PAPANSKOR.COM – Diunggulkan menang atas Paraguay di babak 32 besar, Jerman justru harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 lebih cepat.
Jerman tersingkir dari perburuan gelar juara setelah dikalahkan Paraguay lewat drama adu penalti pertama di babak gugur Piala Dunia 2026.
Kekalahan ini menjadi penegas bahwa Jerman memang tidak tampil istimewa di Piala Dunia 2026, meski sempat pesta gol di pertandingan pertama mereka.
Jerman main lambat, tertinggal di babak pertama
Duel Jerman vs Paraguay di Foxborough berlangsung dalam tempo lambat. Jerman yang bermain dengan skema 4-2-3-1, kesulitan menciptakan peluang.
Trio Florian Wirtz, Kai Havertz, dan Leroy Sane yang diharapkan menjadi sumber kreativitas bagi lini serang Jerman, nyatanya tidak mampu menembus lini pertahanan Paraguay yang bermain rapat dan disiplin dalam skema 4-4-2.
Akibatnya, Deniz Undav yang oleh Pelatih Jerman, Julian Nagelsmann dimainkan sebagai lone striker, kurang mendapatkan suplai umpan.
Justru Paraguay yang mengejutkan pertahanan Jerman ketika di menit ke-42, Julio Cesar Enciso yang tidak terkawal, menyundul bola dari umpan crossing Matias Galarza. Paraguay pun menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.
Kai Havertz samakan skor, tapi Jerman menemui jalan buntu
Di babak kedua, Nagelsmann memasukkan pemain senior Leon Goretzka menggantikan Felix Nmecha demi memperkuat lini tengah.
Jerman lantas menyamakan skor di menit ke-54 lewat sundulan Kai Havertz. Bisa menyamakan skor membuat Tim Panser–julukan Jerman, semakin bersemangat memburu gol kedua.
Namun, hingga berakhirnya pertandingan, skor masih sama kuat 1-1 sehingga laga berlanjut ke extra time 2×15 menit.
Julian Nagelsmann lantas memasukkan seluruh opsi penyerangnya sebagai upaya untuk menghindari adu penalti.
Di menit ke-101, Jerman sempat mencetak gol lewat sundulan Jonathan Tah. Namun selebrasi gol mereka menjadi sia-sia karena gol tersebut dianulir. Usai peninjauan VAR, ada pelanggaran yang dilakukan pemain Jerman, Waldemar Anton terhadap Orlando Gill, kiper Paraguay.
Hingga babak extra time berakhir, tidak ada gol tercipta. Maka, penentuan pemenang dilakukan lewat adu penalti.
Drama Adu Penalti, Paraguay Lebih Siap
Di babak adu penalti, Jerman memilih untuk mengeksekusi penalti lebih dulu di hadapan para pendukungnya sendiri. Kai Havertz jadi penendang pertama.
Tetapi skenario Jerman langsung berjalan keliru ketika Gill sukses menepis tendangan penalti Havertz yang mengarah ke sisi kiri gawang. Paraguay lantas unggul 3-1 setelah tiga penendangnya sukses menjalankan tugas.
Jerman sempat berada di ujung kekalahan ketika penendang keempat mereka, Nick Woltemade, juga gagal menaklukkan Gill yang tampil tenang membaca arah tendangan.
Andai tendangan penalti penendang keempat Paraguay jadi gol, selesai sudah. Ternyata Arnaldo Sanabria gagal menjalankan tugasnya. Tendangannya melebar ke kanan gawang.
Jerman sempat mendapatkan angin surga ketika penendang kelima mereka, Nadiem Amiri menyamakan skor penalti 3-3 lantas Manuel Neuer berhasil menepis tendangan penendang kelima Paraguay, Fabian Balbuena.
Namun, kegembiraan Jerman berubah seketika saat bola tendangan penendang keenam, Jonathan Tah terbang di atas gawang. La Albirroja Paraguay akhirnya mengunci kemenangan 4-3 melalui penyelesaian tenang Jose Canales.
"Terima kasih Tuhan, saya berhasil menepis dua tendangan penalti. Ini adalah sebuah kehormatan, kami menyingkirkan sang juara. Kemenangan ini saya persembahkan untuk seluruh rakyat Paraguay," ucap Orlando Gill, kiper Paraguay dikutip dari FIFA.com.
Jerman pulang, Paraguay berpotensi jumpa Prancis di babak 16 besar
Kalah adu penalti, Jerman pun tersingkir dari Piala Dunia 2026. Dan itu menjadi puncak dari penampilan minimalis Jerman di Piala Dunia tahun ini. Tim juara dunia tiga kali ini tidak tampil istimewa di Piala Dunia tahun ini.
Jerman memang sempat tampil gagah di awal saat menang besar 7-1 atas tim pendatang baru, Curacao. Lantas menang 2-1 atas Pantai Gading yang membuat mereka lolos sebagai juara grup. Tapi, Jerman kemudian kalah 1-2 dari Ekuador di laga terakhir.
Dalam tiga pertandingan, Jerman tidak pernah clean sheet. Gawang mereka selalu kebobolan yang membuat lini pertahanan jadi sorotan. Termasuk di babak 32 besar melawan Paraguay, mereka juga kembali kebobolan.
Sejak juara Piala Dunia 2014, Jerman sulit menapak babak penting. Di Piala Dunia 2018 dan 2022, mereka bahkan langsung tersingkir di fase grup. Dan kini di babak 32 besar.
Sementara Paraguay, di babak 16 besar akan menghadapi pemenang antara Prancis v Swedia. Banyak pihak menjagokan Prancis yang tampil bagus di fase grup, bakal bisa mengatasi Swedia.






