KONI Pusat Luncurkan Buku Sports Intelligence di UNESA

6 Agustus 2026, 01:31 WIB

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat meluncurkan buku berjudul Sports Intelligence melalui acara bedah buku di Universitas Negeri Surabaya (UNESA) pada Selasa, 7 Juli 2026, seperti dilansir dari Bola.

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) UNESA tersebut diselenggarakan berkat kerja sama dan dukungan dari kepemimpinan Prof. Dr. Nurhasan. Buku setebal 500 halaman dengan 12 bab ini merupakan panduan strategis yang disusun oleh empat penulis, yakni Eman Sungkowo, Syarif Hidaya, Jerry Indrawan, dan Irandito Abdul Hakim Malik di bawah arahan pimpinan KONI Pusat.

Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, menegaskan bahwa gagasan pembentukan intelijen olahraga ini telah dirancang sejak awal masa jabatannya.

"Buku Sports Intelligence ini sebenarnya dimulai sejak saya mengawali sebagai Ketum KONI Pusat pada 2019. Saya selalu menyampaikan kepada teman-teman media, bahwa media itu bagian Sports Intelligence karena media memiliki jaringan yang luas untuk mengumpulkan informasi yang diperlukan pembina olahraga di Indonesia," jelas Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman.

Inisiasi tersebut menjadi landasan utama dibentuknya bidang intelijen olahraga di struktur KONI Pusat guna mendukung tata kelola olahraga nasional.

"Saya berinisiatif menggabungkan konsep intelijen dengan olahraga sehingga untuk itu, lahirlah bidang intelijen olahraga di KONI Pusat dan tentunya juga buku Sports Intelligence ini. Buku ini bukan sekadar literatur akademik, melainkan sebuah panduan strategis yang sangat mendesak bagi masa depan olahraga prestasi kita," lanjut Marciano Norman.

Pengelolaan data serta penerapannya menjadi fokus utama dalam menghadapi persaingan olahraga modern saat ini.

"KONI Pusat, bersama seluruh jajaran di daerah dan induk organisasi cabang olahraga, memposisikan diri sebagai tulang punggung operasional dalam implementasi ini," terang Marciano Norman.

Sementara itu, Ketua tim penulis sekaligus Kabid Sports Intelligence KONI Pusat menjelaskan fungsi praktis dari konsep intelijen olahraga bagi praktisi lapangan.

"Intelijen olahraga merupakan bentuk pemanfaatan informasi strategis dalam olahraga yang memungkinkan atlet dan pelatih memahami kekuatan, kelemahan serta pola lawan secara lebih mendalam dengan informasi yang akurat," terang Eman Sungkowo.

Penerapan konsep ini memerlukan perencanaan yang matang agar dapat diintegrasikan secara efektif ke dalam kebijakan olahraga nasional.

"Sports Intelligence tidak akan berguna kalau tidak diterapkan dalam kebijakan. Dalam pelaksanaannya kita butuh tahapan, tidak bisa diterapkan secara mendadak," jelas Eman Sungkowo.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang