Marwan dan Aisyah Bersiap Debut di Malaysia Open 2026

25 Juni 2026, 09:31 WIB

Persaingan dalam perebutan gelar juara turnamen bulu tangkis Malaysia Open 2026 resmi bergulir di Stadium Axiata Arena, Bukit Jalil, Kuala Lumpur. Kompetisi pembuka tahun tingkat Super 1000 ini memulai laga babak 32 besar pada hari pertama, Selasa (6/1/2026).

Indonesia mengirimkan 9 wakil yang tersebar di lima sektor berbeda. Salah satu yang mencuri perhatian adalah kemunculan pasangan ganda campuran debutan, Marwan Faza dan Aisyah Salsabila Putri Pranata.

Turnamen ini menjadi panggung perdana bagi Marwan dan Aisyah dalam kompetisi di atas level Super 500, khususnya kategori tinggi Super 1000. Laga perdana mereka baru dijadwalkan berlangsung pada hari kedua.

Dikutip dari Papanskor, jadwal resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) menunjukkan bahwa Marwan dan Aisyah bakal menantang wakil Prancis, Julen Maio dan Lea Palermo, pada hari kedua babak 32 besar, Rabu (7/1/2026).

Pasangan muda ini memiliki catatan impresif sepanjang tahun 2025. Marwan yang berusia 21 tahun dan Aisyah yang menginjak 22 tahun sukses mengoleksi empat gelar juara pada turnamen tingkat Super 100.

Kesempatan mencicipi atmosfer kompetisi kasta tertinggi membuat keduanya merasa sangat termotivasi serta antusias guna memperlihatkan kemampuan terbaik mereka di lapangan.

"Perasaannya pasti senang dipercaya buat pertandingan di level 1000 ini. Saya sangat bersemangat menyambut debut di Malaysia Open," ungkap Marwan Faza melalui siaran pers Humas PP PBSI, Senin (6/1).

"Tidak terbayangkan akhirnya bisa debut di Super 1000. Kami ingin menampilkan permainan yang baik," imbuh Aisyah.

Kesiapan mental menjadi aspek krusial yang paling diperhatikan oleh pasangan ini dalam masa persiapan menjelang pertandingan pembuka mereka.

"Harus percaya sama kemampuan masing-masing, kemampuan diri sendiri juga. Pelatih percaya kami turun di ajang sebesar ini jadi kami juga harus percaya kalau kami mampu," kata Faza.

"Kami harus siap dan 'in' dari awal di level ini. Feeling mainnya dan penempatan bola harus langsung prima," Aisyah, menambahkan.

PP PBSI menilai ganda campuran peringkat ke-22 dunia tersebut sudah saatnya naik kelas ke kompetisi yang lebih tinggi. Evaluasi ini berdasar pada raihan empat gelar BWF Tour Super 100 serta capaian semifinalis di Syed Modi Super 300.

"Dari turnamen Super 100 itu kami coba buat membangun kepercayaan diri lagi. Alhamdulillah dapat beberapa gelar dan cukup berpengaruh positif pada keyakinan kami," lanjut Faza.

Marwan dan Aisyah berkomitmen memberikan performa maksimal pada penampilan perdana mereka di level Super 1000 ini. Mereka memendam harapan untuk membuat kejutan dengan menumbangkan para pemain unggulan.

"Tapi yang terpenting adalah bagaimana mengeluarkan permainan yang baik dan bagus," ungkap Faza.

Melihat bagan undian, Marwan dan Aisyah menempati posisi pool bawah. Jika berhasil mendepak Julen Maio dan Lea Palermo, tantangan dari wakil Eropa lainnya sudah menanti di babak berikutnya.

Lawan potensial mereka pada laga selanjutnya kemungkinan besar adalah ganda campuran utama Prancis sekaligus unggulan kelima turnamen, Tom Gicquel dan Delphine Delrue.

Indonesia sendiri mempunyai dua amunisi pada sektor ganda campuran untuk ajang Malaysia Open 2026. Selain Marwan dan Aisyah, tim Merah Putih juga mengandalkan Jafar Hidayatullah dan Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang