Prancis dan Inggris dijadwalkan melakoni pertandingan terakhir mereka di Piala Dunia 2026. Kedua tim akan bertarung dalam laga perebutan tempat ketiga di Florida, Amerika Serikat.
Seperti dilansir dari Papanskor, pertandingan ini bakal berlangsung pada Sabtu (18/7) petang waktu setempat atau Minggu (19/7) dini hari waktu Indonesia. Sepak mula laga akan dimulai pukul 04.00 WIB.
Kedua tim sebenarnya mengincar tiket final Piala Dunia 2026, namun sama-sama menelan kekalahan di semifinal. Prancis ditumbangkan Spanyol dengan skor 0-2, sedangkan Inggris menyerah 1-2 dari Argentina.
Pertandingan menghadapi Inggris menjadi momen emosional bagi skuad Les Bleus. Kylian Mbappe beserta rekan-rekannya bertekad mengamankan kemenangan sebagai hadiah perpisahan bagi sang pelatih.
Laga perebutan tempat ketiga ini dipastikan menjadi pengabdian terakhir Didier Deschamps bersama Timnas Prancis. Dia telah memimpin tim nasional tersebut selama hampir 14 tahun atau lebih dari 5.000 hari sejak debut pada 2012.
Bek Prancis, Ibrahima Konate, memberikan penghormatan khusus kepada sang pelatih dalam sesi konferensi pers menjelang pertandingan.
"Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih kepadanya, stafnya, dan semua orang yang telah mendukungnya di sepanjang perjalanan panjangnya bersama tim nasional Prancis, karena ini telah menjadi sebuah jalan yang panjang. Ia telah membawa begitu banyak kegembiraan bagi masyarakat Prancis. Memang benar, ada juga beberapa kekecewaan di sepanjang perjalanan tersebut, tetapi kita tidak boleh melupakan semua kebahagiaan yang telah ia berikan kepada kita," ujar Konate.
Komitmen Skuad Les Bleus
Didier Deschamps menegaskan bahwa seluruh elemen tim tetap serius menatap pertandingan ini. Meski gagal menembus final, dia memastikan Prancis akan tampil habis-habisan di lapangan.
"Kami memang tidak menuju ke pertandingan yang kami harapkan, tetapi kami masih memiliki satu laga untuk dimainkan dan tugas yang harus dituntaskan," ungkap Deschamps.
"Ketika Anda mengenakan jersey Prancis, ini bukan sekadar tentang apa yang Anda dapatkan, melainkan juga tentang apa yang Anda berikan sebagai balasan. Itulah standar yang saya tetapkan untuk diri saya sendiri, untuk staf saya, dan juga untuk para pemain. Kami memiliki tanggung jawab terhadap setiap penggemar Prancis yang telah mengikuti kami dan berbagi dalam setiap momen suka maupun duka."
Catatan Sejarah Tempat Ketiga
Kemenangan di Miami Stadium akan membawa Prancis mencatatkan posisi tiga besar untuk keempat kalinya dalam sejarah Piala Dunia. Sebelumnya, mereka pernah tampil di fase ini pada edisi 1958, 1982, dan 1986.
Dari tiga kesempatan tersebut, Prancis hanya sekali menelan kekalahan, yakni pada Piala Dunia 1982. Oleh karena itu, Deschamps menuntut anak asuhnya kembali membakar semangat juang.
Di sisi lain, Inggris juga membawa misi bangkit setelah ambisi mereka menjuarai Piala Dunia sejak terakhir kali pada 1966 kembali kandas.
"Saya rasa Inggris adalah tim yang sangat padu dengan sejarah sepak bola yang kaya. Kami menantikan tantangan tersebut dan kami akan mengerahkan segalanya untuk meraih kemenangan. Sebagai pelatih kepala, bersama dengan staf saya, kami akan melakukan segalanya untuk menang," sebut Deschamps.






