Kemensos dan BPS Pakai Sistem Desil untuk Salurkan Bansos

5 Agustus 2026, 20:31 WIB

Pemerintah menerapkan instrumen statistik berbasis desil guna menjaga ketepatan sasaran penyaluran jaring pengaman sosial. Dilansir dari Bansos, metode ini membagi total populasi masyarakat menjadi sepuluh kelompok sama besar untuk mengukur tingkat kesejahteraan ekonomi. Pengelompokan tersebut berfungsi sebagai salah satu indikator utama penentuan penerima bantuan sosial.

Setiap tingkatan mencakup sepuluh persen dari populasi nasional yang disusun berdasarkan data terpadu resmi milik pemerintah. Penetapan desil mengacu pada Data Tunggal Kesejahteraan Sosial Nasional (DTSEN). Basis data terpadu ini menjadi rujukan utama distribusi program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Langsung Tunai (BLT), serta BPJS Kesehatan PBI.

Penyusunan DTSEN melibatkan kerja sama dua lembaga negara. Kementerian Sosial mengelola data terpusat melalui Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial–Next Generation (SIKS-NG), sementara Badan Pusat Statistik bertugas melaksanakan survei lapangan awal.

Pemerintah mengadakan pendataan ulang secara langsung dari rumah ke rumah di seluruh wilayah Indonesia untuk menjaga akurasi data. Proses pembaruan dan verifikasi faktual tersebut menjadi acuan akhir penetapan DTSEN.

Rincian Kelompok Kesejahteraan Desil

Sistem desil mengelompokkan masyarakat secara sistematis mulai dari tingkat kesejahteraan terendah hingga paling tinggi. Penjelasannya terbagi ke dalam sepuluh tingkatan berikut:

Desil 1 mencakup sepuluh persen masyarakat dengan kondisi ekonomi paling rendah atau miskin ekstrem. Desil 2 diisi oleh kelompok miskin, sedangkan Desil 3 berisi masyarakat hampir miskin yang rentan terdampak guncangan ekonomi.

Desil 4 menggolongkan kelompok rentan miskin yang rawan terpengaruh krisis. Desil 5 berada di batas aman ekonomi bawah yang masih memerlukan pemantauan, sementara Desil 6 hingga 10 mencakup masyarakat kelas menengah sampai sejahtera yang dinilai mandiri secara ekonomi.

Alokasi Program Bantuan Sosial

Skema bantuan sosial diprioritaskan untuk masyarakat yang berada pada tingkatan desil terbawah. Kelompok pada Desil 6 hingga 10 dikategorikan sebagai masyarakat mampu sehingga tidak menjadi prioritas penerima bansos.

Daftar Kelompok Sasaran Desil untuk Penerima Bantuan Sosial
Jenis Program Bantuan Kelompok Sasaran (Desil)
Prioritas utama untuk rumah tangga di Desil 1 – 4 Dialokasikan bagi Desil 1 – 4 (alokasi terbatas untuk sebagian Desil 5)
Umumnya mencakup perlindungan bagi Desil 1 – 5 Mensyaratkan peserta didik berasal dari keluarga di Desil 1 – 5

Indikator Penilaian dan Transparansi

Pengelompokan status desil dihitung secara otomatis menggunakan variabel objektif hasil pendataan lapangan. Indikator penilaian mencakup kondisi fisik tempat tinggal, kepemilikan aset, struktur demografi keluarga, kapasitas ekonomi atau pendapatan, serta tingkat pendidikan anggota keluarga.

Status kesejahteraan setiap keluarga bersifat dinamis dan dapat berubah sesuai hasil pembaruan dinas sosial setempat. Masyarakat dapat mengecek status desil dan kepesertaan bantuan sosial secara mandiri melalui Aplikasi Cek Bansos resmi milik Kementerian Sosial.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang