Tiongkok menjadi negara pertama yang memperkenalkan permainan sepak bola bernama Cuju pada abad ke-2 hingga ke-3 SM. Permainan ini dimainkan dengan bola yang diisi bulu atau rambut dan harus dimasukkan ke dalam jaring kecil, menjadi cikal bakal sepak bola modern yang dikenal saat ini.
Cuju merupakan bentuk awal dari sepak bola yang tercatat dalam sejarah, dimainkan pada masa Dinasti Han di Tiongkok. Bola dalam permainan ini terbuat dari kulit binatang yang digulung, dan permainan ini memiliki aturan sederhana yang menekankan teknik menendang bola ke gawang kecil.
Selain Cuju di Tiongkok, beberapa budaya lain juga memiliki permainan bola yang mirip. Misalnya, Harpastum di Yunani dan Romawi yang dimainkan di lapangan luas dengan aturan kompleks, serta Kemari di Jepang yang lebih menekankan kerja sama dan dimainkan sejak abad ke-6 Masehi. Namun, Cuju tercatat sebagai yang tertua dan menjadi dasar bagi perkembangan permainan bola di dunia.
Sepak bola modern mulai disusun aturan resmi di Inggris pada abad ke-19. The Football Association (FA) didirikan pada 1863 untuk merumuskan aturan resmi sepak bola, sedangkan aturan seragam awal sudah ada sejak Peraturan Cambridge pada 1848.
Meski sepak bola kini identik dengan Inggris sebagai negara yang mempopulerkannya, permainan ini sebenarnya sudah ada sejak ribuan tahun lalu di Tiongkok. Sepak bola di Inggris sempat dilarang pada abad ke-14 hingga abad ke-17 karena kekerasan yang kerap terjadi dalam permainan. Larangan tersebut dicabut oleh Raja Charles II pada 1680, yang membuka jalan bagi perkembangan sepak bola modern.
Aturan dan Organisasi Sepak Bola Dunia
FIFA, organisasi tertinggi sepak bola dunia, didirikan pada tahun 1904 untuk mengatur dan mengembangkan sepak bola secara global. Ukuran lapangan dan gawang sepak bola modern pun telah distandarisasi, dengan panjang lapangan antara 100-120 meter dan lebar 65-75 meter, serta gawang berukuran 7,32 meter kali 2,44 meter.
Sejarah Larangan Sepak Bola di Inggris
Sepak bola pernah dilarang di Inggris pada abad ke-14 sampai abad ke-17 karena dianggap menyebabkan kekerasan dan kerusuhan. Raja Edward III sempat mengizinkan pada 1369, namun Ratu Elizabeth I kembali melarang pada 1572. Larangan ini akhirnya dicabut oleh Raja Charles II pada 1680, yang membuka jalan bagi pembentukan aturan resmi dan penyebaran sepak bola modern.
Peran Cuju dalam Sejarah Sepak Bola
Keberadaan Cuju di Tiongkok menunjukkan bahwa sepak bola sudah ada jauh sebelum Inggris mempopulerkannya. Permainan ini bukan hanya hiburan, tapi juga bagian dari budaya dan olahraga yang memiliki nilai sejarah penting.
Menurut laporan Media Indonesia, Cuju menjadi bukti bahwa "siapa yang menemukan sepak bola pertama kali" sebenarnya adalah bangsa Tiongkok. Hal ini menguatkan fakta bahwa sejarah sepak bola tidak hanya berawal dari Inggris, tetapi melalui perjalanan panjang yang dimulai di Asia Timur.
Kesimpulan dan Relevansi Saat Ini
Dengan mengenali Tiongkok sebagai negara pertama yang memperkenalkan permainan sepak bola, pemahaman tentang sejarah olahraga ini menjadi lebih lengkap dan beragam. Sepak bola modern yang kita kenal kini merupakan hasil evolusi dari berbagai permainan bola kuno, dengan Cuju sebagai fondasi terawal.






