Zina Surah Al Isra 32 Menyesal, Ini Cara Shalat Taubat 2 Rakaat agar Diampuni

27 Juni 2026, 04:53 WIB

Artikel ini menyajikan panduan cara shalat taubat zina minimal 2 rakaat untuk membersihkan diri dari dosa besar secara mendalam. Kesalahan masa lalu terkait hubungan di luar nikah sering kali meninggalkan beban mental dan spiritual yang sangat berat bagi seseorang.

Melalui pendekatan yang tulus, setiap hamba memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan mendapatkan ampunan dari Allah SWT. Penyesalan yang tulus harus diiringi dengan langkah nyata yang sesuai dengan petunjuk syariat.

Ahmad Sarwat menyatakan salat taubat disyariatkan bagi mereka yang ingin sadar dan insaf dari dosa serta maksiat untuk kembali kepada Allah SWT. Langkah awal penyesalan ini harus dimulai sesegera mungkin tanpa menunda-nunda waktu.

Zina merupakan salah satu dosa besar yang sangat dilarang dalam agama Islam karena merusak tatanan sosial dan kehormatan diri. Larangan yang sangat tegas mengenai perbuatan keji ini tercantum jelas di dalam kitab suci.

Al-Qur'an Surah Al-Isra' Ayat 32 memuat larangan dan penjelasan bahwa zina adalah perbuatan keji serta jalan yang buruk. Memahami esensi ayat ini menjadi fondasi utama bagi seseorang untuk membangkitkan rasa penyesalan yang mendalam di dalam hati.

Dalam kasus yang sering saya temui, kesadaran akan buruknya dampak zina biasanya muncul setelah seseorang merenungkan makna dari ayat tersebut. Kesadaran inilah yang menjadi motor penggerak utama untuk melakukan taubat nasuha.

3 Syarat Utama Taubat yang Harus Dipenuhi

Sebelum mendirikan shalat, ada beberapa ketetapan hati yang wajib tertanam di dalam jiwa agar proses pembersihan dosa berjalan maksimal. Taubat tidak akan dianggap sah jika hanya diucapkan di lisan tanpa ada perubahan perilaku nyata.

Berdasarkan panduan syariat, terdapat 3 syarat utama taubat yang wajib dipenuhi oleh setiap Muslim yang ingin kembali ke jalan yang lurus:

  • Menyesali perbuatan dosa secara mendalam dan mengakui kesalahan di hadapan Allah SWT.
  • Berhenti dari maksiat tersebut saat ini juga dan memutuskan semua jalur yang bisa mendekatkan kembali pada zina.
  • Berjanji tidak mengulangnya lagi di masa depan dengan komitmen yang teguh dan kuat.

Kesalahan umum yang saya lihat adalah seseorang terburu-buru melakukan shalat taubat namun masih membuka celah untuk berkomunikasi dengan pasangan zinanya. Ketiga syarat di atas harus terpenuhi secara akumulatif sebelum Anda menghamparkan sajadah.

Waktu Pelaksanaan Shalat Taubat Beserta Batasannya

Meskipun shalat taubat bisa dilakukan kapan saja ketika seseorang menyesali dosanya, ada pembagian waktu yang perlu dipahami dengan baik. Anda dapat melaksanakannya pada waktu-waktu luang di luar waktu shalat fardhu.

Pelaksanaan ibadah ini dianjurkan dilakukan pada waktu yang mustajab agar proses kontemplasi dan doa berjalan lebih khusyuk. Berikut adalah rincian waktu pelaksanaan yang bisa menjadi pilihan Anda:

  • Waktu pelaksanaan dhuha: Sekitar 30 menit setelah matahari terbit hingga sekitar 30 menit sebelum adzan dzuhur.
  • Waktu pelaksanaan dzuhur: Dari waktu dzuhur hingga sekitar 30 menit sebelum adzan maghrib.
  • Waktu pelaksanaan maghrib: Dari waktu maghrib hingga sekitar 30 menit sebelum matahari terbit pada keesokan harinya.

Dari pengalaman saya menangani konsultasi ibadah, waktu malam hari setelah shalat isya atau sepertiga malam terakhir adalah momen yang paling direkomendasikan. Suasana yang sunyi akan membantu Anda lebih fokus dalam mengakui segala kesalahan.

Tata Cara Shalat Taubat Zina Langkah demi Langkah

Secara umum, jumlah minimal rakaat pelaksanaan salat taubat adalah 2 rakaat. Namun, Anda juga diperbolehkan menambah jumlah rakaat tersebut sesuai dengan kemampuan dan tingkat kekhusyukan yang ingin dicapai.

Jumlah rakaat salat taubat yang dilakukan harus dalam bilangan genap (2, 4, atau 6 rakaat) dengan melakukan salam setiap dua rakaat. M. Khalilurrahman Al Mahfani menguraikan urutan dan tata cara pelaksanaan salat taubat secara berurutan.

Tata Cara Shalat Taubat Nasuha Karena Zina | Mas Moedin

Untuk memudahkan Anda dalam mempraktikkannya, berikut adalah langkah-langkah berurutan cara shalat taubat zina yang benar dan sesuai sunnah:

  1. Membaca niat shalat taubat di dalam hati bersamaan dengan takbiratul ihram. Saiful Hadi El-Sutha menguraikan bacaan niat salat taubat zina yang dapat dilafalkan sebelum shalat.
  2. Membaca Surah Al-Fatihah dilanjutkan dengan membaca surah pendek Al-Qur'an pada rakaat pertama.
  3. Melakukan ruku', i'tidal, dan sujud dua kali dengan tumakninah seperti shalat pada umumnya.
  4. Bangkit berdiri untuk melaksanakan rakaat kedua dengan urutan yang sama seperti rakaat pertama.
  5. Duduk tasyahud akhir dengan membaca shalawat nabi secara khusyuk.
  6. Mengakhiri shalat dengan melakukan salam ke arah kanan dan kiri.

Pastikan setiap gerakan dilakukan secara perlahan dan tidak tergesa-gesa agar esensi dari taubat itu sendiri dapat meresap ke dalam jiwa. Kekhusyukan menjadi kunci utama diterimanya ibadah sunnah yang satu ini.

Bacaan Niat, Doa Pengakuan, dan Istighfar Setelah Shalat

Setelah menyelesaikan shalat dengan salam, jangan langsung beranjak dari tempat duduk Anda. Duduklah dengan tenang, tundukkan kepala, lalu mulailah membaca istighfar dan doa-doa pengakuan dosa.

Tahap setelah salam ini merupakan inti dari pengakuan hamba atas segala kezaliman yang telah diperbuatnya selama hidup di dunia. Manfaatkan momen ini untuk menumpahkan segala air mata penyesalan.

Al-Qur'an Surah Al-A'raf Ayat 23 memuat doa pengakuan dosa/kezaliman diri yang sangat dianjurkan untuk dibaca berulang-ulang setelah selesai shalat. Ayat ini berbunyi tentang pengakuan bahwa jika Allah tidak mengampuni dan membawa rahmat, maka kita termasuk orang yang rugi.

Aturan Ringkas Jumlah Rakaat dan Batasan Waktu Shalat Taubat
Parameter Ibadah Jumlah Minimal Opsi Jumlah Rakaat Aturan Salam
Rakaat Shalat 2 rakaat 2, 4, atau 6 rakaat Setiap dua rakaat

Melakukan shalat taubat merupakan bentuk pengakuan tertinggi seorang hamba bahwa dirinya lemah dan membutuhkan ampunan serta perlindungan dari zat yang Maha Kuasa. Gunakan kesempatan hidup yang masih ada saat ini untuk membersihkan lembaran hitam masa lalu.

Langkah terbaik setelah melakukan shalat taubat adalah dengan konsisten menjaga diri dari lingkungan yang buruk. Menjauhi segala bentuk komunikasi atau kesempatan yang bisa memicu kembali perbuatan zina adalah benteng pertahanan terbaik bagi keimanan Anda yang baru kembali pulih.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang