Ronaldo Nazario Ungkap Alasan Penurunan Performa Cristiano Ronaldo

5 Agustus 2026, 16:01 WIB

Legenda sepak bola Brasil Ronaldo Nazario membeberkan faktor utama yang membuat Cristiano Ronaldo tidak bisa lagi menunjukkan dominasi permainan seperti pada masa kejayaannya, seperti dilansir dari Bola.

Kondisi fisik yang mulai menurun dinilai menjadi tantangan terbesar bagi pemain veteran saat harus berlaga dalam kompetisi tingkat tinggi.

Pandangan tersebut disampaikan Ronaldo Nazario saat menganalisis situasi Cristiano Ronaldo dan Neymar yang kini berada pada fase akhir karier profesional mereka.

"Biasanya, tubuh akan memberi tahu bahwa Anda sudah tidak bisa mengikuti ritme lagi. Saya rasa Cristiano dan Neymar sama-sama sudah mencapai titik kesepakatan antara diri mereka dengan tubuh mereka, bahwa melawan kondisi fisik adalah pertarungan yang sangat sulit untuk dimenangkan," kata Ronaldo.

Mantan penyerang Real Madrid tersebut menyebut kapasitas Cristiano Ronaldo masih memadai untuk bersaing di Liga Pro Saudi. Meski demikian, atmosfer panggung Piala Dunia menyajikan tingkat kesulitan yang jauh lebih tinggi.

"Cristiano memiliki usia karier yang bahkan lebih panjang, tetapi mungkin dia masih memiliki level untuk bermain di Arab Saudi. Sementara di Piala Dunia, kita melihat bahwa tantangannya jauh lebih berat karena level permainannya jauh lebih tinggi," lanjutnya, dilansir World Soccer Talk.

Ia menambahkan bahwa penurunan daya ledak serta kecepatan memaksa para pemain senior untuk mengubah gaya permainan mereka di lapangan.

"Biasanya tubuh akan memberi peringatan. Dulu Anda bisa melewati siapa pun, berlari menembus pertahanan lawan, tetapi sekarang sudah tidak seperti itu lagi sehingga harus mencari solusi lain. Saya rasa, pada dasarnya memang seperti itu. Sebesar apa pun gairah, kecintaan pada sepak bola, dan keinginan untuk terus bermain selamanya, pada akhirnya tubuhlah yang menentukan semuanya," tutur Ronaldo.

Catatan Penutup Karier Internasional

Perjalanan Timnas Portugal di Piala Dunia 2026 terhenti pada babak 16 besar setelah menelan kekalahan 0-1 dari Spanyol akibat gol tunggal Mikel Merino di masa injury time.

Sepanjang turnamen tersebut, Cristiano Ronaldo mencetak tiga gol dari enam laga, termasuk dua gol ke gawang Uzbekistan di fase grup serta satu gol penalti saat menang atas Kroasia di babak 32 besar.

Meskipun gagal mencetak gol pada laga pembuka melawan RD Kongo dan laga pamungkas kontra Spanyol, kapten Portugal tersebut mengukir rekor sebagai pemain pertama yang mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia berbeda sebelum mengakhiri karier internasionalnya.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang