Langkah Al Nassr dalam membenahi struktur klub menjadi sorotan utama jelang pembukaan bursa transfer musim panas Liga Pro Saudi. Seperti dilansir dari Bola, Cristiano Ronaldo dilaporkan menginginkan perubahan mendasar terkait tata kelola operasional sepak bola di Al Nassr. Penyerang veteran asal Portugal tersebut meminta agar manajemen Al Nassr memegang otoritas penuh dalam urusan rekrutmen pemain.
Langkah ini dinilai sebagai bagian dari strategi jangka panjang Ronaldo untuk memperkuat fondasi tim usai mengantarkan klub menjuarai Liga Pro Saudi. Berdasarkan laporan 365Scores Arabic melalui World Soccer Talk, Ronaldo menyarankan agar seluruh keputusan transfer berada di bawah kendali penuh departemen sepak bola klub. Usulan ini bertujuan memangkas campur tangan pihak luar demi menciptakan stabilitas tim dalam memperebutkan gelar domestik maupun Asia.
Di samping usulan perombakan manajemen, Al Nassr masih menempatkan kapten Manchester United, Bruno Fernandes, sebagai prioritas utama. Sebelum menyodorkan penawaran resmi, pihak klub berencana memetakan tuntutan finansial dari gelandang Timnas Portugal tersebut.
Upaya mendatangkan Bruno Fernandes dipandang sebagai momentum terakhir Ronaldo untuk membujuk rekan setimnya di timnas tersebut agar berkarir di Riyadh. Pengaruh personal Ronaldo diyakini menjadi kartu truf Al Nassr dalam negosiasi ini, meski paket finansial dan ambisi olahraga yang masif tetap wajib disiapkan.
Kepemilikan Sertifikat Efisiensi Keuangan
Laporan Al-Riyadiyah mencatat bahwa Al Nassr telah resmi mengantongi sertifikat efisiensi keuangan. Dokumen administratif ini menjadi syarat mutlak yang diwajibkan untuk mendaftarkan pilar baru pada jendela transfer mendatang.
Walaupun sertifikat telah didapatkan, beberapa pembatasan dari Komite Pengawasan Keuangan Liga Pro Saudi masih berlaku secara transisi. Setelah kelulusan izin akhir terbit, Al Nassr dapat meresmikan pendaftaran pemain anyar sekaligus memperpanjang masa bakti penggawa lama.
Manajemen Al Nassr dilaporkan tidak memiliki tunggakan keuangan yang jatuh tempo kepada Kementerian Olahraga Arab Saudi maupun pihak Liga Pro Saudi. Klub juga telah mencairkan seluruh alokasi dana dari program bantuan pemerintah serta mengantongi informasi dana perekrutan pemain tingkat liga untuk mendatangkan bintang internasional.







