Juventus kini menjadi klub paling serius dalam upaya mendatangkan penyerang Manchester United, Joshua Zirkzee, pada bursa transfer musim panas 2026, seperti diberitakan oleh Bola. Klub Serie A asal Turin itu berencana mengajukan skema peminjaman terlebih dahulu dengan opsi pembelian permanen senilai 30 juta poundsterling atau sekitar Rp720,9 miliar pada akhir musim mendatang. Zirkzee menyambut baik kemungkinan kembali bermain di Italia. Penyerang asal Belanda tersebut berharap kepindahan ke Juventus dapat menghidupkan kembali kariernya yang menurun sejak bergabung dengan Manchester United pada 2024 dengan nilai transfer mencapai 36,5 juta poundsterling.
Musim lalu, Zirkzee hanya menjadi starter dalam lima pertandingan Premier League di bawah asuhan pelatih Michael Carrick dan Ruben Amorim, yang membuat peluang bermainnya terbatas dan memunculkan spekulasi tentang masa depannya.
Manchester United disebut bersedia melepas Zirkzee jika menerima tawaran yang sesuai, dan nilai 30 juta poundsterling dari Juventus dianggap mencerminkan performa sang pemain selama musim terakhir. Kembali ke Serie A diyakini menjadi langkah tepat bagi Zirkzee untuk membangun kembali kepercayaan dirinya, mengingat ia pernah menunjukkan performa impresif saat dipinjamkan ke Parma dan kemudian membuktikan kualitasnya bersama Bologna dengan mencetak 14 gol dari 58 laga.
Meski AS Roma juga tertarik memantau situasi Zirkzee, Juventus tampil lebih cepat dalam proses negosiasi sehingga menjadi klub terdepan saat ini. Sementara itu, peluang Zirkzee mendapatkan menit bermain reguler di Manchester United musim depan diperkirakan kecil karena Michael Carrick lebih mengandalkan pemain lain seperti Benjamin Sesko dan Matheus Cunha sebagai andalan lini depan.
Jika transfer ini terealisasi, Zirkzee akan berkesempatan kembali menemukan performa terbaiknya di bawah pelatih Juventus, Luciano Spalletti, sekaligus menghidupkan kariernya di kompetisi yang pernah membesarkan namanya.






