Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) resmi menunjuk Jurgen Klopp sebagai pelatih kepala Timnas Jerman dengan kontrak berdurasi empat tahun pada Jumat (24/7/2026). Penunjukan mantan manajer Liverpool tersebut dilakukan untuk memimpin skuad Die Mannschaft setelah kegagalan di Piala Dunia 2026, sebagaimana dilansir dari Bola.
Klopp mengakhiri spekulasi masa depannya usai menggantikan Julian Nagelsmann yang mengundurkan diri setelah Jerman tereliminasi lewat adu penalti dari Paraguay pada babak 32 besar. Sebelum menerima tawaran DFB, juru taktik berusia 59 tahun itu sempat menjabat sebagai Global Head of Soccer di Red Bull setelah meninggalkan Liverpool pada akhir musim 2023/2024.
Pengangkatan ini diharapkan mampu memperbaiki tren buruk Timnas Jerman yang sebelumnya juga tersingkir di fase grup Piala Dunia 2018 dan 2022. Dalam tugas barunya, Klopp akan didampingi Peter Krawietz, Pep Lijnders, serta mantan bek Timnas Jerman Sven Bender sebagai staf kepelatihan.
Dalam pernyataan resminya, Klopp menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan untuk menangani tim nasional negaranya.
"Tim nasional mampu menyatukan rakyat Jerman seperti hampir tidak ada hal lain. Itulah yang membuat tugas ini begitu istimewa bagi saya," kata Klopp.
Ia juga memberikan apresiasi kepada pihak manajemen Red Bull yang telah memfasilitasi kepindahannya ke federasi sepak bola nasional.
"Saya bersyukur atas semua pengalaman dan pelajaran yang saya dapat selama satu setengah tahun terakhir di Red Bull, serta keterbukaan mereka yang memungkinkan kesepakatan ini terjadi," ujar Klopp.
Mantan pelatih Borussia Dortmund tersebut menegaskan bahwa komitmen utamanya adalah membangun skuad yang solid dan mengembalikan kepercayaan publik.
"Kini saya menantikan tugas istimewa ini di sepak bola Jerman. Kami akan menjalaninya bersama dengan kerendahan hati dan kesabaran, membangun tim yang berjuang satu sama lain, menikmati sepak bola, dan menjadi tim yang bisa didukung masyarakat kami dengan penuh keyakinan," tutur Klopp.
Jajaran kepelatihan baru ini ditargetkan untuk membawa Timnas Jerman kembali menjadi kekuatan utama dunia menjelang bergulirnya Euro 2028 dan Piala Dunia 2030.







