Turnamen bulutangkis Malaysia Open 2026 melanjutkan pertandingan babak 32 besar pada hari kedua, Rabu (7/1/2026). Sebanyak 40 laga akan digelar di tiga lapangan Stadium Axiata Arena Bukit Jalil, Kuala Lumpur. Dilansir dari Papanskor, sebanyak delapan wakil Indonesia siap berjuang memperebutkan tiket babak 16 besar.
Turnamen pembuka tahun ini menawarkan total hadiah sebesar 1.450.000 dolar Amerika Serikat. Berdasarkan data dari laman resmi BWF, perjuangan tim Merah Putih dibuka melalui laga perang saudara di sektor ganda putra. Pasangan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani ditantang oleh Raymond Indra/Nikolaus Joaquin pada partai keempat di lapangan tiga.
Sektor ganda putri Indonesia yang hanya menyisakan satu wakil akan diwakili oleh Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari. Mereka dijadwalkan menghadapi pasangan India, Treesa Jolly/Gopichand Pullela, pada partai kelima di lapangan satu.
Sementara itu, ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri bakal bertanding di lapangan dua. Pasangan ini akan bersua dengan wakil Taiwan, Fang Chih Lee/Fang Jen Lee, pada partai kelima. Pada sektor ganda campuran, Marwan Faza/Aisyah Salsabila akan melakoni debut turnamen level Super 1000 dengan melawan Julien Maio/Lea Palermo asal Prancis di lapangan tiga partai kedelapan. Pasangan yang meraih empat gelar Super 100 tahun lalu ini menjadi harapan terakhir setelah Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta gugur.
Tunggal putra Jonatan Christie juga akan bermain di lapangan tiga pada partai kesembilan untuk menghadapi Lee Chia Hao dari Taiwan. Di lapangan berbeda, Alwi Farhan harus bertemu lawan tangguh asal Prancis, Alex Lanier, pada partai kesepuluh di lapangan satu. Sektor tunggal putra Indonesia mengusung misi besar untuk menyudahi paceklik gelar di Malaysia Open. Catatan sejarah menunjukkan bahwa tunggal putra Indonesia belum pernah juara lagi sejak Taufik Hidayat memenanginya pada tahun 2000.
Pada nomor tunggal putri, Putri Kusuma Wardani menjadi tumpuan tunggal Indonesia setelah Gregoria Mariska absen akibat pemulihan vertigo. Putri KW dijadwalkan bertanding melawan wakil Jepang, Manami Suizu, pada partai kesepuluh di lapangan tiga. Indonesia tercatat gagal membawa pulang gelar pada dua edisi terakhir Malaysia Open, yaitu tahun 2024 dan 2025. Kali terakhir wakil Indonesia merebut podium tertinggi adalah melalui ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto pada edisi 2023.







