Persaingan sengit fase grup Piala Presiden 2026 telah rampung dan meloloskan empat tim terbaik. Babak semifinal ajang pra-musim ini dijadwalkan berlangsung pada 4 Agustus 2026, sebagaimana dilansir dari Bola.
Keempat klub yang sukses melangkah ke babak empat besar adalah Persib Bandung, Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, serta Arema FC. Pertemuan para raksasa ini diprediksi menyajikan tontonan berkualitas tinggi.
Persib Bandung mengamankan status juara Grup A setelah tampil dominan dengan menyapu bersih tiga laga tanpa pernah memungut bola dari gawangnya. Torehan poin sempurna menjadikan Pangeran Biru sebagai tim paling kokoh selama babak penyisihan.
Pendamping Persib dari Grup A adalah Arema FC yang berhasil bangkit usai menelan kekalahan di laga perdana. Singo Edan meraih dua kemenangan beruntun atas Tampines Rovers dan DPMM FC untuk mengunci posisi runner-up. Ketajaman penyerang Gustavo Henrique yang mengoleksi empat gol menjadi kunci keberhasilan Arema.
Sementara itu, Persebaya Surabaya menorehkan rekor impresif di Grup B. Bajul Ijo keluar sebagai juara grup setelah memenangi seluruh pertandingan, termasuk menundukkan juara bertahan Port FC.
Kelolosan dramatis diraih Persija Jakarta yang mendampingi Persebaya sebagai runner-up Grup B. Macan Kemayoran memastikan tiket semifinal usai menumbangkan PSMS Medan dengan skor 4-1, sehingga unggul selisih gol atas Port FC.
Laga semifinal dipastikan menghadirkan pertarungan sengit. Persib Bandung dijadwalkan bertanding melawan Persija Jakarta dalam duel klasik. Di sisi lain, Persebaya Surabaya bakal berhadapan dengan Arema FC pada laga bertajuk Derbi Jawa Timur.
Mengenai lokasi pertandingan, panitia belum menetapkan stadion yang akan digunakan. Kepastian tempat laga semifinal direncanakan rilis dalam waktu dekat di Surabaya.
Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2026, Maruarar Sirait, memberikan konfirmasi terkait kepastian lokasi pertandingan tersebut.
"Venue semifinal akan diumumkan pada Minggu (2/8/2026) di Surabaya," kata Maruarar Sirait.
Pertemuan tim-tim besar di babak semifinal ini diyakini menyedot perhatian luas mengingat besarnya basis pendukung yang dimiliki masing-masing klub.
"Karena ini adalah pertandingan yang mempertemukan klub yang luar biasa dengan basis suporter yang sangat kuat. Bayangkan saja, Persib melawan Persija, Persebaya bertemu Arema," ujar Maruarar Sirait.
Ajang tahun ini juga menghadirkan kejutan besar dengan tersingkirnya juara bertahan di penyisihan grup, sehingga membuat peta persaingan semakin sulit diprediksi.
"Luar biasa, juara bertahan gugur. Ini luar biasa pertandingannya, semifinal sangat luar biasa," tutur Maruarar Sirait.






