Harga Emas Dunia Hari Ini Bangkit ke Level USD4.012 per Troy Ons Usai Data Inflasi AS Rilis

26 Juni 2026, 05:12 WIB

Harga emas dunia hari ini bergerak naik ke level USD4.012,09 per troy ons pada perdagangan Jumat, 26 Juni 2026. Nilai komoditas tersebut menguat sebesar 0,27 persen setelah laporan inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE) Amerika Serikat terbaru dirilis sesuai dengan ekspektasi pasar.

Sebelumnya, harga emas sempat tertekan hingga jatuh ke level USD3.997,43 per troy ons di awal pembukaan pasar. Penguatan ini menjadi angin segar bagi para pelaku investasi emas global setelah komoditas berharga tersebut mengalami tren penurunan dalam beberapa hari berturut-turut.

Berdasarkan data yang dihimpun dari pasar komoditas, harga emas dunia ditutup di level USD4.000,42 per troy ons pada Rabu malam. Angka tersebut mencerminkan penurunan tajam sebesar 2,63 persen, yang juga menjadi posisi terendah komoditas ini sejak 7 November 2025.

Penguatan dolar Amerika Serikat sempat menjadi penyebab harga emas turun secara drastis dalam dua hari beruntun dengan akumulasi pelemahan mencapai 4,53 persen. Namun, kesesuaian data inflasi PCE dengan proyeksi pasar berhasil menahan kejatuhan lebih dalam dan memicu aksi beli kembali.

Fenomena mengenai "kenapa harga emas dunia naik turun" secara dinamis belakangan ini sangat dipengaruhi oleh kebijakan moneter bank sentral AS dan pergerakan yield obligasi. Investor cenderung mengamankan aset mereka pada instrumen safe haven seperti emas ketika ketidakpastian makroekonomi mereda.

Perbandingan Kinerja Historis Emas

Meskipun pasar mengalami volatilitas jangka pendek, performa jangka panjang logam mulia ini dinilai masih cukup solid. Berdasarkan data komoditas terbaru, persentase imbal hasil Emas terhadap Dolar AS (XAUUSD) menunjukkan catatan sebagai berikut:

  • Kinerja 1 Hari: -0,33 persen
  • Kinerja 5 Hari: -5,19 persen
  • Kinerja 1 Bulan: -12,80 persen
  • Kinerja 6 Bulan: -11,47 persen
  • Kinerja Year to Date (YTD): -7,86 persen
  • Kinerja 1 Tahun: +19,97 persen
  • Kinerja 5 Tahun: +124,58 persen
  • Kinerja 10 Tahun: +214,71 persen

Sebagai perbandingan historis yang lebih luas, emas mencatat rekor tertinggi sepanjang masa sebesar USD5.608,35 per troy ons pada Januari 2026 lalu sebelum terjadinya eskalasi konflik Iran. Selama 25 tahun terakhir, emas terbukti memberikan imbal hasil rata-rata 15 persen per tahun terhadap mata uang domestik yang mengalami depresiasi.

Harga Emas Dunia Melemah ke Level US.083 per Troy Ons Imbas Sentimen The Fed | Nusantara TV

Perbandingan Harga Komoditas Global

Selain melihat grafik harga emas terbaru, pelaku pasar juga mencermati pergerakan komoditas logam lainnya yang ikut bergerak variatif pada periode perdagangan pekan ini. Pasar menunjukkan reaksi positif yang merata pada beberapa sektor logam industri.

Berikut adalah data perbandingan harga beberapa komoditas sektor logam per 25 Juni 2026 berdasarkan rilis resmi pasar komoditas internasional:

Tabel Pergerakan Harga Komoditas Logam Dunia Per Juni 2026
Jenis Komoditas Harga Terkini (USD) Perubahan Harian Perubahan Bulanan Perubahan Tahunan
Emas (per troy ons) 4.027,14 +0,69% -10,71% +20,99%
Perak (per ons) 57,85 +0,85% -24,82% +57,79%
Tembaga (per pon) 6,06 +2,02% -4,78% +19,59%

Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan.

Prediksi Harga Emas Masa Depan

Meskipun saat ini harga emas sedang mengalami koreksi dari level tertingginya, sejumlah analis tetap optimis terhadap keuntungan investasi emas jangka panjang. Evaluasi makroekonomi menunjukkan bahwa potensi penguatan masih terbuka lebar di masa mendatang.

Berdasarkan model makro global Trading Economics dan proyeksi para analis pasar, komoditas emas diproyeksikan akan diperdagangkan di level USD4.161,84 per troy ons pada akhir kuartal ini. Lebih lanjut, harga emas dunia diperkirakan dapat mencapai level USD4.527,47 per troy ons dalam kurun waktu 12 bulan ke depan.

Pergerakan nilai tukar mata uang global serta laju inflasi di negara-negara maju diprediksi masih akan menjadi motor penggerak utama bagi instrumen emas. Pelaku pasar kini terus memantau indikator ekonomi lanjutan untuk mengambil langkah strategis dalam portofolio investasi mereka.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang