Pemerintah Kota Surabaya menggelar kompetisi mobil remote control (RC) offroad di Hutan Cemara Pakal untuk menyemarakkan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) Ke-733 dengan menggandeng Indonesia Offroad Federation (IOF) dan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI).
Perhelatan unik ini berhasil menarik minat lebih dari 100 peserta dari berbagai daerah, seperti Yogyakarta hingga Banyumas, sebagaimana dilansir dari Papanskor. Pengadaan ajang ini ditujukan sebagai wadah bagi komunitas penikmat mobil RC sekaligus menjadi strategi optimalisasi lahan selama masa pemeliharaan trek.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya, Nanik Sukristina, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi didasari oleh karakteristik tanah dan lanskap Hutan Cemara Pakal yang sangat sesuai untuk jalur offroad RC.
“Kami menyelenggarakan kompetisi ini untuk mewadahi komunitas-komunitas yang aktif di mobil remote control offroad. Selain itu, tujuannya adalah untuk lebih menggiatkan dan mengenalkan Hutan Cemara Pakal kepada masyarakat luas, sekaligus menggerakkan UMKM di sekitar,” ujar Nanik Sukristina, Kepala DKPP Kota Surabaya.
Saat ini, Pemerintah Kota Surabaya tengah melakukan perbaikan dan pemeliharaan pada trek offroad utama karena adanya kendala lintasan berair yang memicu korosi pada kendaraan peserta. Tingginya antusiasme masyarakat dalam kejuaraan ini memicu rencana pemerintah setempat untuk menyediakan fasilitas yang lebih permanen.
"Ke depan, kami sudah merencanakan untuk membuat trek yang permanen. Jadi kalau ada komunitas yang mau berlatih atau ada event lagi di Pakal, jalurnya sudah siap," tambah Nanik Sukristina, Kepala DKPP Kota Surabaya.
Perlombaan dilaksanakan menggunakan sistem akumulasi nilai dari empat titik start berbeda yang wajib dilewati seluruh peserta. Kompetisi ini bersifat inklusif bagi seluruh kelompok usia, mulai dari kategori anak-anak usia SMP hingga kelas dewasa berumur 30–40 tahun.
“Perlombaan dibagi berdasarkan spesifikasi mesin mobil RC, yaitu kategori FFA, Scale 1.9 dan Hardbody,” ungkap Nanik Sukristina, Kepala DKPP Kota Surabaya.
Pemerintah daerah melihat adanya potensi besar dari kejuaraan ini untuk dikembangkan lebih jauh dalam skala nasional pada masa mendatang.
“Ke depan, kejuaraan ini berpotensi besar untuk dijadikan agenda rutin tahunan di bawah naungan KORMI, yang nantinya diproyeksikan menuju Pekan Olahraga Tradisional Nasional (Pornas) khusus RC offroad,” pungkas Nanik Sukristina, Kepala DKPP Kota Surabaya.







