FIFA Bantah Infantino Tidak Bisa Hubungi Donald Trump Terkait Saham Piala Dunia

6 Agustus 2026, 08:17 WIB

FIFA membantah kabar bahwa Presiden FIFA, Gianni Infantino, tidak dapat menghubungi mantan Presiden AS, Donald Trump, terkait wacana penjualan saham Piala Dunia yang batal. Menurut laporan New York Post, Infantino mencoba mengontak Trump sejak Jumat lalu, tetapi teleponnya tidak diangkat oleh Trump. FIFA kemudian mengeluarkan pernyataan kepada Reuters pada Selasa (4/8), menyatakan bahwa Infantino tidak menghubungi Presiden AS atau anggota kabinetnya dalam beberapa hari terakhir.

"Presiden FIFA tidak pernah menelepon Presiden AS, maupun anggota kabinetnya, dalam beberapa hari terakhir. Itu murni fiksi," ujar FIFA kepada Reuters.

Infantino menjadi sorotan karena pernah mengusulkan menjual saham Piala Dunia melalui proyek FIFA Forward Enterprise, yang bertujuan mengajak sejumlah investor untuk berkontribusi dalam penyelenggaraan turnamen tersebut. Perusahaan AS, Thrive Eteral, yang dipimpin oleh Joshua Kushner, saudara menantu Donald Trump, disebut akan memimpin para investor bila saham Piala Dunia terjual.

Infantino menawarkan keuntungan besar bagi anggota FIFA yang mendukung rencananya, namun mendapat kritik karena minim transparansi dan tidak melibatkan dialog dalam proses perumusan. Rencana penjualan saham Piala Dunia akhirnya dibatalkan setelah mendapat penolakan dari berbagai konfederasi FIFA seperti AFC, UEFA, CONCACAF, dan CONMEBOL.

Donald Trump juga membantah keterlibatannya dalam proyek tersebut. Selain batalnya penjualan saham, Gianni Infantino menghadapi tekanan untuk lengser dari posisinya sebagai Presiden FIFA karena dianggap terlalu ugal-ugalan dalam memimpin organisasi sepakbola dunia.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang