5 Fakta Menarik Ceuta, Wilayah Uni Eropa di Afrika

6 Agustus 2026, 03:31 WIB

Belakangan nama Ceuta menjadi sorotan dunia setelah insiden ribuan imigran yang berusaha memasuki wilayah tersebut dari Maroko. Kota ini tergolong unik karena meski berada di Benua Afrika, Ceuta merupakan bagian dari Spanyol sekaligus Uni Eropa. Berikut 5 fakta menarik tentang Ceuta:

  1. Kota Kecil dengan Populasi 85 Ribu Jiwa — Ceuta memiliki luas sekitar 18,5 kilometer persegi dengan populasi sekitar 85 ribu penduduk, menjadikannya salah satu wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi di Spanyol.
  2. Wilayah Uni Eropa yang Berada di Benua Afrika — Berada di pesisir utara Maroko, Ceuta menjadi perbatasan darat langsung Uni Eropa dan Afrika tempat penduduknya menggunakan mata uang euro serta paspor Spanyol.
  3. Nama Ceuta Berasal dari Tujuh Bukit — Nama kota ini berasal dari bahasa Latin Septem Fratres yang berarti 'Tujuh Bersaudara', merujuk pada tujuh bukit yang mengelilingi semenanjungnya.
  4. Pernah Mengalami Pengepungan Selama 33 tahun — Ceuta pernah dikepung oleh Sultan Moulay Ismail dari Maroko sejak 1694 hingga 1727, menjadikannya salah satu pengepungan terlama dalam sejarah dunia.
  5. Empat Agama Hidup Berdampingan — Kota ini dikenal dengan keberagaman budaya dan agama di mana komunitas Kristen, Islam, Yahudi, dan Hindu hidup berdampingan secara harmonis.

Ceuta membuktikan bahwa sebuah kota kecil bisa memiliki posisi yang sangat besar dalam sejarah, geopolitik, hingga budaya. Berdiri di Afrika namun menjadi bagian dari Eropa membuat Ceuta terus menjadi wilayah yang menarik perhatian.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang