Real Madrid dilaporkan tengah mempertimbangkan opsi besar untuk merombak lini depan mereka pada bursa transfer musim panas ini. Rencana tersebut muncul setelah upaya memboyong Julian Alvarez dari Atletico Madrid menghadapi jalan buntu, seperti dilansir dari Bola. Proses negosiasi untuk mendapatkan Alvarez berjalan alot lantaran Atletico Madrid bertahan pada klausul pelepasan sang pemain.
Klub tetangga itu langsung merujuk pada angka 500 juta euro saat menolak penawaran awal dari pihak Los Blancos. Kesulitan mendapatkan servis Alvarez membuat Presiden Real Madrid, Florentino Perez, mulai mengalihkan pandangan. Manajemen tim mulai mempertimbangkan nama penyerang Paris Saint-Germain, Ousmane Dembele, sebagai salah satu alternatif serius.
Peluang kepindahan Dembele turut dipengaruhi oleh manuver transfer PSG sendiri. Klub asal Prancis tersebut dikabarkan berminat mengamankan jasa Michael Olise dari Bayern Munchen, sehingga penjualan Dembele dengan nilai tinggi dapat memberikan ruang finansial yang memadai.
Kebutuhan Real Madrid akan penyerang anyar makin mendesak seiring dinamika komposisi skuad. Brahim Diaz masuk dalam radar perburuan Fenerbahce, sementara Rodrygo terpaksa absen dalam jangka waktu lama akibat cedera lutut yang tergolong serius.
Rekam Jejak dan Faktor Pendukung
Dembele merupakan salah satu pilar utama PSG dengan statistik mentereng. Selama membela klub ibu kota Prancis itu, ia mengemas 61 gol serta 42 assist dari total 135 laga, termasuk torehan 20 gol dan 11 assist dalam 40 penampilan musim lalu. Penggawa Timnas Prancis peraih Ballon d'Or 2025 tersebut juga pernah merumput di Barcelona. Selama bertugas untuk Blaugrana, ia membukukan 40 gol dan 42 assist dari 185 laga serta membantu klub memenangi tujuh trofi domestik.
Keberadaan Kylian Mbappe di skuad Real Madrid menjadi faktor yang memudahkan adaptasi jika transfer ini terwujud. Keduanya sudah saling mengenal dengan baik lantaran merupakan rekan setim di Timnas Prancis. PSG pada dasarnya enggan melepas sang penyerang yang kini menginjak usia 29 tahun. Namun, kombinasi antara faktor usia pemain serta ambisi mendaratkan Michael Olise dapat membuka peluang terjadinya kesepakatan bisnis di antara kedua klub.







