Wamendagri Minta Kepala Daerah Kolaborasi Bangun Ekosistem KDKMP

6 Agustus 2026, 11:01 WIB

Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya Sugiarto meminta seluruh kepala daerah membangun ekosistem Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara kolaboratif bersama para pemangku kepentingan saat menghadiri Seminar Nasional KDKMP di Pelabuhan Perikanan Nusantara Ternate, Maluku Utara, Rabu (5/8/2026), dilansir dari Detikcom.

Sinergi tersebut dinilai krusial agar program prioritas nasional itu efektif memperkuat ekonomi desa, memangkas rantai distribusi, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kami meminta para kepala daerah merangkul semua kepala desa. Saya berterima kasih ini Pak Mendes (Yandri Susanto) inisiasinya luar biasa bersama asosiasi, bermitra, berkolaborasi, bersinergi sehingga mulai dari perencanaan ini kita sudah duduk bersama-sama," ujar Bima.

Kepala daerah dinilai memegang peran strategis dalam menghubungkan seluruh rantai pasok, mulai dari sektor produksi hingga distribusi. Berdasarkan arahan Mendagri Muhammad Tito Karnavian, kepala daerah diminta menjalin komunikasi erat dengan petani, nelayan, peternak, dan pelaku usaha agar KDKMP menjadi penggerak ekonomi lokal.

"Jadi yang paling utama, target yang paling mendasar dari forum ini adalah menyamakan frekuensi bahwa Kopdes bukan minimarket. Bahwa Kopdes bukan toko ritel, bahwa Kopdes juga bukan berarti kemudian menutup secara paksa minimarket yang ada," jelas Bima.

KDKMP dirancang sebagai pusat pelayanan masyarakat desa dan kelurahan yang menyediakan layanan simpan pinjam, sembako, apotek, hingga penyalur bantuan pemerintah. Kehadiran koperasi ini diharapkan memperpendek rantai distribusi demi menciptakan harga konsumen yang terjangkau serta meningkatkan nilai jual hasil produksi petani dan menyerap tenaga kerja.

"Mari kita kuatkan tiga hal yang sangat penting yang menjadi kunci keberhasilan Kopdes. Satu adalah perencanaan yang jelas atau business plan," kata Bima.

Bima mengingatkan kepala daerah untuk memantau proses verifikasi, penyelarasan dokumen perencanaan daerah, dan penguatan kapasitas SDM pengelola.

"Yang kedua transparansi dan akuntabilitas, jangan sampai ada persoalan di kemudian hari … dan yang terakhir kita betul-betul fokus untuk meningkatkan kualitas SDM-nya," sambungnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Menko Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan, Mendes PDT Yandri Susanto, Gubernur Malut Sherly Tjoanda, dan Wagub Malut Sarbin Sehe.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang