Gelar juara Indonesia Masters 2026 berhasil diamankan oleh tunggal putra Alwi Farhan. Kompetisi yang berlangsung di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta tersebut menjadi momen pembuktian bagi sang pemain.
Dikutip dari Papanskor, Alwi Farhan naik ke podium tertinggi setelah menumbangkan pebulutangkis asal Thailand, Panitchapon Teeraratsakul. Ia menang lewat pertandingan dua gim langsung dengan skor 21-5 dan 21-6.
Kemenangan ini memastikan Indonesia mengamankan satu gelar di turnamen BWF level Super 500 tersebut. Pebulutangkis yang kini berusia 20 tahun itu sekaligus mencatatkan diri sebagai wakil Indonesia pertama yang meraih gelar BWF World Tour pada musim 2026.
Sebelum gelaran ini, skuad bulutangkis Indonesia sempat melewati dua turnamen awal tahun tanpa raihan gelar. Kegagalan tersebut terjadi pada ajang Malaysia Open 2026 Super 1000 dan India Open 2026 Super 750.
Setelah merampungkan kompetisi di Jakarta, Alwi Farhan dijadwalkan langsung bertolak untuk mengikuti turnamen Thailand Masters 2026 yang bergulir mulai Selasa, 27 Januari 2026.
Pada turnamen Thailand Masters 2026, Alwi Farhan menempati posisi unggulan kedua. Posisi unggulan pertama ditempati oleh Loh Kean Yew asal Singapura, diikuti Jason Teh dari Singapura sebagai unggulan ketiga, dan Brian Yang dari Kanada di posisi unggulan keempat.
Absennya sejumlah pemain papan atas dunia membuka peluang besar bagi Alwi Farhan untuk kembali memperebutkan podium juara. Namun, ia harus menjaga konsistensi permainan dan mengantisipasi faktor kelelahan fisik.
Seusai mengamankan takhta juara di Indonesia Masters 2026, Juara Dunia Junior 2023 tersebut menegaskan ambisinya untuk mengejar target yang lebih tinggi.
Pebulutangkis kelahiran Solo ini menargetkan turnamen-turnamen bergengsi dunia serta berambisi membela Indonesia di ajang multi-event.
"Ke depan tentu kami mengejar turnamen level 750 dan 1000, seperti All England, Kejuaraan Dunia, Asian Games, hingga Olimpiade. Target jangka pendek sudah mulai dibidik dari sekarang agar bisa memantaskan diri tampil di Olimpiade," ujar Alwi.
Pencapaian di Istora Senayan ini menjadi catatan istimewa bagi perjalanan karier Alwi Farhan. Ia menjadi tunggal putra nasional pertama yang memutus kebuntuan gelar juara BWF World Tour tahun ini.
Dua pekan sebelumnya, Jonatan Christie sebenarnya memiliki peluang serupa saat menembus partai final India Open 2026 Super 750. Namun, Jonatan harus puas menjadi runner-up setelah kalah dari wakil Taiwan, Lin Chun Yi.
Kesempatan emas di laga final kali ini tidak disia-siakan oleh Alwi Farhan. Trofi Indonesia Masters 2026 menjadi gelar perdana bagi dirinya untuk turnamen BWF level Super 500.
Sebelumnya, Alwi Farhan baru merasakan gelar juara di level senior pada ajang Macau Open 2025 yang berkategori BWF Super 300. Trofi di Macau tersebut merupakan pencapaian pertamanya di panggung BWF World Tour sebelum akhirnya naik kelas pada musim 2026.







