Sepak Bola Inggris Uji Aturan Baru untuk Cegah Tactical Timeout Kiper

5 Agustus 2026, 20:02 WIB

Sepak bola Inggris memulai uji coba aturan baru yang mewajibkan sebuah tim bermain dengan 10 pemain selama satu menit jika penjaga gawang mereka mendapat perawatan medis di lapangan, dilansir dari Bola.

Aturan ini disepakati oleh Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA), Premier League, English Football League (EFL), National League, dan Women's Super League, serta mendapat izin dari International Football Association Board (IFAB) untuk diterapkan mulai musim ini.

Ketika wasit mengizinkan fisioterapis masuk, pelatih memiliki waktu 10 detik untuk menentukan satu pemain lapangan yang harus keluar selama satu menit setelah pertandingan dilanjutkan. Jika tidak ada pemain yang ditunjuk, kapten tim otomatis menjadi pemain yang harus keluar.

Partai putaran pendahuluan Carabao Cup antara Tranmere dan Rochdale menjadi pertandingan pertama yang menerapkan aturan tersebut.

BBC Sport melaporkan bahwa kompetisi A-League Australia juga menguji aturan serupa, dengan perbedaan bahwa kapten tim selalu menjadi pemain yang harus keluar.

Praktik tactical timeout melalui perawatan penjaga gawang belakangan ini sering digunakan untuk memutus ritme permainan lawan. Pelatih Leeds United, Daniel Farke, bahkan menuduh kiper Manchester City, Gianluigi Donnarumma, berpura-pura cedera demi "membengkokkan aturan" dan menghentikan pertandingan.

Kepala Wasit IFAB, Pierluigi Collina, menyebut penghentian tactical timeout menjadi prioritas, terutama setelah Piala Dunia 2026, namun sepak bola Inggris menilai kebijakan sebelumnya belum cukup efektif.

"Kami memilih pendekatan berbeda yang mengikuti prinsip pemain lapangan, yaitu harus keluar selama satu menit jika mendapat perawatan medis," ujar Collina. Tujuannya bukan menghentikan diskusi di area teknis, tapi mencegah pemanfaatan cedera kiper sebagai strategi pertandingan.

Mantan gelandang Liverpool dan pengamat Match of the Day, Danny Murphy, menyambut aturan ini. "Aturan ini bisa diubah dengan cepat. Daripada kiper yang harus keluar, satu pemain lapangan yang keluar agar adil," ujar Murphy. "Perubahan kecil, tetapi berdampak besar."

Wasit tidak akan melarang pemain mendekati garis tepi saat kiper dirawat, namun ancaman bermain dengan 10 pemain diharapkan mencegah penyalahgunaan aturan.

Aturan ini tidak berlaku jika kiper tidak butuh perawatan medis yang menghentikan pertandingan, atau jika mengalami cedera serius seperti pendarahan, benturan, atau gegar otak yang mengharuskan penggantian langsung. Proses pergantian juga tidak ditunda jika kiper diganti langsung.

Kekhawatiran muncul bahwa aturan ini bisa membuat pemain memilih bertahan di lapangan meski cedera agar tidak kehilangan pemain selama satu menit.

Selain aturan tersebut, IFAB juga menegaskan penggunaan aturan mistaken identity yang sempat dipakai FIFA di Piala Dunia 2026 untuk memberikan kartu kuning akibat simulasi kepada dua pemain, Miguel Almiron dan Breel Embolo. Mekanisme ini sedang dalam evaluasi untuk protokol VAR dan belum boleh digunakan kembali sampai peninjauan selesai.

IFAB akan mengevaluasi hasil uji coba sepanjang musim, dengan kemungkinan aturan ini menjadi bagian permanen dalam Laws of the Game mulai musim 2027/2028 secara global.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang