Timnas Indonesia Menyongsong Empat Perubahan Besar pada Tahun 2026

25 Juni 2026, 02:16 WIB

Timnas Indonesia bersiap melangkah dengan atmosfer baru pada Tahun Baru 2026 setelah dipastikan gagal menembus kualifikasi Piala Dunia 2026. Perubahan paling mencolok terjadi pada sektor juru taktik skuad Garuda yang segera mengumumkan nakhoda anyar dalam beberapa hari ke depan. Dilansir dari Papanskor, sosok pelatih asal Inggris berusia 50 tahun, John Herdman, muncul sebagai kandidat paling kuat untuk menukari tim nasional.

John Herdman diproyeksikan menggantikan Patrick Kluivert yang dicopot usai kegagalan membawa Indonesia melaju ke putaran final Piala Dunia 2026.

Sebelumnya, Patrick Kluivert ditunjuk oleh federasi untuk menggantikan posisi yang ditinggalkan oleh Shin Tae-yong pada awal periode 2025. Penyegaran juga menyasar seragam tempur Timnas Indonesia yang bakal disuplai oleh mitra korporat baru mulai periode kompetisi ini.

Dua jenama olahraga internasional, Adidas dari Jerman dan Kelme dari Spanyol, menjadi kandidat terkuat sebagai pemasok resmi jersei Garuda. Adidas telah memperkuat eksistensinya di tanah air lewat kemitraan bersama PT LIB untuk menyediakan bola dan perlengkapan wasit BRI Super League.

Merek asal Jerman tersebut saat ini juga bertindak sebagai produsen resmi apparel untuk klub kasta tertinggi, PSM Makassar. Sementara itu, Kelme memegang kontrak kemitraan bersama Persib Bandung yang merupakan jawara kompetisi domestik musim 2023/24 dan 2024/25.

Debut di FIFA Series 2026 dan Tuan Rumah Turnamen

Agenda baru lainnya adalah partisipasi perdana Jay Idzes dan kolega dalam turnamen uji coba resmi besutan federasi internasional, FIFA Series 2026.

Program ini dirancang untuk memfasilitasi pertandingan uji coba internasional bagi negara-negara yang tidak memiliki jadwal tanding pada jeda kalender FIFA. Edisi perdana ajang ini bergulir pada 2024 di lima negara, yakni Aljazair, Azerbaijan, Mesir, Arab Saudi, dan Sri Lanka dengan total 24 peserta. Negara peserta pada edisi perdana di antaranya Aljazair, Bolivia, Afrika Selatan, Andorra, Bulgaria, Azerbaijan, Tanzania, Mongolia, Kroasia, Mesir, Tunisia, dan Selandia Baru.

Ikut serta pula Tanjung Verde, Guyana, Guinea Khatulistiwa, Kamboja, Guinea, Brunei, Bermuda, Vanuatu, Afrika Tengah, Sri Lanka, Papua Nugini, dan Bhutan.

Pada versi 2026, ekspansi dilakukan dengan menunjuk sembilan negara penyelenggara termasuk Indonesia, Australia, Azerbaijan, Kazakhstan, Mauritius, Selandia Baru, Puerto Riko, Rwanda, dan Uzbekistan. Untuk seri yang dimainkan di Indonesia, Saint Kitts dan Nevis dipastikan menjadi salah satu kontestan yang akan menjajal kekuatan tuan rumah.

Sementara itu, grup Selandia Baru sudah memastikan komposisi lengkap yang diisi oleh tuan rumah, Tanjung Verde, Chile, dan Finlandia. Keterlibatan dalam turnamen ini sekaligus menjadi panggung pertama bagi skuad Garuda untuk beradaptasi dengan sistem taktik milik pelatih baru.

Pergeseran Jadwal Kejuaraan ASEAN 2026

Perubahan besar terakhir menyasar turnamen regional Piala AFF 2026 atau ASEAN Championship 2026 yang mengalami pergeseran jadwal masif. Kompetisi dua tahunan yang biasanya bergulir pada akhir tahun genap ini untuk pertama kalinya akan diselenggarakan pada pertengahan tahun. Berdasarkan rilis resmi AFF, turnamen sepak bola Asia Tenggara ini dijadwalkan berlangsung mulai 24 Juli hingga 26 Agustus 2026.

Jadwal baru ini bergulir tepat setelah rampungnya Piala Dunia 2026, sehingga menjadi opsi hiburan bagi para pencinta sepak bola nasional.

Format baru ini memicu dinamika menarik mengenai ketersediaan pemain terbaik Indonesia karena turnamen bergulir di tengah masa transisi musim klub.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang