Jonatan Christie dan Raymond/Joaquin Lolos ke Final Indonesia Open 2026

27 Juni 2026, 07:46 WIB

Indonesia berpeluang mengamankan dua gelar juara dalam turnamen bulu tangkis Indonesia Open 2026. Kompetisi bergengsi ini diselenggarakan di Istora Senayan, Jakarta. Seperti dilansir dari Papanskor, kepastian tiket final tersebut diperoleh setelah babak semifinal rampung digelar pada Sabtu (6/6/2026).

Dua wakil tuan rumah sukses menumbangkan lawan-lawannya. Pemain tunggal putra Jonatan Christie menjadi wakil pertama yang melaju. Langkah tersebut kemudian diikuti oleh pasangan ganda putra debutan, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.

Jonatan Christie melewati laga sengit pada partai kelima semifinal melawan tunggal putra Thailand, Panitchaphon Teeraratsakul. Pemain muda berusia 21 tahun itu sempat memberikan perlawanan ketat.

Berdasarkan data bwfbadminton.com, Panitchaphon Teeraratsakul mengamankan game pertama dengan kemenangan 21-16. Ia sebelumnya tercatat menumbangkan Lu Guangzu, Li Shifeng, dan Alex Lanier. Namun, Jonatan Christie bangkit pada game kedua dan menang telak 21-10. Pada game penentuan, pemain yang akrab disapa Jojo ini tampil dominan dan menutup laga dengan skor 21-12.

Hasil ini sekaligus menandai final pertama Jonatan Christie dalam ajang Indonesia Open. Pencapaian tersebut diraih sejak keikutsertaan pertamanya pada musim 2015 silam.

Kemenangan Raymond/Joaquin dalam Derbi Indonesia

Tiket final kedua didapat melalui sektor ganda putra yang menyajikan duel sesama pemain Indonesia. Raymond Indra/Nikolaus Joaquin berhadapan dengan senior mereka, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani.

Raymond/Joaquin memenangkan laga dalam dua game langsung dengan skor 21-15 dan 21-18. Pertandingan penutup babak semifinal tersebut berlangsung dalam durasi 33 menit.

Keberhasilan ini mengantarkan Raymond/Joaquin ke partai puncak pada penampilan perdana mereka di Indonesia Open. Sebaliknya, Sabar/Reza gagal mengulang capaian final mereka pada edisi 2025 lalu.

Ganda Putri Terhenti di Semifinal

Tuan rumah sebenarnya berpotensi mengirimkan tiga wakil ke final turnamen level Super 1000 dengan total hadiah 1.450.000 dolar ini. Namun, langkah ganda putri Indonesia harus terhenti.

Pasangan Febi Setianingrum/Rachel Allesya Rose harus mengakui keunggulan wakil China, Liu Sheng Shu/Tan Ning. Febi/Rose kalah dua game langsung dari unggulan pertama tersebut dengan skor 17-21 dan 16-21.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang