memakan waktu beberapa detik di dalam sistem panel kontrol. Namun, file website baru belum bisa langsung diakses secara instan oleh publik di internet karena adanya proses teknis pada jaringan global.

Cara Membuat Subdomain di cPanel | Amin Nur Rais

Proses Propagasi DNS Setelah Subdomain Berhasil Dibuat

Setelah menekan tombol submit, subdomain Anda tidak selalu langsung aktif ketika diakses melalui browser. Fenomena ini dinamakan dengan masa propagasi DNS, yaitu waktu yang dibutuhkan oleh server di seluruh dunia untuk memperbarui catatan silsilah internet yang baru saja Anda buat.

Masa tunggu propagasi ini bervariasi, mulai dari hitungan menit hingga maksimal 1×24 jam, tergantung pada penyedia layanan internet yang digunakan oleh pengunjung. Untuk mempercepat pengujian, Anda bisa membersihkan cache pada browser atau menggunakan koneksi internet alternatif saat memeriksa status keaktifan domain turunan tersebut.

Perbandingan Struktur URL dan Biaya Pembuatan Alamat Website
Jenis Alamat Web Contoh Struktur URL Biaya Registrasi
Subdirektori [biznetgio.com/product/dedicated-hosting](https://biznetgio.com/product/dedicated-hosting) Gratis
Subdomain [plesk.biznetgio.com/dedicated-hosting](https://plesk.biznetgio.com/dedicated-hosting) Gratis
Domain Utama Kedua internet.com Berbayar

Langkah Lanjutan Setelah Subdomain Aktif

Ketika domain turunan Anda sudah berhasil mengarah ke folder direktori yang tepat, jangan lupa untuk langsung memasang sertifikat keamanan SSL. Sebagian besar hosting saat ini sudah menyediakan fitur AutoSSL gratis yang akan mendeteksi dan mengamankan alamat baru Anda secara otomatis dalam beberapa jam.

Langkah berikutnya adalah masuk ke menu File Manager di cPanel untuk mulai mengunggah file HTML website Anda atau memasang CMS seperti WordPress melalui fitur otomatis. Pastikan semua file website dimasukkan ke dalam folder Document Root spesifik yang telah diatur pada langkah sebelumnya agar tidak tercampur dengan data dari website utama.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang