Jurgen Klopp resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala Timnas Jerman dengan kontrak berdurasi empat tahun hingga Piala Dunia 2030, dilansir dari Bola. Penunjukan ini terjadi setelah Julian Nagelsmann meninggalkan jabatan pelatih usai Jerman tersingkir di babak 32 besar Piala Dunia 2026 melalui adu penalti melawan Paraguay. Klopp yang berusia 59 tahun sebelumnya meninggalkan Liverpool pada 2024 setelah sembilan tahun melatih, termasuk membawa klub tersebut juara Premier League 2020 dan Liga Champions musim 2018/2019.
Menurut laporan Give Me Sport yang dikutip Bola, Klopp menerima gaji sekitar 7 juta euro atau sekitar Rp142,7 miliar per tahun untuk kontrak di Timnas Jerman.
Angka ini masih lebih rendah dibandingkan gajinya di Liverpool yang mencapai 15 juta paun atau Rp305,8 miliar per tahun, lebih dari dua kali lipat gajinya di tim nasional. Selain itu, saat menjabat sebagai Head of Global Soccer di Red Bull, Klopp juga menerima gaji antara 10 juta hingga 12 juta euro per tahun meski tidak aktif di lapangan.
Perbedaan gaji ini tidak terkait reputasi Klopp sebagai pelatih, melainkan karena struktur ekonomi yang berbeda antara klub dan tim nasional, menurut laporan tersebut. Klopp telah memenangkan 13 trofi utama selama kariernya, termasuk Liga Champions bersama Liverpool.
Pelatih klub memiliki sumber pendapatan dari hak siar, komersial, dan hari pertandingan yang lebih besar dibandingkan federasi sepak bola, sehingga gaji pelatih klub biasanya lebih tinggi. Selain itu, pelatih klub bekerja hampir sepanjang musim, sedangkan pelatih tim nasional hanya bertemu pemain beberapa kali dalam setahun untuk pemusatan latihan dan pertandingan.






