Pendapatan Divisi Game Microsoft Anjlok di Tengah Lonjakan Laba

5 Agustus 2026, 19:47 WIB

Divisi game Microsoft mengalami penurunan pendapatan konten dan layanan Xbox sebesar 10 persen pada kuartal keempat di tengah lonjakan laba keseluruhan perusahaan, sebagaimana dilansir dari Detik iNET pada Senin (3/8/2026).

Penurunan kinerja divisi tersebut juga dipicu oleh kemerosotan penjualan konsol Xbox hingga 13 persen. Sementara itu, biaya operasional divisi justru tercatat mengalami peningkatan sebesar 8 persen.

"Pendapatan Xbox menurun sebesar USD 1,7 miliar atau 7%, didorong oleh penurunan konten dan layanan Xbox serta perangkat keras Xbox," lapor Microsoft untuk keseluruhan tahun fiskal, dilansir Kotaku.

Pertumbuhan layanan Game Pass sebenarnya sempat mengimbangi penurunan tahunan tersebut. Namun, penurunan penjualan perangkat keras sebesar 29 persen memperberat kinerja keuangan secara keseluruhan.

Kepala Keuangan Microsoft, Amy Hood, menjelaskan bahwa kondisi ini dipicu oleh investasi pada lini penelitian dan pengembangan serta adanya penurunan nilai aset. Dampaknya, pendapatan operasional menyusut 14 persen dan margin operasional merosot 21 persen.

Kondisi keuangan tersebut memicu pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 1.600 karyawan Xbox selama 12 bulan ke depan. Di sisi lain, CEO Xbox Asha Sharma mengisyaratkan pengalihan fokus investasi ke waralaba besar seperti The Elder Scrolls dan Fallout serta memangkas studio kecil.

Tekanan finansial ini terjadi setelah kinerja Call of Duty: Black Ops 6 kurang maksimal pasca akuisisi Activision Blizzard senilai USD 70 miliar pada 2023. Selain itu, kenaikan harga konsol seperti Xbox Series X yang mencapai USD 750 makin menyulitkan upaya perebutan pangsa pasar.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang