Saham BBCA Menguat Didukung Investor Asing dan Transaksi Crossing Rp1,2 Triliun

5 Agustus 2026, 20:02 WIB

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menguat 1,16 persen pada perdagangan Senin, 20 Juli 2026, di tengah derasnya aksi beli investor asing dan transaksi crossing saham jumbo di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Hingga pukul 10.45 WIB, harga saham BBCA mencapai Rp6.550 per saham, naik 75 poin dari penutupan sebelumnya. Dalam lima hari terakhir, saham ini menguat sekitar 5,22 persen atau 325 poin, menurut data yang dilansir dari Info.

Investor asing menunjukkan minat besar terhadap saham BBCA dengan pembelian bersih mencapai Rp186,7 miliar pada 16 Juli 2026, meningkat menjadi Rp698,3 miliar pada 17 Juli 2026. Hal ini menempatkan BBCA sebagai saham yang paling banyak dibeli investor asing pada hari tersebut.

Pada kesempatan sama, terjadi transaksi crossing saham BBCA sebesar Rp1,2 triliun pada 17 Juli 2026. Transaksi ini melibatkan sekitar 1,9 juta lot saham dengan harga rata-rata Rp6.400 per saham, dilaksanakan melalui broker J.P. Morgan Sekuritas Indonesia yang bertindak sebagai pembeli dan penjual dengan nilai yang sama.

Transaksi crossing adalah mekanisme jual beli saham di pasar negosiasi antara dua pihak dengan harga yang disepakati, sehingga tidak langsung memengaruhi harga pasar reguler. Biasanya digunakan untuk memindahkan kepemilikan saham besar tanpa menimbulkan tekanan jual atau beli di pasar reguler.

Skema ini umum dipakai oleh investor institusi dan pemegang saham besar untuk perpindahan kepemilikan secara efisien sesuai aturan BEI. Meski tidak selalu menunjukkan akumulasi atau distribusi saham di pasar reguler, transaksi besar seperti ini tetap menjadi perhatian pasar karena menandakan perpindahan saham antar investor besar.

Sampai saat ini, belum ada pernyataan resmi terkait pihak yang terlibat maupun tujuan transaksi crossing saham BBCA tersebut.

Selain itu, terdapat transaksi saham BBCA melalui broker Henan Putihrai Sekuritas senilai Rp492,8 miliar dengan volume 666 lot pada harga rata-rata Rp7.400 per saham. Transaksi melalui broker lain seperti XL, SQ, YU, DX, ZP, dan AK tercatat dengan nilai lebih kecil dibanding broker utama.

Masuknya dana asing dalam jumlah besar dan transaksi crossing bernilai besar menunjukkan saham BBCA masih menjadi pilihan utama investor institusi di pasar modal Indonesia. Penguatan harga saham dalam sepekan terakhir mencerminkan membaiknya sentimen pasar setelah tekanan sepanjang tahun berjalan.

Pelaku pasar menunggu perkembangan lebih lanjut untuk melihat apakah arus dana asing dan transaksi crossing jumbo ini akan menjadi katalis positif bagi penguatan saham BBCA dalam jangka pendek.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang