Rupiah Melemah ke Rp17.963 per Dolar AS, Cek Kurs Bank BUMN dan BCA

27 Juli 2026, 09:02 WIB

Nilai tukar rupiah ditutup melemah 0,15 persen atau turun 27 poin ke level Rp17.963 per dolar AS pada perdagangan jelang akhir pekan ini, Senin, 27 Juli 2026. Pergerakan pasar uang domestik tertekan oleh dinamika ekonomi global, sementara indeks dolar AS tercatat melorot 0,09 persen ke posisi 101,35.

Pelemahan mata uang Garuda terjadi beriringan dengan penurunan di pasar saham domestik. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 1,88 persen ke level 6.196,43 pada sesi perdagangan sebelumnya. Kondisi ini memicu perhatian publik mengenai "kenapa rupiah melemah terhadap dolar" di tengah fluktuasi indeks mata uang Paman Sam.

Para pelaku pasar terus memantau pergerakan harga valuta asing di sejumlah perbankan utama tanah air. Pertanyaan mengenai "berapa nilai tukar rupiah ke dolar" menjadi fokus harian bagi pelaku bisnis ekspor-impor maupun masyarakat yang membutuhkan transaksi valas.

Rincian Kurs Dolar AS di BCA, Bank Mandiri, BRI, dan BNI

Masing-masing bank nasional menetapkan patokan harga jual dan beli dolar AS yang bervariasi sesuai dengan jenis layanannya. Berikut adalah rincian kurs valas di perbankan per 24–25 Juli 2026 yang menjadi acuan transaksi awal pekan ini.

1. Bank Central Asia (BCA)

BCA mencatatkan kurs e-rate untuk transaksi valas melalui e-banking sebesar Rp17.895 untuk beli dan Rp17.995 untuk jual. Sementara itu, untuk layanan TT counter dan bank notes di kantor cabang, BCA menetapkan harga beli Rp17.795 dan harga jual Rp18.070 per dolar AS.

2. Bank Mandiri

Bagi nasabah yang mencari informasi "kurs dollar di bank mandiri sekarang", perseroan menetapkan special rate pada angka Rp17.960 untuk harga beli dan Rp17.990 untuk harga jual. Adapun tarif TT counter dan bank notes Bank Mandiri masing-masing berada di posisi Rp17.750 (beli) dan Rp18.050 (jual).

3. Bank Rakyat Indonesia (BRI)

Bank BRI menetapkan kurs e-rate di level Rp17.937 untuk posisi beli dan Rp17.979 untuk posisi jual. Untuk transaksi lewat teller atau TT counter, BRI memasang tarif beli Rp17.880 dan tarif jual sebesar Rp18.080 per dolar AS.

4. Bank Negara Indonesia (BNI)

Bank BNI menetapkan patokan special rate pada tingkat Rp17.895 untuk beli dan Rp17.995 untuk jual, senada dengan penawaran e-rate perbankan swasta utama.

Tabel Perbandingan Kurs Dolar AS Perbankan

🔴RUTE MENUJU KJRI HONGKONG‼️VLOG TKI HK‼️BANK BCA,BANK MANDIRI,BANK BNI | DENI HK

Berikut ringkasan perbandingan nilai tukar dolar AS terhadap rupiah di empat perbankan besar Indonesia untuk membantu transaksi valuta asing Anda:

Daftar Kurs Beli dan Jual USD/IDR di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI
Perbankan Jenis Kurs Harga Beli (Rp) Harga Jual (Rp)
BCA e-Rate 17.895 17.995
BCA TT Counter / Bank Notes 17.795 18.070
Bank Mandiri Special Rate 17.960 17.990
Bank Mandiri TT Counter / Bank Notes 17.750 18.050
BRI e-Rate 17.937 17.979
BRI TT Counter / Bank Notes 17.880 18.080
BNI Special Rate 17.895 17.995

Memahami Jenis-Jenis Kurs Valas di Perbankan

Dalam transaksi keuangan sehari-hari, masyarakat sering menanyakan "apa itu kurs e-rate dan TT counter" demi mendapatkan nilai tukar terbaik. Pemahaman terhadap opsi ketersediaan kurs sangat penting sebelum melakukan penukaran mata uang.

  • e-Rate / Special Rate: Kurs khusus yang diperuntukkan bagi transaksi secara elektronik atau perbankan digital dengan volume tertentu, umumnya memberikan nilai tukar paling kompetitif.
  • TT Counter (Telegraphic Transfer Counter): Kurs yang berlaku untuk transaksi penukaran valas atau transfer antarbank yang dilakukan secara langsung melalui teller di cabang perbankan.
  • Bank Notes: Kurs yang khusus digunakan untuk transaksi jual beli uang kertas asing fisik di konter cabang bank.

Informasi nilai tukar valuta asing dapat berubah dan berfluktuasi sewaktu-waktu sesuai dengan dinamika pasar finansial. Lakukan pemantauan secara berkala melalui saluran resmi perbankan sebelum bertransaksi.

Pergerakan nilai tukar rupiah dan penetapan kurs valas oleh perbankan nasional akan terus menyesuaikan perkembangan indikator makroekonomi domestik maupun global sepanjang pekan ini.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang