Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, memutuskan tidak memasukkan bek Real Madrid, Trent Alexander-Arnold, ke dalam skuad The Three Lions untuk Piala Dunia 2026. Keputusan ini tetap berlaku meski bek kanan Tino Livramento harus dipulangkan akibat mengalami cedera, sebagaimana dilansir dari Bola.
Alih-alih memanggil Alexander-Arnold yang murni berposisi sebagai bek kanan, Tuchel memilih memboyong Trevoh Chalobah dari Chelsea. Pada musim debutnya di Real Madrid sepanjang 2025/2026, pemain berusia 27 tahun tersebut hanya mencatatkan lima assist dari 30 laga dan baru 14 kali menjadi starter di La Liga.
Mantan bek kanan Timnas Inggris, Danny Mills, memberikan pandangannya terkait pencoretan nama Alexander-Arnold dari daftar 26 pemain utama pilihan Tuchel.
"Anda tidak bisa meragukan kemampuan Trent," kata Danny Mills, Mantan Bek Kanan Timnas Inggris.
Mills menilai bahwa kualitas penguasaan bola sang pemain sangat baik meskipun memiliki kelemahan dalam pertahanan.
"Kita sudah melihatnya berkali-kali. Kemampuannya saat menguasai bola luar biasa. Kita juga tahu dia memiliki beberapa kelemahan dalam bertahan, tetapi itu sering tertutupi oleh kontribusinya saat menyerang," ujar Danny Mills, Mantan Bek Kanan Timnas Inggris.
Ia menyoroti bahwa kebutuhan pelatih di level tim nasional berbeda dengan kompetisi klub yang berlangsung semusim penuh.
"Sepanjang satu musim di level klub, hal itu bukan masalah besar. Saya pikir Thomas Tuchel melihat tim Inggris ini dan bertanya kepada dirinya sendiri, 'Apa yang saya butuhkan?'" tutur Danny Mills, Mantan Bek Kanan Timnas Inggris.
Mills juga menegaskan bahwa situasi ini bukan pertama kalinya dialami oleh pemain yang terakhir membela Inggris pada Juni 2025 tersebut.
"Tuchel juga bukan manajer pertama yang tidak memilih Trent. Ini sudah terjadi beberapa kali. Di Real Madrid, di Timnas Inggris era Gareth Southgate, dan sekarang di era Tuchel. Mereka tidak mungkin semuanya salah," tegas Danny Mills, Mantan Bek Kanan Timnas Inggris.
Menurutnya, ada alasan non-teknis yang melatarbelakangi keputusan para manajer tersebut.
"Satu-satunya alasan yang bisa saya pikirkan mengapa dia tidak masuk skuad adalah karena karakternya," lanjut Danny Mills, Mantan Bek Kanan Timnas Inggris.
Mills lantas mempertanyakan kesiapan Alexander-Arnold jika hanya ditempatkan sebagai pemain pelapis dalam turnamen besar.
"Saya tidak mengenalnya secara pribadi, tetapi apakah dia akan senang hanya menjadi pemain pelapis?" tanya Danny Mills, Mantan Bek Kanan Timnas Inggris.
Ia meragukan komitmen penuh sang pemain apabila tidak menjadi pilihan utama tim.
"Apakah dia akan tetap antusias dan memberikan segalanya ketika tahu bahwa dia mungkin tidak akan bermain atau tidak akan banyak terlibat?" ucap Danny Mills, Mantan Bek Kanan Timnas Inggris.
Keputusan Tuchel dinilai sangat wajar mengingat ekspektasi menit bermain di dalam skuad.
"Apakah Tuchel memercayainya untuk menjalankan peran seperti itu ketika secara realistis dia mungkin hanya bermain 10 hingga 15 menit sepanjang turnamen? Mungkin tidak," kata Danny Mills, Mantan Bek Kanan Timnas Inggris.
Ia menyimpulkan argumennya mengenai alasan absennya pemain Real Madrid itu dari daftar tim nasional.
"Itu satu-satunya alasan yang bisa saya pikirkan mengapa dia tidak masuk skuad," ujar Danny Mills, Mantan Bek Kanan Timnas Inggris.
Sejak kedatangan Tuchel, Alexander-Arnold baru bermain 26 menit saat Inggris menghadapi Andorra pada Juni 2025. Saat ini Reece James masih menjadi pilihan utama Tuchel di posisi bek kanan, sementara pertahanan Inggris tercatat tidak kebobolan satu gol pun sepanjang fase grup kualifikasi Piala Dunia 2026.






