Jose Mourinho Kembali Latih Real Madrid dan Tampik Benci Barcelona

6 Agustus 2026, 02:18 WIB

Pelatih berpaspor Portugal, Jose Mourinho, resmi kembali menangani Real Madrid setelah menandatangani kontrak berdurasi dua tahun. Seperti dilansir dari Bola, sosok berusia 63 tahun tersebut menegaskan tidak memiliki perasaan negatif terhadap klub rival, Barcelona.

Kedatangan Mourinho ke Santiago Bernabeu merupakan periode keduanya setelah sempat berpisah selama 13 tahun sejak 2013. Ia mengisi posisi Alvaro Arbeloa yang sebelumnya ditunjuk pada Januari lalu pascapemecatan Xabi Alonso.

Dalam wawancara terbarunya bersama Vanity Fair, Mourinho mengungkapkan pandangannya mengenai klub asal Katalunya tersebut.

"Pada akhirnya saya tidak menyangkal bahwa saya mencintai Real Madrid, dan itulah alasan saya kembali. Namun, saya sama sekali tidak memiliki perasaan buruk terhadap Barcelona," kata Jose Mourinho, Pelatih Real Madrid.

Mourinho menambahkan bahwa dirinya selalu menikmati setiap kesempatan berhadapan dengan lawan-lawan tangguh di lapangan hijau.

"Saya menikmati menghadapi mereka karena dalam sepak bola, Anda ingin melawan yang terbaik. Tim terbaik mendorong Anda untuk menjadi lebih baik," kata Jose Mourinho, Pelatih Real Madrid.

Jejak rekam pertemuan antara Mourinho dan Barcelona telah terukir dalam rentetan kompetisi antarklub Eropa sejak lama.

"Saya menjalani pertandingan besar Liga Champions bersama Chelsea, kemudian pertandingan besar Liga Champions bersama Inter, lalu saya datang ke Real Madrid. Saya rasa takdir yang mempertemukan kami berkali-kali," kata Jose Mourinho, Pelatih Real Madrid.

Ia juga menyoroti catatan sejarah rekor gol yang pernah ditorehkan skuad asuhannya pada masa lalu.

"Barcelona dipandang sebagai tim yang memainkan sepak bola luar biasa. Barcelona juga dipandang sebagai tim yang mencetak banyak gol. Namun, ada kontradiksi besar di situ," kata Jose Mourinho, Pelatih Real Madrid.

Mourinho membandingkan capaian impresif anak asuhnya pada musim 2011/2012 saat memecahkan rekor gol di Liga Spanyol.

"Tim yang mencetak gol terbanyak dalam sejarah sepak bola Spanyol adalah Real Madrid saya pada musim 2011/2012, dengan 121 gol dan 100 poin dalam satu musim. Seberapa defensif tim itu?" kata Jose Mourinho, Pelatih Real Madrid.

Masa kepemimpinannya di era terdahulu diwarnai oleh persaingan sengit dua sosok megabintang dunia, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

"Orang-orang tidak lagi menantikan El Clasico seperti dulu. Saat itu dunia seakan berhenti. Bukan hanya Madrid dan Barcelona atau Spanyol, tetapi seluruh dunia menunggu pertandingan itu," kata Jose Mourinho, Pelatih Real Madrid.

Mourinho menggarisbawahi kehebatan kedua pemain beserta reputasi besar yang dimiliki kedua tim.

"Tentu saja Cristiano dan Messi adalah ikon. Mereka merupakan dua pemain terbaik di dunia. Real Madrid adalah klub terbaik di dunia. Barcelona adalah satu di antara klub terbaik di dunia setelah Real Madrid," kata Jose Mourinho, Pelatih Real Madrid.

Menutup pernyataannya, Mourinho menjelaskan komitmen serta tujuan utamanya menjalani periode kedua bersama Real Madrid.

"Apa yang ingin saya lakukan adalah membantu para pemain menjadi lebih baik, membantu tim menjadi lebih baik, dan membantu klub menjadi lebih baik. Saya ada di sana untuk membantu semua orang, bukan untuk mengkritik, bukan untuk berbicara, tetapi untuk mendengarkan," kata Jose Mourinho, Pelatih Real Madrid.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang