Atraksi Memberi Makan Kera Sangeh Dongkrak Kunjungan Wisatawan Bali

6 Agustus 2026, 02:01 WIB

Atraksi interaktif memberi makan kera secara langsung di Daerah Tujuan Wisata (DTW) Alas Pala Sangeh, Badung, Bali, berhasil meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus mengondisikan ratusan primata agar lebih ramah terhadap pengunjung.

Dilansir dari Detik Travel, salah satu pengunjung asal Probolinggo bernama Hamdani membagikan pengalamannya saat berinteraksi langsung dengan kera ekor panjang (Macaca fascicularis) pada Selasa (28/7/2026).

"Sebetulnya agak takut digigit dan dicakar, tapi sejauh ini aman karena (monyet) dikasih makan," kata Hamdani, wisatawan berusia 21 tahun tersebut.

Untuk bisa menikmati interaksi tersebut, pengunjung dapat membeli pakan berupa edamame dan pisang seharga Rp 20 ribu. Pengawasan dari petugas lapangan yang membawa katapel turut memberikan rasa aman bagi para pelancong saat memberi makan kera.

"Asalkan ikuti petunjuk mereka (petugas) jadi tak takut digigit atau dicakar monyet," kata Hamdani.

Ketua Pengelola DTW Alas Pala Sangeh, Ida Bagus Gede Pujawan, menyampaikan bahwa program pemberian makan kera oleh wisatawan ini telah diluncurkan sejak Januari 2024. Kebijakan ini dinilai efektif mengubah perilaku kera kawasan setempat.

"Justru dengan monkey feeding ini monyet lebih fokus pada makanan," kata Pujawan.

Inovasi ini tidak hanya menjadi daya tarik unik bagi hutan seluas 14 hektare tersebut, tetapi juga mendorong lonjakan angka kunjungan. Berdasarkan data pengelola, jumlah wisatawan naik signifikan dari 144.733 orang pada 2024 menjadi 206.458 orang pada 2025, dengan dominasi turis mancanegara.

Selain meningkatkan angka kedatangan turis, inovasi pemberian makan satwa oleh wisatawan ini berhasil menekan pengeluaran operasional pengelola. Anggaran biaya pakan untuk sekitar 700 ekor kera yang sebelumnya mencapai Rp 30 juta per bulan kini turun menjadi sekitar Rp 18 juta per bulan.

"Makanannya kami taruh di tempat-tempat tertentu," kata Pujawan.

Pengelola tetap menjadwalkan pemberian pakan rutin dua kali sehari pada pukul 06.00 dan 11.00 Wita. Sementara itu, momen interaksi wisatawan yang memberi pakan hingga kera bertengger di bahu kerap dimanfaatkan jasa fotografer area setempat sebagai suvenir foto bagi para pengunjung.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang