BPS Catat Penurunan Jumlah Penduduk Miskin di Indonesia Maret 2026

6 Agustus 2026, 10:39 WIB

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan jumlah penduduk miskin di Indonesia per Maret 2026 turun menjadi 22,93 juta orang atau 8,07% dari total penduduk, turun 430 ribu orang dibandingkan September 2025, dilansir dari Detik Finance.

Secara persentase, tingkat kemiskinan menurun sebesar 0,18 poin dari September 2025. Tren penurunan ini berlangsung sejak Maret 2023 hingga Maret 2026.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS M Edy Mahmud menyampaikan, "Pada Maret 2026, jumlah penduduk miskin di Indonesia sebanyak 22,93 juta orang atau turun sebanyak 0,43 juta orang dibandingkan September 2025. Dari sisi persentase, tingkat kemiskinan pada Maret 2026 mencapai 8,07% atau turun sebesar 0,18% poin dibandingkan September 2025."

Edy menjelaskan, garis kemiskinan pada Maret 2026 tercatat sebesar Rp 669.235 per kapita per bulan, naik 4,33% dibandingkan September 2025. Penduduk yang pengeluarannya di bawah angka ini dikategorikan miskin.

"Garis kemiskinan di wilayah perkotaan mencapai Rp 692.906 per kapita per bulan, lebih tinggi dibandingkan pedesaan yang sebesar Rp 635.172 per kapita per bulan," ujar Edy.

Dibandingkan September 2025, garis kemiskinan di perkotaan naik 4,50%, sementara di pedesaan meningkat 4,08%. Edy menambahkan, "Komoditas makanan masih menjadi penyumbang terbesar dalam pembentukan garis kemiskinan dengan porsi 74,70%, sedangkan komoditas bukan makanan berkontribusi sebesar 25,30%."

Dalam konteks rumah tangga, BPS mencatat rata-rata anggota rumah tangga miskin di Indonesia sebanyak 4,62 orang. Dengan demikian, garis kemiskinan rumah tangga miskin pada Maret 2026 mencapai Rp 3.910.866 per bulan.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang