Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menyentuh level Rp18.168,39 per dolar AS untuk kurs jual berdasarkan data Transaksi Bank Indonesia pada akhir pekan ini, Minggu (2/8/2026). Pergerakan mata uang garuda mencerminkan dinamika pasar keuangan global dan domestik menjelang pembukaan perdagangan pekan pertama Agustus 2026.
Berdasarkan data acuan Transaksi Bank Indonesia yang diperbarui pada akhir Juli 2026, Bank Indonesia menetapkan kurs jual dolar Amerika Serikat (USD) sebesar Rp18.168,39 dan kurs beli sebesar Rp17.987,61 per dolar AS. Posisi ini menjadi acuan utama transaksi valuta asing di tingkat perbankan nasional.
Sementara itu, snapshot real-time pergerakan mata uang mencatat pembaruan terakhir pada 31 Juli 2026 pukul 14:53:17 WIB. Transaksi di pasar spot menunjukkan pergerakan ketat di sekitar area tersebut sebelum aktivitas pasar domestik libur pada akhir pekan.
Di sektor perbankan komersial, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memperbarui daftar kurs valuta asingnya. Bank swasta terbesar di Indonesia tersebut menetapkan kurs beli USD berada di kisaran Rp17.870 hingga Rp17.990 per dolar AS, sedangkan kurs jual USD dipatok pada kisaran Rp18.080 hingga Rp18.150 per dolar AS.
Perbandingan Kurs Mata Uang Asing Utama
Selain mata uang dolar Amerika Serikat, Bank Indonesia juga merilis daftar nilai tukar untuk sejumlah mata uang utama dunia lainnya. Pergerakan mata uang kawasan Eropa dan regional menjadi indikator penting dalam arus perdagangan internasional Indonesia.
| Mata Uang | Kurs Jual (IDR) | Kurs Beli (IDR) |
|---|---|---|
| Dolar AS (USD) | 18.168,39 | 17.987,61 |
| Euro (EUR) | 20.781,00 | 20.572,43 |
Mekanisme Kurs Jual dan Beli di Perbankan
Masyarakat yang bertransaksi valuta asing perlu memahami perbedaan dasar operasional perbankan. Pertanyaan warga mengenai "apa itu kurs jual dan kurs beli dollar" kerap muncul saat hendak melakukan penukaran valas di perbankan atau money changer.
Kurs jual merupakan tarif yang digunakan oleh bank atau institusi keuangan saat menjual dolar AS kepada nasabah. Sebaliknya, kurs beli adalah harga yang diterapkan bank ketika membeli dolar AS dari nasabah.
Faktor Pengaruh dan Risiko Valuta Asing
Masyarakat sering mempertanyakan "bagaimana pengaruh dolar terhadap rupiah" dalam aktivitas ekonomi harian. Fluktuasi nilai tukar dolar AS secara langsung mempengaruhi biaya impor barang baku, harga komoditas impor, hingga beban utang luar negeri berdenominasi valas.
Pergerakan mata uang ini juga mendasari perhatian pelaku pasar modal dan investor global. Bagi individu yang mengelola aset valas, memahami "risiko trading mata uang asing" sangat penting karena volatilitas kurs dapat terjadi sewaktu-waktu dipengaruhi oleh kebijakan suku bunga acuan global dan kondisi geopolitik.
Informasi nilai tukar ini bersifat faktual dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai perkembangan pasar keuangan. Konsultasikan dengan penasihat keuangan resmi sebelum mengambil keputusan transaksi keuangan skala besar.
Sejarah Singkat Dolar Amerika Serikat
Sebagai mata uang utama dunia, Dolar AS memiliki sejarah panjang dalam sistem keuangan global. Pemahaman mengenai "sejarah dolar amerika serikat" bermula sejak disahkannya Undang-Undang Koin tahun 1792 yang secara resmi memperkenalkan dolar AS dan membaginya menjadi 100 sen.
Pada masa awal pembentukannya, Dolar AS didefinisikan menggunakan standar bimetal yang berbasis pada perak dan emas. Sistem tersebut berkembang hingga akhirnya Dolar AS menjadi mata uang cadangan utama dunia yang kini menjadi acuan transaksi perdagangan internasional, termasuk terhadap mata uang Rupiah.
Aktivitas perdagangan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dijadwalkan akan kembali dibuka pada Senin esok seiring dimulainya jam kerja operasional pasar keuangan dan perbankan domestik.






